Sorothari – 02 September 2026 | Kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 dalam laga Club América vs Puebla pada lanjutan Liga MX, 30 Agustus, menjadi momentum krusial bagi Las Águilas di tengah dinamika transfer pemain utama mereka ke kompetisi Eropa. Pertandingan tersebut tidak hanya mengamankan poin penuh bagi tim asuhan Guillermo Almada, tetapi juga menandai akhir kebersamaan bek andalan Sebastián Cáceres yang resmi menyelesaikan kepindahannya ke klub La Liga Spanyol, Celta de Vigo.
Dalam duel Club América vs Puebla tersebut, Cáceres tercatat berada di bangku cadangan sepanjang 90 menit. Pelatih Guillermo Almada sengaja tidak menurunkan bek tim nasional Uruguay berusia 27 tahun itu guna menghindari risiko cedera menjelang peresmian transfernya. Keputusan ini diambil menyusul kesepakatan final antara manajemen Club América dan Celta de Vigo dengan nilai transfer mencapai 8 juta dolar Amerika Serikat.
Baca juga:Momen Emosional dan Akhir Era Sebastián Cáceres
Laga terakhir Cáceres di lapangan hijau bersama seragam biru-kuning sebenarnya terjadi pada 26 Agustus saat menghadapi Columbus Crew di babak perempat final Leagues Cup. Setelah hanya menjadi saksi dari bangku cadangan pada pertandingan Liga MX antara Club América vs Puebla, sang bek tengah langsung bertolak menuju Spanyol melalui Bandara Internasional Kota Meksiko.
Di hadapan awak media sebelum menaiki pesawat, Cáceres tidak kuasa menahan air mata ketika menceritakan perpisahan dengan rekan setim, pelatih, dan staf klub yang telah menemaninya selama lebih dari lima musim. Ia mengungkapkan betapa berartinya keluarga besar América dalam perjalanan kariernya.
“Sangat sulit bagi saya untuk berbicara. Mengingatnya saja sekarang terasa berat. Momen perpisahan itu sangat emosional karena mereka sudah seperti keluarga saya sendiri. Saya berterima kasih atas segalanya, sebab apa yang saya capai di sini akan sangat sulit untuk diulang kembali,” ujar Cáceres sebelum bertolak ke Spanyol untuk menjalani tes medis dan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun hingga Juni 2030.
Baca juga:Eksodus Pemain Muda dan Konsistensi Tim
Selain Cáceres, Club América juga melepas talenta muda di lini serang, Patricio Salas. Penyerang berusia 22 tahun tersebut resmi memulai petualangan di kompetisi Eropa setelah menandatangani kontrak dengan klub kasta tertinggi Portugal, FC Famalicão. Salas, yang mencatatkan 33 menit bermain dalam tiga laga di turnamen Apertura, kini berada di bawah asuhan pelatih Carlos Carvalhal untuk memperkuat daya gedor klub Portugal tersebut.
Meski kehilangan pilar penting di lini belakang dan pemain rotasi di lini depan, performa Club América tetap konsisten. Hasil gemilang pada pertandingan Club América vs Puebla melengkapi catatan impresif Las Águilas yang sukses mengemas empat kemenangan dari lima pertandingan terakhir di semua ajang. Kemenangan identik 2-0 atas Columbus Crew dan Puebla mengukuhkan posisi América di papan atas klasemen domestik maupun Leagues Cup.
Menatap Tantangan Kontra Monterrey di Leagues Cup
Berbekal stabilitas pertahanan dan efektivitas serangan pasca laga Club América vs Puebla, Club América kini bersiap melakoni pertarungan sengit melawan sesama wakil Meksiko, Monterrey, di ajang Leagues Cup. Tim asuhan Almada menempati peringkat keenam pada klasemen kompetisi tersebut dan diunggulkan berkat konsistensi performa dalam beberapa pekan terakhir.
Baca juga:Di sisi lain, Monterrey yang dilatih Matías Almeyda tengah berusaha bangkit dari tren negatif. Rayados berada di peringkat ke-13 klasemen Leagues Cup setelah menelan kekalahan 1-3 dari Atlético de San Luis di kompetisi domestik pada 31 Agustus, meski sebelumnya sempat menang tipis 2-1 atas Chicago Fire FC. Laga ini diprediksi menjadi ujian nyata bagi kedalaman skuad Club América setelah ditinggal para pemain bertahannya ke Benua Biru.













