Sorothari – 27 Oktober 2026 | Laga Brisbane Roar vs Perth Glory pada pekan kedua A-League Men 2026/27 berakhir dengan kemenangan tuan rumah 2-1 di Suncorp Stadium, Jumat (23/10/2026) malam. Kemenangan ini menjadi pembuka musim yang impresif bagi Roar, yang menurunkan tujuh pemain baru di starting XI. Bintang anyar asal Korea Selatan, Nam Tae-hee, menjadi sorotan berkat gol spektakulernya pada menit ke-42.
Roar tampil agresif sejak awal. Milorad Stajić melepaskan tembakan yang melebar ke kanan, sebelum sepakan Nam Tae-hee dari luar kotak penalti masih bisa diselamatkan kiper Perth Glory, Matthew Sutton. Tyrese Francois juga mengirim bola tipis di sisi kiri gawang usai memanfaatkan sepak pojok Tom Aldred. Noah Maieroni mendapat kartu kuning pada menit ke-24, namun ritme tuan rumah tidak terganggu.
Baca juga:Keunggulan Roar akhirnya tercipta pada menit ke-28. Justin Vidić mencetak gol lewat sepakan kaki kiri dari tengah kotak penalti setelah menerima umpan Tate Russell. Stajić menyundul bola ke atas dari sepak pojok Nam Tae-hee, dan Sabit Ngor sempat menguji Sutton sebelum Roar menggandakan keunggulan pada menit ke-42. Berawal dari sundulan Vidić yang diblok, Nam Tae-hee melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut kiri atas gawang.
Pelatih Brisbane Roar, Michael Valkanis, mengaku puas dengan penampilan Nam Tae-hee. “Kami tahu saat melihat Nam bahwa dia bisa menjadi pemain yang membuat perbedaan di lini tengah yang kami rindukan musim lalu. Pemain yang kreatif dan bisa memberikan umpan terakhir, dan masih ada potensi lebih dalam dirinya. Gol itu adalah penyelesaian yang hebat,” ujar Valkanis seperti dikutip dari laporan pertandingan.
Joel King mendapat kartu kuning tepat sebelum turun minum, namun Roar tetap unggul 2-0. Pada babak kedua, Perth Glory melakukan pergantian dengan memasukkan Jaiden Kucharski menggantikan Andriano Lebib. Tim tamu sempat mengancam lebih dulu setelah jeda, tetapi tembakan Stefan Colakovski diblok Tom Aldred dan sepakan lanjutan Tom Lawrence melebar. Tyrese Francois kembali menguji Sutton dari luar kotak penalti setelah diumpan Tate Russell.
Roar nyaris mencetak gol ketiga pada menit ke-59 ketika sepakan Vidić membentur tiang kanan usai diumpan Joel King. Perth kemudian melakukan pergantian ganda dengan memasukkan Giovanni De Abreu dan Matthew Ellis. Ellis langsung memberikan dampak instan. Satu menit setelah masuk, ia melepaskan tembakan ke sudut kiri bawah gawang dan memperkecil kedudukan menjadi 2-1 pada menit ke-60. Vidić mendapat kartu kuning pada menit ke-63.
Gol Ellis berawal dari kesalahan umpan ke belakang bek Roar, Joel King, yang sedang menjalani debutnya setelah pindah dari Sydney FC. Meski demikian, Roar mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang. Kemenangan ini membuat Roar memulai kampanye musim 2026/27 dengan tiga poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
Baca juga:Debut Menjanjikan Para Rekrutan Baru
Brisbane Roar memang tampil dengan wajah baru. Sebanyak tujuh pemain debutan langsung dipercaya tampil sejak menit awal, dan sebagian besar memberikan energi positif. Nama-nama seperti Jacob Nasso, Tyrese Francois, dan Virgiliu Postolachi masuk dalam skuad yang disiapkan untuk laga pembuka. Tom Aldred kembali memimpin tim sebagai kapten setelah kembali ke klub, didampingi sejumlah pemain senior dalam grup kepemimpinan.
Namun, Roar harus kehilangan Dimitri Valkanis yang mengalami cedera saat latihan. Ia diperkirakan absen cukup lama dan baru diharapkan kembali pada Desember. Meski demikian, kedalaman skuad yang baru dibentuk membuat Valkanis optimistis timnya bisa bersaing dan mencapai target masuk babak playoff.
Di kubu Perth Glory, kekalahan ini menjadi catatan buruk setelah pekan sebelumnya他们也 kalah 2-1 dari Macarthur. Glory sempat mengandalkan pemain yang sudah akrab dengan tim seperti Jay O’Shea, Henry Hore, dan Matt Dench yang bergabung dari klub lain. Namun, lini belakang mereka beberapa kali kecolongan, terutama pada babak pertama yang dinilai buruk.
Rekor Pertemuan dan Konteks Musim
Laga Brisbane Roar vs Perth Glory ini merupakan pertemuan ke-60 sepanjang sejarah kedua klub. Dari 59 pertemuan sebelumnya, Brisbane Roar menang 29 kali, Perth Glory meraih 18 kemenangan, dan 12 laga berakhir imbang. Hasil di Suncorp Stadium menambah koleksi kemenangan Roar menjadi 30.
Bagi Roar, pertandingan ini juga menjadi pengganti laga melawan Adelaide United yang ditunda karena komitmen AFC Champions League. Pramusim panjang selama 15 minggu dimanfaatkan Valkanis untuk membangun chemistry tim yang hampir seluruhnya berisi pemain baru. Hasil melawan Glory menunjukkan sinergi mulai terbentuk, meski masih ada pekerjaan rumah dalam menjaga konsistensi.
Baca juga:Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Roar untuk menghadapi jadwal padat A-League Men 2026/27. Sementara itu, Perth Glory perlu segera memperbaiki performa, terutama saat bermain di kandang lawan, jika ingin bersaing di papan atas. Kekalahan dari Roar membuat mereka belum meraih poin dari dua laga awal musim.
Brisbane Roar selanjutnya akan menghadapi tantangan berat di pekan berikutnya, sementara Perth Glory berupaya bangkit di hadapan pendukung sendiri. Laga Brisbane Roar vs Perth Glory juga menjadi bukti bahwa kepercayaan pada pemain debutan bisa membuahkan hasil, setidaknya pada laga pembuka ini.










