Berita  

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda hingga Pejabat Polda Banten Berganti

Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda hingga Pejabat Polda Banten Berganti
Kapolri Mutasi 264 Pati dan Pamen, Enam Wakapolda hingga Pejabat Polda Banten Berganti

Sorothari – 06 November 2026 | Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi besar terhadap 264 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) di lingkungan Polri. Kebijakan kapolri mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026. Dari total personel yang dimutasi, sebanyak 224 orang masuk dalam kategori promosi dan penugasan setara atau flat. Mutasi mencakup berbagai jenjang jabatan, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan, termasuk posisi strategis seperti Kapolrestabes, Kapolrestro, dan Kapolresta.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel. Menurutnya, langkah ini juga menjadi upaya penyegaran organisasi agar roda kepemimpinan dan pelaksanaan tugas berjalan optimal. “Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel Polri. Hal ini juga menjadi upaya penyegaran organisasi untuk memastikan roda kepemimpinan dan pelaksanaan tugas berjalan optimal, seiring dengan perkembangan tantangan tugas Polri yang semakin kompleks,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Baca juga:
Polda Jambi Perkuat Sinergi Lintas Instansi: Pantau Karhutla TNBS hingga Jalin Koordinasi dengan Kejati

Enam Wakapolda Diganti

Salah satu sorotan utama dalam kapolri mutasi kali ini adalah pergantian enam Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda). Kombes Dhani Kristianto ditunjuk sebagai Wakapolda Sumatra Barat menggantikan Brigjen Solihin. Brigjen Eko Suprihanto menjadi Wakapolda Sulawesi Barat menggantikan Brigjen Hari Santoso. Brigjen Yohanes Agus Rijanto mengisi posisi Wakapolda Papua Barat menggantikan Brigjen Sulastiana. Brigjen Harry Kurniawan ditunjuk sebagai Wakapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) menggantikan Brigjen Hari Nugroho. Brigjen Singgamata menjadi Wakapolda Lampung menggantikan Brigjen Sumarto, dan Brigjen Laode Aries El Fathar menjabat Wakapolda Gorontalo menggantikan Brigjen Dedy Suhartono.

Di lingkungan Mabes Polri, sejumlah posisi penting juga berganti. Kombes Gatot Sujono dipercaya menjabat Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri, sementara Kombes Teguh Wibowo diangkat sebagai Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri. Mutasi juga mencakup promosi jabatan pada jenjang Irjen Pol, Brigjen Pol, dan Kombes Pol, termasuk penyesuaian nivelering jabatan. Dalam kesempatan itu, Polri memberikan promosi kepada dua personel Polisi Wanita (Polwan), masing-masing satu orang pada jenjang Brigjen Pol dan satu orang pada jenjang Kombes Pol.

Dampak di Polda Banten

Mutasi turut menyentuh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Banten. Tiga pejabat di lingkungan Polda Banten mengalami pergantian jabatan, yakni Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba), Komandan Satuan Brigade Mobil (Dansatbrimob), dan Kapolresta Serang Kota. Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea membenarkan adanya rotasi dan mutasi tersebut pada Rabu (4/11/2026). Menurut Maruli, rotasi mutasi adalah hal biasa dalam institusi kepolisian dan menjadi bagian dari dinamika organisasi untuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel. “Rotasi mutasi adalah hal biasa dilakukan di institusi kepolisian. Selain untuk penyegaran organisasi, mutasi juga sebagai bentuk promosi jabatan untuk mendapatkan karier yang lebih tinggi,” kata Maruli.

Baca juga:
Kapolda Jateng, Riau, dan Jatim Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Beragam Kegiatan

Ia menjelaskan bahwa Mabes Polri mengeluarkan surat telegram mutasi bagi sejumlah perwira menengah di seluruh daerah, dan beberapa pejabat utama Polda Banten mendapatkan pengangkatan dalam jabatan baru di lingkungan Polri. Selain di Polda Banten, mutasi juga menyasar kursi kepemimpinan strategis di tingkat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes), seperti Kapolrestabes Bandung, Kapolrestabes Palembang, Kapolres Metro Jakarta Selatan, dan Kapolres Metro Jakarta Timur. Rotasi ini juga mencakup penugasan personel di struktur kementerian dan lembaga negara di luar Polri, di antaranya Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), hingga penugasan khusus di PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Dalam keterangannya, Johnny menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi yang telah diberikan. Ia berharap pengalaman dan capaian yang telah ditorehkan dapat menjadi bagian dari penguatan organisasi Polri ke depan. “Kepada pejabat yang telah menyelesaikan tugas pada jabatan sebelumnya, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian serta kontribusinya. Sementara kepada pejabat yang mendapatkan amanah baru, kami berharap dapat segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik lingkungan tugas, serta melanjutkan program dan kebijakan yang telah berjalan dengan baik,” tutur Isir.

Kapolri mutasi ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kesinambungan organisasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang. Dengan adanya rotasi ini, diharapkan setiap personel dapat segera beradaptasi dan melanjutkan program yang telah berjalan, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

Baca juga:
Kapolri Suyudi Lakukan Perombakan Besar-besaran di Tubuh Polri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *