Sorothari – 15 Oktober 2026 | Bradley Barcola akhirnya menunjukkan taringnya sebagai pemain termahal Liverpool. Penyerang asal Prancis itu mencetak hattrick pertamanya bagi The Reds saat mereka menghancurkan LASK 6-3 dalam lanjutan fase grup Liga Champions, Rabu (14/10/2026) waktu setempat.
Tiga gol Barcola menjadi penentu kemenangan Liverpool di Raiffeisen Arena, Austria. Kemenangan ini sekaligus menjaga rekor sempurna Liverpool di fase grup Liga Champions musim ini.
Baca juga:Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, memberikan pujian tinggi kepada Barcola. Menurutnya, performa Barcola pada laga itu sangat luar biasa, tidak hanya dari segi gol yang dicetak, tetapi juga pergerakannya yang konstan menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.
“Saya sangat senang untuk Bradley. Kemarin Anda bertanya kepada saya tentang dia yang belum menunjukkan angka-angka yang diharapkan, dan juga Florian (Wirtz),” ujar Iraola dalam konferensi pers usai pertandingan.
“Keduanya bermain sangat, sangat baik hari ini. Mereka membuat perbedaan. Bradley, selain hattrick-nya, saya pikir dia selalu menjadi ancaman, satu lawan satu, mengancam di belakang. Saya senang untuk mereka berdua,” tambahnya.
Barcola, yang bergabung dengan Liverpool dari Paris Saint-Germain pada musim panas lalu dengan nilai transfer mencapai £123 juta, memang sempat kesulitan menunjukkan performa terbaiknya di awal musim. Namun, laga melawan LASK menjadi titik balik baginya. Ia berhasil memecahkan kebuntuan gol dan assistnya di Liverpool dengan cara yang spektakuler.
Media Prancis pun turut memberikan sorotan. L’Equipe menyebut malam itu sebagai “pembebasan” bagi Barcola. Sementara itu, FootMercato menuliskan bahwa performa Barcola perlu diapresiasi, meskipun level lawan mungkin perlu dipertimbangkan.
Baca juga:“Bradley Barcola akhirnya meluncurkan petualangan Inggrisnya. Mencetak hattrick yang gemilang melawan LASK di Liga Champions, pemain internasional Prancis itu telah mendapatkan kembali kepercayaan dirinya. Sebuah pembebasan,” tulis L’Equipe.
Gol pertama Barcola tercipta setelah memanfaatkan umpan dari Rio Ngumoha dan Lewis Koumas. Gol keduanya merupakan hasil kerja sama apik dengan Florian Wirtz. Sementara gol ketiga ia lesatkan setelah menerima umpan silang dari Jeremie Frimpong.
Kemenangan 6-3 ini juga menjadi catatan tersendiri bagi Liverpool. Ini adalah ketiga kalinya Liverpool mencetak setidaknya enam gol dalam laga tandang di kompetisi Eropa. Selain itu, Liverpool juga menurunkan starting XI termuda ketiga dalam sejarah mereka di Liga Champions, dengan rata-rata usia 24 tahun 186 hari.
Meski demikian, kritik terhadap Barcola masih mungkin muncul, mengingat lawan yang dihadapinya bukanlah tim papan atas. Namun, dari segi kepercayaan diri, laga ini menjadi suntikan moral yang sangat berarti bagi pemain berusia 24 tahun tersebut.
“Tentu saja performa Bradley Barcola malam ini perlu dilihat dari segi lawan yang dihadapinya, tetapi untuk memulihkan kepercayaan diri, sulit membayangkan cara yang lebih baik,” tulis FootMercato.
Baca juga:Barcola sendiri mengaku senang dengan performanya dan berharap bisa terus berkontribusi bagi tim. Ia juga berterima kasih kepada rekan-rekan setimnya yang telah membantunya mencetak gol.
Dengan hasil ini, Liverpool semakin kokoh di puncak klasemen grup. Sementara bagi Barcola, hattrick ini menjadi awal yang sempurna untuk membungkam kritik dan membuktikan bahwa ia layak dihargai sesuai dengan banderolnya.












