Berita  

Letjen TNI Iwan Setiawan Resmi Jabat Pangkostrad, Ini Rekam Jejak Sang Penakluk Everest

Letjen TNI Iwan Setiawan Resmi Jabat Pangkostrad, Ini Rekam Jejak Sang Penakluk Everest
Letjen TNI Iwan Setiawan Resmi Jabat Pangkostrad, Ini Rekam Jejak Sang Penakluk Everest

Sorothari – 12 Oktober 2026 | Markas Besar TNI kembali melakukan penyegaran di jajaran perwira tinggi. Letnan Jenderal TNI Iwan Setiawan resmi ditunjuk sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat ditemui awak media di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/10/2026).

“Kemarin baru ada surat, bareng dengan Pangdam baru,” ujar Maruli singkat.

Baca juga:
Letjen Iwan Setiawan Resmi Jabat Pangkostrad, Eks Danjen Kopassus Penakluk Everest

Letjen TNI Iwan Setiawan merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992, satu angkatan dengan KSAD Maruli Simanjuntak. Kariernya selama lebih dari tiga dekade sebagian besar dihabiskan di Korps Baret Merah, yaitu Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Ia dikenal sebagai perwira yang memiliki pengalaman tempur dan kepemimpinan strategis yang mumpuni.

Penugasan di Kopassus dan Prestasi di Puncak Everest

Sejak awal berdinas, Iwan Setiawan langsung bergabung dengan Kopassus. Ia mengawali karier sebagai Komandan Unit Grup 2/Para Komando Kopassus pada 1993. Beberapa jabatan penting yang pernah diembannya antara lain Komandan Tim 5/2/13 Grup 1/Parako Kopassus (1996–1998), Komandan Kompi 1/12 Grup 1/Parako Kopassus (1998–2000), hingga Wakil Komandan Batalyon 12 Grup 1 Kopassus (2004–2007).

Pada 2008, ia dipercaya memimpin Batalyon 22/Manggala Yudha Grup 2 Kopassus di Sukoharjo. Selanjutnya, ia menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Danpusdikpassus) pada 2014–2015.

Namanya juga tercatat dalam sejarah militer nasional. Pada 1997, saat masih berpangkat Letnan Satu, Iwan Setiawan terpilih menjadi anggota Tim Ekspedisi Everest yang digagas langsung oleh Prabowo Subianto, yang saat itu menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus. Bersama dua prajurit lainnya, Sersan Misirin dan Pratu Asmujiono, ia berhasil mencapai puncak Gunung Everest melalui jalur selatan. Ketiganya tercatat sebagai orang Asia Tenggara pertama yang menaklukkan puncak tertinggi dunia tersebut.

Baca juga:
BPJS Kesehatan Perkuat Pengawasan Kepatuhan Pemberi Kerja dan Dorong Keaktifan Peserta

Karier Teritorial hingga Puncak Kepemimpinan Kopassus

Selain di satuan elite, Iwan Setiawan juga memiliki pengalaman di bidang teritorial. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Kodim 0608/Cianjur pada 2010, Komandan Brigif 22/Ota Manasa pada 2012, dan Komandan Korem 052/Wijayakrama pada 2016.

Pada 2020–2021, dengan pangkat Brigadir Jenderal, ia dipercaya memimpin Korem 173/Praja Vira Braja di Biak, Papua, yang merupakan salah satu wilayah pertahanan rawan konflik. Kariernya di Kopassus mencapai puncak ketika ia diangkat sebagai Komandan Jenderal Kopassus (Danjen Kopassus) pada 2022–2023, mengikuti jejak Presiden Prabowo Subianto yang pernah menduduki posisi yang sama.

Setelah menjabat sebagai Pangdam XII/Tanjungpura (2023–2025) yang membawahi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, ia kemudian dipercaya sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) pada 2025–2026. Di posisi ini ia meraih pangkat bintang tiga Letnan Jenderal.

Harapan Baru bagi Kostrad

Promosi Letjen TNI Iwan Setiawan sebagai Pangkostrad dinilai sebagai bentuk kepercayaan negara terhadap kapasitas kepemimpinan taktisnya. Pengalaman operasi tempur yang luas serta ketegasan prinsip yang dimilikinya diharapkan mampu membawa penyegaran signifikan bagi kesiapsiagaan pasukan Kostrad.

Baca juga:
Rudal Kheibar Shekan Jadi Andalan Iran: Murah dan Lincah untuk Serang AS di Seluruh Timur Tengah

Jabatan Pangkostrad sendiri merupakan salah satu posisi tertinggi di TNI AD setelah KSAD. Posisi ini pernah disandang oleh Presiden Prabowo Subianto saat masih berdinas aktif. Dengan rekam jejak gemilang yang telah teruji di berbagai medan penugasan, kepemimpinan Iwan Setiawan diyakini dapat terus meningkatkan profesionalisme dan kekuatan pertahanan TNI Angkatan Darat ke depan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai tanggal serah terima jabatan. Namun, surat keputusan mutasi telah diterbitkan pada Selasa, 6 Oktober 2026, bersamaan dengan penetapan sejumlah Pangdam baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *