Berita  

Jokowi Pamer Ijazah di PN Jakarta Timur, Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa Berlangsung Ketat

Jokowi Pamer Ijazah di PN Jakarta Timur, Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa Berlangsung Ketat
Jokowi Pamer Ijazah di PN Jakarta Timur, Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa Berlangsung Ketat

Sorothari – 06 November 2026 | Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjadi pusat perhatian pada Kamis, 5 November 2026, ketika Presiden ke-7 RI Joko Widodo hadir sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait tudingan ijazah palsu. Dalam persidangan yang berlangsung ketat itu, Jokowi menunjukkan ijazah asli pendidikannya dari tingkat SD hingga S1 di hadapan majelis hakim dan pengunjung sidang. Kehadiran mantan Wali Kota Solo tersebut tidak hanya menarik perhatian publik, tetapi juga memicu pengamanan ekstra dan rekayasa lalu lintas di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Jokowi tiba di PN Jakarta Timur untuk memberikan kesaksian dalam perkara dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa. Sidang ini merupakan lanjutan dari kasus yang menyeret nama Jokowi terkait tudingan ijazah palsu yang beredar di media sosial. Sebelumnya, jaksa penuntut umum telah menghadirkan sejumlah saksi, namun kehadiran Jokowi menjadi momen yang paling ditunggu.

Baca juga:
Alvin Tedjo Menang Pilkada Mississauga, Kota Bekasi Buka Peluang Sister City

Dalam ruang sidang, Jokowi awalnya hanya memperlihatkan ijazah kepada majelis hakim melalui jaksa penuntut umum. Namun, ia kemudian meminta izin khusus kepada hakim untuk menunjukkan ijazah tersebut kepada pengunjung sidang. “Kalau diperkenankan, saya mau menunjukkan kepada pengunjung juga Yang Mulia. Karena saya sudah berjanji untuk menunjukkan ijazah dari SD, SMP, SMA, dan ijazah S1 saya. Mohon Yang Mulia,” ujar Jokowi, seperti dikutip dari Antara.

Hakim pun mengabulkan permintaan tersebut. Jokowi lantas membalikkan badan dan mengangkat ijazah-ijazahnya ke arah pengunjung dan awak media yang hadir. Tidak jauh dari posisinya, Roy Suryo tampak menyaksikan langsung momen itu dan terlihat tertawa. Insiden kecil ini menjadi sorotan di ruang sidang, mengingat Roy Suryo adalah pihak yang menuduh ijazah Jokowi palsu.

Dalam perkara ini, Roy Suryo didakwa melakukan pencemaran nama baik dan pelanggaran terkait informasi elektronik. Jaksa juga mendakwa Roy melakukan manipulasi, penciptaan, perubahan, penghilangan, dan perusakan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik secara sengaja tanpa hak atau melawan hukum. Dakwaan ini terkait dengan unggahan Roy di media sosial yang mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi.

Selain Roy Suryo, sidang pada hari yang sama juga digelar untuk terdakwa Dokter Tifa. Jokowi memberikan kesaksian dalam dua perkara tersebut secara terpisah. Total, ia menjalani pemeriksaan sebagai saksi selama sekitar tujuh setengah jam. Setelah menyelesaikan kesaksian untuk perkara Roy Suryo, Jokowi langsung menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara serupa dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma.

Kehadiran Jokowi di PN Jakarta Timur mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Sejak pagi, polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar pengadilan. Berdasarkan informasi dari akun Instagram Polres Metro Jakarta Timur, penutupan dan pengalihan arus mulai diberlakukan sejak pukul 06.00 WIB secara situasional. Kendaraan dari arah Klender yang melintasi Jalan I Gusti Ngurah Rai menuju PN Jakarta Timur atau Kantor Wali Kota Jakarta Timur, khususnya yang melewati flyover, dialihkan sementara melalui jalur alternatif. Sementara kendaraan dari arah Penggilingan diarahkan melalui Pasar Inpres.

Baca juga:
Panas Hari Ini Mewarnai Berbagai Peristiwa, dari Konser Kanye West hingga Titik Panas di Jawa Timur

Rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama proses pengamanan berlangsung. Polisi mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan dan menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan. “Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan demi kelancaran dan keamanan,” tulis akun Instagram Polres Metro Jakarta Timur.

Selain pengamanan dari kepolisian, ribuan personel TNI-Polri juga dikerahkan untuk mengawal jalannya sidang. Hal ini dilakukan mengingat status Jokowi sebagai mantan presiden dan tingginya animo masyarakat yang ingin menyaksikan langsung jalannya persidangan.

Di luar gedung pengadilan, massa pendukung Jokowi berkumpul sejak pagi. Mereka melakukan orasi menggunakan mobil komando dan sempat memadati area sekitar PN Jakarta Timur. Massa membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 17.30 WIB setelah Jokowi menyelesaikan pemeriksaan. Namun, sebagian pendukung masih bertahan di dalam halaman pengadilan. “Hidup Jokowi, hidup Jokowi, hidup Jokowi,” pekik salah satu peserta aksi sambil berjalan pulang.

Arus lalu lintas di depan gedung pengadilan yang sempat tertutup akibat aksi massa kini sudah kembali bisa dilewati kendaraan, meski terpantau padat merayap akibat penyempitan ruas jalan yang dipenuhi kendaraan petugas yang diparkir di bahu jalan.

Kasus tudingan ijazah palsu ini bermula dari unggahan Roy Suryo di media sosial yang mempertanyakan keaslian ijazah Jokowi dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Roy menuding ijazah tersebut palsu dan meminta agar Jokowi menunjukkan bukti asli. Tudingan ini kemudian berkembang menjadi perkara hukum setelah Jokowi melaporkan Roy ke polisi. Dalam sidang, Jokowi telah menunjukkan ijazah asli sebagai bukti bahwa tudingan tersebut tidak berdasar.

Baca juga:
Ketika AI Makin Sulit Dikenali, ‘Spot’ Keaslian Jadi Tantangan Global

Selain Roy Suryo, Dokter Tifa juga terjerat perkara serupa. Tifa dikenal sebagai pendukung Jokowi yang kemudian berbalik mengkritik dan menyebarkan tudingan ijazah palsu. Keduanya dijerat dengan pasal berlapis terkait pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE.

Persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi Jokowi ini menjadi salah satu momen penting dalam proses hukum kasus tersebut. Kehadiran Jokowi sebagai saksi diharapkan dapat memberikan klarifikasi dan memperkuat keyakinan hakim dalam memutus perkara. Hingga saat ini, sidang masih berlanjut dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi lain, termasuk ajudan Jokowi, Syarif Muhammad Fitriansyah, yang juga dipanggil pada hari yang sama.

Pengadilan Negeri Jakarta Timur sendiri menjadi saksi bagaimana kasus ini menyita perhatian publik. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari pendukung Jokowi hingga pengamat hukum, turut memantau jalannya persidangan. Polisi pun telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan untuk memastikan proses hukum berjalan lancar dan kondusif.

Dengan kesaksian Jokowi yang telah disampaikan, diharapkan perkara ini dapat segera menemukan titik terang. Majelis hakim akan terus mendengarkan keterangan dari para saksi dan mempertimbangkan bukti-bukti yang ada sebelum mengambil putusan. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *