Sorothari – 03 September 2026 | Kericuhan yang terjadi seusai peluit panjang dalam laga panas Bahia vs Internacional resmi berbuntut panjang ke ranah hukum olahraga. Penyerang andalan Bahia, Everaldo, bersama pelatih fisik Internacional, Gonzalo Danilo Alvarez Menoni, dilaporkan ke Mahkamah Tinggi Keadilan Olahraga Brasil (STJD). Keduanya terancam menerima sanksi larangan bertanding hingga tiga laga setelah terlibat adu mulut dan saling dorong sesaat setelah pertandingan tuntas.
Insiden tersebut bermula ketika tensi pertandingan meningkat drastis di area bangku cadangan kedua tim. Wasit langsung mengeluarkan kartu merah bagi Everaldo dan Gonzalo Menoni setelah keduanya tertangkap basah berselisih secara fisik di lapangan. Tindakan tersebut dinilai melanggar Pasal 250 Kode Etik Peradilan Olahraga Brasil (CBJD) mengenai tindakan tidak sportif atau bersikap bermusuhan selama berlangsungnya pertandingan.
Baca juga:Kronologi dan Pasal Pelanggaran dalam Duel Bahia vs Internacional
Berdasarkan laporan pengawas pertandingan, pasal yang disangkakan kepada Everaldo dan Menoni secara spesifik mengatur larangan mendorong rekan satu tim maupun lawan secara sengaja. Pelanggaran regulasi ini memuat konsekuensi sanksi berjenjang yang akan diputuskan melalui mekanisme sidang peradilan disiplin.
- Jenis Pelanggaran: Pasal 250 CBJD (Tindakan tidak sportif atau bermusuhan, termasuk saling dorong).
- Potensi Hukuman: Larangan bertanding sebanyak satu hingga tiga pertandingan, atau sanksi teguran ringan jika tergolong pelanggaran minor.
- Jadwal Sidang: Jumat pukul 10.30 waktu Brasília di hadapan komisi disiplin STJD.
Terlepas dari putusan STJD mendatang, Everaldo dipastikan absen membela tim asuhan Rogério Ceni pada laga terdekat kontra Red Bull Bragantino pada pekan ke-26 Brasileirao. Hal ini merupakan konsekuensi langsung dari kartu merah otomatis yang diterimanya saat keributan pascapertandingan Bahia vs Internacional tersebut berlangsung.
Baca juga:Ancaman Denda Tambahan bagi Bahia
Selain kasus perselisihan antarindividu, klub Bahia juga menghadapi tuntutan lain dari STJD terkait pelanggaran Pasal 206 CBJD. Pelanggaran ini menyangkut keterlambatan skuad saat kembali memasuki lapangan pada babak kedua duel kontra Internacional.
| Uraian Kasus | Keterangan Pelanggaran | Potensi Sanksi |
|---|---|---|
| Keterlambatan Masuk Lapangan | Terlambat 3 menit saat jeda, kick-off babak kedua tertunda 2 menit | Denda R$ 100 hingga R$ 1.000 per menit |
| Status Klub | Pelanggaran berulang (residivis) | Berpotensi terkena denda batas maksimum |
Keterlambatan tersebut mengakibatkan sepak mula babak kedua tertunda efektif selama dua menit. Karena Bahia tercatat pernah melakukan pelanggaran serupa pada laga sebelumnya, pihak komisi disiplin berpeluang menjatuhkan hukuman denda maksimal sesuai aturan yang berlaku.
Baca juga:Sidang yang digelar akhir pekan ini akan menentukan nasib sanksi Everaldo sekaligus kepastian besaran denda yang harus dibayarkan manajemen klub akibat insiden dalam pertandingan tensi tinggi tersebut.













