Sorothari – 03 September 2026 | Penutupan bursa transfer musim panas 2026 dengan rekor belanja mencapai 3,3 miliar poundsterling atau sekitar Rp79,2 triliun kian memanaskan persaingan perburuan gelar, di mana proyeksi klasemen liga inggris 2026 menempatkan Arsenal di posisi terdepan sebagai kandidat juara. Berdasarkan simulasi supercomputer Opta usai aktivitas transfer resmi berakhir, tim asuhan Mikel Arteta difavoritkan mempertahankan dominasi mereka di kasta tertinggi sepak bola Inggris untuk musim 2026/2027.
Arsenal mengawali kompetisi dengan performa meyakinkan lewat dua kemenangan tanpa kebobolan saat menghadapi Coventry City dan Aston Villa. Catatan impresif tersebut membuat supercomputer Opta memproyeksikan The Gunners bakal mengakhiri musim di puncak klasemen dengan raihan 76,17 poin serta peluang juara mencapai 47,40 persen.
Baca juga:Peta Persaingan Papan Atas Klasemen Liga Inggris 2026
Manchester City diprediksi menjadi penantang terdekat Arsenal dalam perebutan trofi. The Citizens menempati peringkat kedua dengan estimasi perolehan 71,39 poin dan probabilitas juara sebesar 27,22 persen. Di bawah City, Chelsea diproyeksikan finis di peringkat ketiga dengan 60,41 poin (peluang juara 5,35 persen), disusul Liverpool di urutan keempat dengan 59,76 poin (peluang juara 5,37 persen).
Sementara itu, Manchester United melengkapi posisi lima besar dengan proyeksi 57,32 poin dan peluang juara 3,28 persen. Perebutan tiket kompetisi Eropa juga diramaikan oleh Newcastle United di posisi keenam dengan proyeksi 56,25 poin dan kans 24,02 persen untuk mengamankan zona Liga Champions. Peringkat ketujuh hingga kesepuluh masing-masing dihuni oleh Brighton & Hove Albion, Brentford, Everton, dan Aston Villa.
| Posisi | Klub | Proyeksi Poin | Peluang Juara (%) |
|---|---|---|---|
| 1 | Arsenal | 76,17 | 47,40% |
| 2 | Manchester City | 71,39 | 27,22% |
| 3 | Chelsea | 60,41 | 5,35% |
| 4 | Liverpool | 59,76 | 5,37% |
| 5 | Manchester United | 57,32 | 3,28% |
| 6 | Newcastle United | 56,25 | – |
Manuver Belanja Manchester City Menjadi Ancaman Utama
Prediksi supercomputer tersebut sejalan dengan pandangan legenda Liverpool, Jamie Carragher. Menurutnya, Manchester City merupakan satu-satunya ancaman paling realistis yang mampu menjegal ambisi Arsenal menjuarai kompetisi musim ini.
Baca juga:Klub asal Manchester tersebut bergerak sangat agresif di bursa transfer dengan menggelontorkan dana hampir 400 juta poundsterling. Langkah besar ini diambil guna memperkuat kedalaman skuad pasca-hengkangnya Pep Guardiola pada akhir musim lalu. Salah satu rekrutan termahal adalah Enzo Fernandez yang diboyong dari Chelsea dengan nilai transfer mencapai 125 juta poundsterling atau sekitar Rp3 triliun, menjadikannya salah satu transaksi termahal sepanjang sejarah kompetisi.
Selain mendaratkan Fernandez dan gelandang Elliot Anderson untuk memperkokoh lini tengah, Manchester City juga terus menata prospek jangka panjang. Salah satu talenta muda mereka, Jeremy Monga—winger berusia 17 tahun yang direkrut dari Leicester City seharga 10 juta poundsterling—resmi dipinjamkan ke Swansea City di Championship guna mendapatkan menit bermain reguler.
Optimisme Manchester United Menatap Musim Baru
Meski hanya ditempatkan pada posisi kelima dalam simulasi klasemen liga inggris 2026, optimisme tinggi tetap disuarakan oleh Manchester United. Bek kiri senior Luke Shaw menyatakan keyakinannya bahwa skuad Setan Merah memiliki kapasitas untuk bersaing di jalur perebutan juara.
Baca juga:Manchester United finis di peringkat ketiga pada musim 2025/2026 dan mengamankan tiket Liga Champions. Meski sempat tersandung kekalahan mengejutkan 0-2 dari Hull City pada laga pembuka, armada Old Trafford langsung bangkit dengan melumat Ipswich Town 5-2 pada pertandingan kedua.
Shaw menegaskan bahwa tambahan amunisi baru dari bursa transfer musim panas menjadi faktor krusial bagi tim untuk menjaga konsistensi di empat kompetisi berbeda. Perjalanan menuju takhta juara dinilai masih sangat panjang, dan pergeseran formasi maupun performa antarklub dipastikan membuat persaingan di papan atas klasemen liga inggris 2026 terus berkembang dinamis hingga pekan-pekan krusial mendatang.













