Berita  

Kemenhan Teken Kontrak 12 Pesawat M-346F Block 20 untuk TNI AU

Kemenhan Teken Kontrak 12 Pesawat M-346F Block 20 untuk TNI AU
Kemenhan Teken Kontrak 12 Pesawat M-346F Block 20 untuk TNI AU

Sorothari – 22 Juli 2026 | Kementerian Pertahanan (Kemenhan) resmi meneken kontrak pengadaan 12 unit pesawat tempur ringan multirole M-346F Block 20 untuk memperkuat armada TNI Angkatan Udara. Penandatanganan kontrak dilakukan pada Selasa, 21 Juli 2026, di Jakarta dan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Tonny Harjono.

Kontrak tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Pernyataan Niat (Letter of Intent/LOI) yang telah diteken pada Februari 2026 antara pabrikan asal Italia, Leonardo, dan PT ESystem Solutions Indonesia. Dalam perjanjian ini, tidak hanya mencakup pengadaan pesawat, tetapi juga lokalisasi berbagai kemampuan dukungan, pemeliharaan, perbaikan, dan pelatihan serta pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Pengiriman pesawat dijadwalkan mulai pada 2030 secara bertahap.

Baca juga:
F-15EX, F-35, dan Ghost Bat Siap Berburu Target Bersama di Indo-Pasifik

M-346F Block 20 merupakan varian terbaru dari pesawat tempur ringan multirole yang diproduksi Leonardo. Pesawat ini dirancang tidak hanya untuk menjalankan misi tempur multiperan, tetapi juga sebagai platform pelatihan tingkat lanjut bagi pilot TNI AU sebelum mengoperasikan pesawat tempur generasi terbaru. Konfigurasi Block 20 dilengkapi dengan teknologi modern seperti radar AESA, sistem Link 16, dan kemampuan pengisian bahan bakar di udara. Dengan kontrak ini, Indonesia menjadi negara ke-23 yang mengoperasikan pesawat M-346, sekaligus negara pertama di Asia yang mengadopsi varian terbaru Block 20.

CEO dan General Manager Leonardo, Lorenzo Mariani, menyatakan bahwa pengenalan M-346F di Indonesia menunjukkan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap kemampuan perusahaan. “Program ini akan memberikan kontribusi besar terhadap rencana modernisasi armada pesawat Kementerian Pertahanan Indonesia, dengan memanfaatkan teknologi dan kinerja canggih M-346,” ujar Mariani dalam keterangan resmi. Ia juga menegaskan komitmen Leonardo untuk terus memperluas keterlibatan di Indonesia, baik di sektor yang sudah mapan maupun yang baru, guna memberikan tingkat teknologi yang dibutuhkan negara dalam peta jalan pengembangan kedirgantaraan dan pertahanan jangka panjang.

Baca juga:
Warga Wailamung Sikka Tewas Digigit Babi Hutan saat Berburu

Langkah ini menandai babak baru dalam kerja sama pertahanan Indonesia-Italia. Sebelumnya, Leonardo juga telah menjalin kemitraan dengan Indonesia untuk helikopter dan sistem pertahanan lainnya. Dengan tambahan 12 pesawat M-346F Block 20, TNI AU diharapkan semakin modern dan siap menghadapi tantangan keamanan regional. Proses integrasi dan pelatihan pilot akan menjadi fokus utama dalam beberapa tahun ke depan, seiring persiapan pengiriman pesawat. Kemenhan optimistis program ini akan meningkatkan kemampuan operasional dan kemandirian di bidang pemeliharaan dan perbaikan alutsista.

Baca juga:
Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *