Andrey Arshavin Dukung Lionel Messi Raih Ballon d’Or 2026 Usai Tampil Gemilang di Piala Dunia

Andrey Arshavin Dukung Lionel Messi Raih Ballon d'Or 2026 Usai Tampil Gemilang di Piala Dunia
Andrey Arshavin Dukung Lionel Messi Raih Ballon d'Or 2026 Usai Tampil Gemilang di Piala Dunia

Sorothari – 10 Oktober 2026 | Mantan bintang Arsenal dan tim nasional Rusia, Andrey Arshavin, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Lionel Messi untuk meraih penghargaan Ballon d’Or 2026. Menurut Arshavin, performa luar biasa yang ditunjukkan megabintang Argentina tersebut sepanjang tahun ini, terutama di ajang Piala Dunia 2026, menjadi alasan utama mengapa ia layak mendapatkan trofi bergengsi tersebut.

Arshavin, yang dikenal sebagai salah satu pemain kreatif di eranya, menilai bahwa persaingan untuk Ballon d’Or tahun ini cukup terbuka. Ia mengaku tidak melihat adanya kandidat lain yang benar-benar menonjol dan konsisten sepanjang musim. Dalam pandangannya, Messi menjadi satu-satunya pemain yang mampu tampil beda dan menentukan di setiap pertandingan, baik untuk klub maupun tim nasional.

Baca juga:
Messi Tampil Gemilang untuk Inter Miami Usai Pensiun dari Timnas Argentina

“Saya akan memberikannya kepada Messi. Dia menjalani Piala Dunia yang luar biasa, hampir sendirian mengangkat Argentina,” ujar Arshavin dalam sebuah wawancara yang dikutip dari berbagai sumber. Mantan pemain yang pernah memperkuat Zenit Saint Petersburg itu menekankan bahwa meskipun Argentina gagal menjadi juara dunia, kontribusi individu Messi tetap tidak terbantahkan.

Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol di partai final Piala Dunia 2026, namun Messi tetap mencatatkan delapan gol selama turnamen berlangsung. Catatan tersebut menjadikannya salah satu pencetak gol terbanyak dan pemain paling berpengaruh di turnamen tersebut. Arshavin menilai bahwa kegagalan di final tidak serta merta menghapus fakta bahwa Messi telah memberikan segalanya untuk negaranya.

“Sayangnya, dia tidak bisa mengantar tim meraih gelar, tetapi dia bermain brilian baik untuk tim nasional maupun untuk Inter Miami,” tambah Arshavin. Menurutnya, penghargaan individu seperti Ballon d’Or seharusnya tidak hanya didasarkan pada kesuksesan tim, melainkan juga pada konsistensi dan dampak yang diberikan pemain sepanjang tahun.

Di level klub, Messi juga menunjukkan performa impresif bersama Inter Miami. Ia berhasil membawa tim asal Florida tersebut meraih gelar Major League Soccer (MLS) pertama dalam sejarah klub. Tak hanya itu, Messi juga turut mengantarkan Inter Miami memenangkan trofi Campeones Cup. Dalam perjalanannya di MLS, pemain berusia 39 tahun itu mencatatkan 21 gol dan 11 assist, menjadikannya sebagai pemain paling berpengaruh di liga tersebut.

Arshavin menilai bahwa pencapaian Messi bersama Inter Miami menjadi faktor penting lainnya yang mendukung kelayakannya mendapatkan Ballon d’Or. “Setelah semua yang dia lakukan, dia juga berhasil membawa klub meraih gelar liga pertama mereka. Itu akan menjadi akhir yang indah, terutama ketika tahun ini tidak ada kandidat yang jelas,” ujar Arshavin.

Baca juga:
Carrick Buka Suara soal Rencana Transfer Januari Usai Ledakan Lisandro Martínez

Dukungan dari mantan bintang Arsenal ini tentu menambah bobot opini publik mengenai siapa yang paling pantas memenangkan Ballon d’Or 2026. Pasalnya, Arshavin bukanlah sosok yang sembarangan dalam memberikan penilaian. Ia pernah bermain di level tertinggi sepak bola Eropa dan memahami betul kualitas yang dibutuhkan untuk bisa bersaing di panggung dunia.

Ballon d’Or 2026 rencananya akan diserahkan dalam sebuah acara gala yang digelar di Teater London Palladium pada 26 Oktober mendatang. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah penghargaan tersebut diselenggarakan di luar Paris. Pemindahan lokasi ini menjadi sorotan tersendiri dan menambah kemeriahan perhelatan tahun ini.

Messi sendiri telah menerima nominasi Ballon d’Or untuk yang ke-17 kalinya sepanjang kariernya. Ini menunjukkan konsistensi dan umur panjang karier sang pemain di level tertinggi. Sejak memenangkan Ballon d’Or pertamanya pada tahun 2009, Messi telah mengoleksi tujuh trofi Ballon d’Or, menjadikannya pemain dengan raihan terbanyak dalam sejarah.

Jika berhasil memenangkan Ballon d’Or 2026, Messi akan menambah rekor luar biasanya dan sekaligus membungkam keraguan tentang kemampuannya di usia yang tidak lagi muda. Banyak pengamat sepak bola yang sebelumnya meragukan apakah Messi masih bisa tampil kompetitif setelah meninggalkan Eropa dan bermain di MLS. Namun, kenyataan di lapangan membuktikan bahwa kelas pemain sekelas Messi tidak pernah pudar.

Arshavin juga menyoroti aspek kepemimpinan Messi di Inter Miami. Menurutnya, Messi tidak hanya menjadi pemain bintang, tetapi juga sosok pemimpin yang mampu membawa timnya meraih kesuksesan. “Dia menjadi pemimpin bagi Inter Miami. Itu menunjukkan bahwa dia bukan sekadar pemain hebat, tetapi juga pemimpin sejati,” tegas Arshavin.

Baca juga:
Krisis Manchester United: Gullit Minta Kesabaran, Martinez Minta Maaf Usai Kritik Manajemen

Dukungan dari Arshavin ini mencerminkan pandangan banyak penggemar sepak bola di seluruh dunia. Meskipun persaingan Ballon d’Or tahun ini dianggap cukup ketat dengan munculnya beberapa pemain muda berbakat, Messi tetap dianggap sebagai favorit utama berkat konsistensi dan pengaruhnya yang luar biasa.

Selain Messi, sejumlah nama besar lainnya juga masuk dalam daftar nominasi Ballon d’Or 2026, termasuk pemain-pemain yang tampil gemilang di Piala Dunia dan kompetisi Eropa. Namun, Arshavin dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada satu pun dari mereka yang mampu menandingi totalitas kontribusi Messi sepanjang tahun ini.

“Saya merasa tahun ini tidak ada kandidat yang benar-benar menonjol. Tapi saya akan memberikan penghargaan ini kepada Messi. Dia menjalani Piala Dunia yang luar biasa dan hampir sendirian mengangkat Argentina maju,” pungkas Arshavin.

Momen pengumuman pemenang Ballon d’Or 2026 tentu akan dinantikan oleh jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia. Apakah Messi akan kembali menambah koleksi trofi Ballon d’Or-nya, ataukah akan muncul wajah baru yang berhasil merebut mahkota dari tangan sang maestro? Semua akan terjawab pada 26 Oktober mendatang di London Palladium.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *