Sorothari – 10 September 2026 | Produser musik sekaligus DJ ternama berdarah Korea Selatan, Peggy Gou, kembali menegaskan pengaruh besarnya di industri gaya hidup internasional dengan terpilih sebagai salah satu figur utama dalam kampanye global terbaru jenama fesyen legendaris Tommy Hilfiger. Menjelang peluncuran koleksi Musim Gugur 2026, sosok musisi elektronik ini berkolaborasi bersama deretan bintang lintas industri, memperkuat kedudukannya tidak hanya sebagai ikon panggung musik disko dan house kontemporer, tetapi juga figur berpengaruh di dunia mode dunia.
Kampanye bertajuk “Only in New York” tersebut mengambil latar di The Plaza Hotel, salah satu lokasi paling ikonis dan bersejarah di Kota New York. Dalam proyek visual ini, Tommy Hilfiger menghadirkan jajaran tokoh terkemuka dari dunia hiburan dan olahraga, termasuk bintang NFL Travis Kelce, supermodel Gigi Hadid, anggota girl group BLACKPINK JISOO, petenis Frances Tiafoe, hingga mantan bintang NBA Carmelo Anthony. Pemilihan Peggy Gou dalam daftar bintang bergengsi ini memperlihatkan sinergi kuat antara musik elektronik modern dan estetika fesyen klasik New York.
Baca juga:Kolaborasi Lintas Budaya dan Representasi Gaya
The Plaza Hotel dipilih bukan tanpa alasan historis. Lokasi ini pernah menjadi kediaman sang perancang busana, Tommy Hilfiger, selama lebih dari satu dekade sekaligus menjadi saksi kehadiran berbagai tokoh legendaris dunia. Mengusung konsep modern prep, koleksi busana Musim Gugur 2026 menonjolkan pakaian rajut cable knit, jaket varsity, sweter quarter-zip, dan mantel wol berkualitas dengan palet warna khas merah, putih, serta biru. Penampilan Peggy Gou bersama para bintang lainnya dinilai berhasil mencerminkan energi urban New York yang berani, optimis, dan karismatik.
Keterlibatan sang produser musik dalam proyek global ini kian mempertegas jangkauan pengaruhnya yang meluas ke berbagai segmen budaya pop. Gaya personalnya yang distingtif dinilai sejalan dengan visi fesyen yang memadukan unsur keanggunan kasual dan identitas seni jalanan modern.
Baca juga:Dampak dan Pengaruh Musikalitas Peggy Gou
Selain kiprahnya di industri mode, daya tarik Peggy Gou sebagai pencipta tren musik tetap bergaung kuat di berbagai belahan dunia. Karakter produksinya yang memadukan melodi ritmis segar dengan gaya visual berani kini menjadi inspirasi bagi banyak musisi generasi baru. Salah satunya adalah penyanyi art-pop asal Norwegia, Moyka, yang secara terbuka menyebut nama Peggy Gou sebagai salah satu referensi penting dalam proses kreatif pembuatan album terbarunya, Bullseye.
Pengaruh musikal tersebut memperlihatkan bagaimana kreasi Peggy Gou mampu menembus batasan genre dan geografis, memicu eksplorasi artistik musisi independen hingga musisi panggung utama di Eropa. Kombinasi pencapaian di ranah musik dan fesyen kelas atas menandai posisi matang sang artis di peta industri kreatif global.
Baca juga:Seluruh rangkaian koleksi busana Musim Gugur 2026 yang menampilkan kolaborasi para pesohor dunia ini kini telah dirilis secara resmi di gerai-gerai global serta platform daring, sementara agenda dan pengaruh Peggy Gou di panggung hiburan internasional terus bergerak dinamis menyapa para penggemarnya di seluruh dunia.











