HLV Kim Sang-sik Terima Tanggung Jawab Penuh Atas Kegagalan Timnas Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026

HLV Kim Sang-sik Terima Tanggung Jawab Penuh Atas Kegagalan Timnas Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026
HLV Kim Sang-sik Terima Tanggung Jawab Penuh Atas Kegagalan Timnas Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026

Sorothari – 06 Oktober 2026 | Pelatih kepala tim nasional Vietnam, Kim Sang-sik, secara terbuka menyatakan permintaan maaf dan menerima tanggung jawab penuh atas hasil buruk yang diraih timnya di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam pernyataan yang disampaikan setelah pertandingan, Kim Sang-sik mengakui bahwa dirinya sangat kecewa dengan pencapaian tim yang hanya mampu finis di posisi keempat turnamen bergengsi Asia Tenggara tersebut.

Kekalahan 0-1 dari Malaysia pada pertandingan perebutan tempat ketiga yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026, menjadi puncak kegagalan skuad Vietnam. Dengan hasil ini, Vietnam, yang sebelumnya merupakan juara bertahan ASEAN Cup, harus puas menempati peringkat keempat di bawah Thailand, Indonesia, dan Malaysia.

Baca juga:
Malaysia Vs Vietnam: Harimau Malaya Rebut Peringkat Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026

Dalam konferensi pers usai laga, Kim Sang-sik tidak menghindar dari tekanan. Ia menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada seluruh penggemar sepak bola Vietnam. “Saya ingin menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar Vietnam. Cuaca hari ini sangat panas, namun para pemain, terutama yang senior, telah berusaha maksimal. Saya sangat berterima kasih atas usaha mereka,” ujarnya.

Pelatih asal Korea Selatan itu juga menekankan bahwa dirinya tidak ingin mencari kambing hitam, termasuk keputusan wasit yang sempat kontroversial. Meskipun ada momen ketika Vietnam gagal mendapatkan penalti setelah tinjauan VAR, Kim Sang-sik menegaskan bahwa ia menghormati keputusan pengadil lapangan. “Saya pikir keputusan wasit hari ini sudah adil. Ia memimpin pertandingan dengan cukup baik. Tentang situasi penalti, saya rasa itu adalah sebuah kemalangan. Tapi sepak bola memang seperti itu, dan saya menghormati keputusan wasit,” tegasnya.

Kim Sang-sik justru memilih untuk fokus pada evaluasi internal tim. Ia mengakui bahwa persiapan timnya tidak optimal karena waktu yang singkat dan sejumlah pemain inti yang tidak dalam kondisi 100 persen. “Kami hanya punya waktu satu hari untuk berkumpul sebelum terbang ke Indonesia dan bertanding tiga hari kemudian. Beberapa pemain kunci seperti Thanh Chung, Quang Hai, dan Van Hau absen karena cedera. Sementara itu, banyak pemain lain yang kelelahan akibat jadwal padat,” jelasnya.

Baca juga:
Malaysia Kalahkan Vietnam di Perebutan Tempat Ketiga FIFA ASEAN Cup 2026, Justin Hubner Beri Komentar Pedas

Namun, ia menolak menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan. “Meskipun begitu, saya tetap bertanggung jawab penuh atas hasil ini. Saya yang bertanggung jawab atas performa tim,” tegasnya.

Menyongsong Asian Cup 2027

Meskipun turnamen berakhir dengan kekecewaan, Kim Sang-sik memilih untuk melihat ke depan. Ia menyatakan bahwa timnya akan segera mempersiapkan diri untuk menghadapi Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi pada Januari hingga Februari mendatang. “Sekarang saatnya kami fokus ke tahun 2027. Kami harus mempersiapkan dan bermain lebih baik di Piala Asia. Untuk itu, tim perlu belajar dari pengalaman tahun ini,” ujarnya.

Pelatih berusia 47 tahun itu juga berencana untuk melakukan regenerasi skuad. Ia akan mencari dan membina pemain-pemain muda potensial untuk memperkuat tim nasional. “Saya harus terus mencari pemain-pemain bagus. Pada saat yang sama, saya juga harus mengembangkan pemain muda, memberi mereka kesempatan bermain dan berkembang,” katanya.

Baca juga:
Vietnam Kalahkan Pakistan di Laga Pamungkas Grup B FIFA ASEAN Cup 2026

Kim Sang-sik percaya bahwa dengan kombinasi yang tepat antara pengalaman pemain senior dan energi pemain muda, timnas Vietnam dapat tampil lebih kompetitif di level Asia. “Kami butuh waktu untuk mempersiapkan diri. Para pemain juga dalam kondisi cukup lelah. Namun, kami akan berusaha keras untuk memberikan hasil yang lebih baik di turnamen berikutnya,” pungkasnya.

Kegagalan di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi catatan penting bagi perjalanan Kim Sang-sik sebagai pelatih kepala. Dengan sikapnya yang sportif dan mau bertanggung jawab, ia diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi sepak bola Vietnam di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *