Mavericks Kalahkan Rockets 116-111, Kyrie Irving dan Cooper Flagg Jadi Penentu

Mavericks Kalahkan Rockets 116-111, Kyrie Irving dan Cooper Flagg Jadi Penentu
Mavericks Kalahkan Rockets 116-111, Kyrie Irving dan Cooper Flagg Jadi Penentu

Sorothari – 03 November 2026 | Laga mavericks vs rockets pada pembuka NBA Cup, Sabtu (30/10/2026) waktu setempat, berakhir dengan kemenangan Dallas Mavericks 116-111 atas Houston Rockets. Kemenangan ini sekaligus memberikan kekalahan pertama bagi Rockets di musim ini, setelah sebelumnya Houston tampil perkasa. Kyrie Irving menjadi bintang dengan 35 poin, sementara Cooper Flagg menambahkan 33 poin dalam pertarungan sengit yang berlangsung hingga detik-detik akhir.

Irving mencetak 26 dari total poinnya di paruh kedua, termasuk sebuah tembakan jumper yang membawa Dallas unggul untuk selamanya pada kedudukan 102-100. Momen tersebut membuka jalan bagi Mavericks untuk mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri. Houston yang sebelumnya belum terkalahkan harus mengakui keunggulan lawan, dan kini Memphis Grizzlies (5-0) menjadi satu-satunya tim yang masih sempurna di liga.

Baca juga:
Duel Bintang Muda: Cooper Flagg Pimpin Mavericks, Darius Acuff Jr. Cetak Sejarah di Sacramento

Kevin Durant memimpin perolehan angka Rockets dengan 28 poin, namun ia gagal memanfaatkan dua lemparan bebas saat timnya tertinggal dua angka dengan sisa waktu 1 menit 53 detik. Hal serupa juga dialami Amen Thompson yang gagal mengeksekusi dua free throw dengan 42 detik tersisa, setelah P.J. Washington dari Dallas melakukan turnover dengan melempar bola langsung kepadanya. Setiap kali Houston gagal dari garis lempar bebas, Flagg justru mencetak angka krusial di sisi lain lapangan, termasuk sebuah three-point play yang memperlebar jarak.

Irving tampil efisien dengan 12 dari 19 tembakan lapangan, termasuk 5 dari 8 dari luar garis tiga angka. Flagg tidak kalah impresif dengan 13 dari 19 tembakan. Daniel Gafford menyumbang 18 poin, termasuk dua lemparan bebas penting saat Dallas unggul satu angka dengan 11 detik tersisa. Mavericks mempertahankan keunggulan dengan sengaja melakukan pelanggaran dua kali saat memimpin tiga angka di 10 detik terakhir, dan Irving selalu berhasil mengeksekusi lemparan bebas pada possession berikutnya. Irving menutup pertandingan dengan 6 dari 6 dari garis lempar bebas, memperpanjang rekor beruntun lemparan bebas terbanyak aktif di NBA menjadi 54 sejak sebelum ia absen 19 bulan karena cedera ACL pada lutut kirinya.

Di kubu Rockets, Jabari Smith Jr. mencetak 10 dari 22 poinnya di kuarter kedua, saat Houston mencetak 31-17 untuk membalikkan defisit tujuh angka menjadi keunggulan tujuh angka. Fred VanVleet menambahkan 16 poin, dan Thompson menyumbang 15 poin. Houston sendiri hanya berhasil memasukkan 24 dari 33 lemparan bebas, sebuah faktor yang terbukti krusial dalam kekalahan tipis ini.

Baca juga:
Heat Tumbang 0-4 Usai Kalah dari Mavericks, Kyrie Irving Terbuka ke Miami

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Mavericks yang tengah membangun identitas baru di bawah pelatih Jason Kidd. Sebelumnya, dalam laga melawan Oklahoma City Thunder, Dallas juga berhasil memberikan kekalahan pertama bagi tim yang saat itu belum terkalahkan. Namun, ada kekhawatiran dari sebagian penggemar bahwa konsistensi tim bisa menjadi masalah, seperti yang diungkapkan oleh akun X @BerkanMFFL. “Di bawah Jason Kidd, Mavericks mungkin akan beralih dari memberikan kekalahan pertama bagi Thunder dan Rockets, menjadi memberikan kemenangan pertama bagi Kings. Tapi ini era Dusty. Ayo Mavs,” tulis akun tersebut pada 2 November 2026.

Sementara itu, dalam laporan NBA Stock Up, Stock Down yang dirilis NBC Sports pada 2 November 2026, Houston Rockets justru naik dua peringkat ke posisi puncak klasemen power ranking. Dallas Mavericks sendiri disebut sebagai salah satu tim yang melesat naik, meski tidak disebutkan secara spesifik peringkatnya. Memphis Grizzlies yang masih tak terkalahkan melonjak 12 peringkat ke posisi kelima, sementara Portland Trail Blazers naik tujuh peringkat ke posisi kesembilan. Golden State Warriors menjadi tim yang paling drastis naiknya dengan lonjakan 16 peringkat ke posisi ke-12 setelah memenangi empat pertandingan beruntun.

Bagi Mavericks, kemenangan atas Rockets ini menunjukkan potensi besar duet Irving dan Flagg. Flagg, yang baru memasuki musim keduanya, rata-rata mencetak 26,8 poin, 6,6 assist, dan enam rebound per pertandingan, serta tampil seperti pemain All-NBA. Irving, yang kembali setelah cedera panjang, masih menunjukkan kelasnya sebagai guard elit. Kombinasi keduanya menjadi fondasi bagi Dallas untuk bersaing di wilayah Barat yang kompetitif.

Baca juga:
Mavericks Kalahkan Thunder 120-96, Risacher Curi Perhatian Lewat Pertahanan Elit

Rockets sendiri harus segera bangkit dari kekalahan ini. Meski masih memuncaki power ranking, mereka perlu memperbaiki eksekusi lemparan bebas dan konsistensi di akhir pertandingan. Pelatih akan mengevaluasi performa tim, terutama dalam situasi krusial. Sementara itu, Mavericks akan melanjutkan jadwal mereka dengan menghadapi tim-tim lain di NBA Cup, dan laga mavericks vs rockets ini akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling mendebarkan di awal musim.

Dengan hasil ini, persaingan di Wilayah Barat semakin menarik. Memphis masih sempurna, Houston tetap kuat meski baru saja tumbang, dan Dallas menunjukkan bahwa mereka bukan tim yang bisa dianggap remeh. Publik NBA pun menantikan apakah Mavericks dapat mempertahankan momentum ini atau justru terjebak dalam inkonsistensi seperti yang dikhawatirkan sebagian penggemar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *