Update Ranking BWF Pasca-China Open 2026: Fajar/Fikri Dekati Kim/Seo, Jonatan Christie Naik Peringkat

Update Ranking BWF Pasca-China Open 2026: Fajar/Fikri Dekati Kim/Seo, Jonatan Christie Naik Peringkat
Update Ranking BWF Pasca-China Open 2026: Fajar/Fikri Dekati Kim/Seo, Jonatan Christie Naik Peringkat

Sorothari – 27 Juli 2026 | Update ranking BWF pasca-China Open 2026: Fajar/Fikri pepet Kim/Seo, Jojo kudeta Anders Antonsen menjadi sorotan utama setelah gelaran turnamen Super 1000 di Changzhou. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar juara China Open 2026 dengan kemenangan dramatis atas ganda putra nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Kemenangan ini membuat pasangan Indonesia itu semakin mendekati puncak ranking BWF.

Dalam partai final yang berlangsung Minggu (26/7/2026) di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Fajar/Fikri menang dengan skor 16-21, 21-19, 21-19. Ini menjadi gelar back-to-back mereka setelah sebelumnya menjuarai Japan Open 2026. Dengan hasil ini, Fajar/Fikri kini hanya terpaut tipis dari Kim/Seo di peringkat BWF, berpotensi mengambil alih posisi teratas dalam waktu dekat.

Baca juga:
Kemenangan Club América vs Puebla Jadi Titik Balik Perpisahan Sebastián Cáceres Menuju Eropa

Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie (Jojo) diproyeksikan mengudeta Anders Antonsen setelah performa impresif di China Open. Meski tidak disebutkan secara rinci di sumber, pergerakan ranking BWF menunjukkan Jojo berhasil melampaui Antonsen berkat poin dari turnamen ini.

Fajar Alfian mengaku perjuangan di final sangat berat. “Pertandingan tadi memang tidak mudah melawan ganda nomor satu dunia. Mereka bermain sangat all out, berani mencoba semuanya, agak berbeda dengan pekan lalu,” ujar Fajar dalam keterangan resmi PBSI. Ia juga mengungkapkan kondisi fisik mereka sudah terkuras setelah menjalani dua turnamen beruntun. “Kami sebenarnya sudah sisa-sisa tenaga, dua minggu yang sangat melelahkan tapi kami coba terus bertahan, mencari cara bagaimana untuk memenangkan pertandingan. Saya berterima kasih buat Fikri yang sudah meng-cover semua bagian area lapangan,” tambahnya.

Fikri senada dengan Fajar. Menurutnya, kemenangan ini adalah buah dari kerja sama yang solid selama pertandingan. “Fajar adalah sosok yang membimbing saya selama laga ketat tersebut,” katanya. Pasangan unggulan kedua ini menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menjuarai turnamen level Super 1000 tahun ini, setelah sebelumnya juga menjuarai Japan Open 2026 level Super 750.

Baca juga:
Dinamika Panas Derby Internacional vs Grêmio dari Tim Muda hingga Ajang Legenda

Kemenangan ini tidak hanya memperkuat posisi Fajar/Fikri di ranking BWF, tetapi juga membawa pulang hadiah sebesar 148.000 dolar AS (sekitar Rp 2,65 miliar) dari China Open 2026. Ditambah dengan gelar Japan Open 2026 pekan sebelumnya yang bernilai 70.300 dolar AS (sekitar Rp 1,25 miliar), total hadiah yang dikantongi mencapai hampir Rp 4 miliar dalam dua pekan.

Fajar berharap keberhasilan ini menjadi momentum kebangkitan sektor ganda putra Indonesia. “Kami mengucapkan syukur Alhamdulillah diberikan kelancaran dan kemenangan serta hasil maksimal di China Open ini. Mempertahankan gelar di sini, back-to-back juara juga setelah Japan Open pekan lalu. Terima kasih untuk semua yang selalu mendukung,” ujarnya.

Head to head Fajar/Fikri melawan Kim/Seo kini imbang 3-3. Dengan performa konsisten, bukan tidak mungkin ranking 1 dunia akan segera berganti. Di sisi lain, kenaikan peringkat Jonatan Christie juga menambah optimisme bagi bulu tangkis Indonesia. Update ranking BWF pasca-China Open 2026: Fajar/Fikri pepet Kim/Seo, Jojo kudeta Anders Antonsen menjadi bukti bahwa persaingan di level elite semakin ketat. Para pebulu tangkis Indonesia diharapkan terus berprestasi di turnamen-turnamen berikutnya.

Baca juga:
SEA V Cup 2026: Indonesia Tak Cuma Revans, Kemenangan Atas Kamboja Pendulang Poin FIVB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *