Sorothari – 08 November 2026 | Pelatih Timnas Jerman, Jurgen Klopp, memastikan Marc-Andre ter Stegen akan menjadi kiper utama Die Mannschaft dalam dua pertandingan UEFA Nations League melawan Serbia dan Belanda pada FIFA Matchday November 2026. Keputusan ini diumumkan Klopp setelah merilis daftar pemain yang dipanggil, dan menjadi angin segar bagi kiper berusia 34 tahun tersebut yang sedang menjalani masa peminjaman di Ajax Amsterdam dari Barcelona.
Marc-Andre ter Stegen masuk dalam skuad setelah menunjukkan performa impresif bersama Ajax. Meski sempat absen dari Piala Dunia 2026 akibat cedera, ia kini kembali mendapatkan menit bermain reguler dan dipercaya mengawal gawang Jerman. Klopp secara terbuka menyatakan bahwa Ter Stegen akan menjadi pilihan pertama di bawah mistar, mengungguli Jonas Urbig dan Alexander Nübel yang juga tampil baik bersama klub masing-masing.
Baca juga:Dalam konferensi pers, Klopp menjelaskan alasan di balik keputusannya. Ia menilai Ter Stegen sedang menjalani musim yang fantastis di Amsterdam. “Marc menjalani musim yang fantastis di Amsterdam. Beruntung, dua kiper lainnya juga sedang menjalani musim yang sangat bagus,” ujar Klopp. “Kami akan menghadapi pertandingan-pertandingan ini dengan Marc sebagai kiper nomor satu. Ini bukan soal siapa yang kebetulan melakukan penyelamatan lebih baik pada suatu momen, karena penjaga gawang harus memberikan banyak stabilitas dan rasa percaya diri.”
Klopp menekankan bahwa tugas utama seorang kiper bukan sekadar menepis bola, tetapi juga kemampuan mengatur permainan dan membaca situasi. “Syarat utama bagi seorang penjaga gawang adalah memastikan bola tidak masuk ke gawang. Itulah yang paling penting. Namun, selain itu, ada beberapa aspek lain yang penting: Bagaimana ia bisa mengatur permainan kami, termasuk saat kami menguasai bola? Bagaimana ia menghadapi situasi-situasi tersebut? Dan ketika kami bertahan dengan garis pertahanan tinggi, seberapa cepat ia bisa membaca situasi itu agar dapat menghalau ancaman lebih jauh dari gawang?” tambahnya. Menurut Klopp, pengalaman Ter Stegen dalam hal ini menjadi pembeda utama.
Keputusan Klopp ini tidak lepas dari kebangkitan karier Ter Stegen bersama Ajax. Sejak bergabung dengan status pinjaman pada musim panas 2026, ia langsung menjadi pilihan utama dan mencatatkan 14 penampilan dengan empat clean sheet. Penampilan gemilangnya juga membantu Ajax meraih kemenangan 1-0 atas AZ Alkmaar pada Sabtu (7/11/2026), yang merupakan kemenangan pertama Ajax atas rivalnya dalam lima tahun. Penyerang Ajax, Tolu Arokodare, bahkan melontarkan pujian nyeleneh kepada Ter Stegen. “Ter Stegen membuat saya gila saat latihan. Terkadang rasanya luar biasa frustrasi melihatnya menepis tembakan demi tembakan. Rasanya ingin sekali memukulnya,” kata Arokodare kepada harian Belgia Het Laatste Nieuws, yang sepenuhnya dimaksudkan sebagai pujian.
Baca juga:Meski demikian, perjalanan Ter Stegen tidak selalu mulus. Musim lalu, setelah mengalami sejumlah cedera berat dan masalah di balik layar, ia kehilangan posisi sebagai pemain inti dan jabatan kapten di Barcelona. Ia kemudian dipinjamkan ke Girona pada musim dingin demi menjaga peluang tampil di Piala Dunia. Namun, setelah hanya dua kali bermain, cedera otot parah di paha yang memerlukan operasi kembali menghambatnya. Ia akhirnya tidak masuk skuad Piala Dunia 2026, dan Girona pun terdegradasi dari La Liga. Kini di Amsterdam, Ter Stegen bisa kembali bermimpi meraih gelar. Ajax saat ini berada di peringkat kedua Eredivisie, hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen Feyenoord Rotterdam. Di Conference League, setelah kalah dari Hajduk Split pada laga pembuka, mereka meraih kemenangan 2-0 atas Atalanta Bergamo dan baru saja menghancurkan FC Midtjylland 6-1 pada Jumat (6/11/2026).
Keputusan Klopp menetapkan Marc-Andre ter Stegen sebagai kiper utama juga berdampak pada kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang juga berseragam Ajax. Sejak kedatangan Ter Stegen, menit bermain Paes menurun drastis. Paes bahkan tidak masuk dalam susunan pemain saat Ajax mengalahkan FC Midtjylland 6-1. Warganet pun menyarankan agar kiper berusia 26 tahun itu mempertimbangkan pindah klub demi mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Ajax maupun Paes terkait masa depannya.
Dengan keputusan ini, Marc-Andre ter Stegen memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak menjadi pilihan utama Jerman. Konsistensi bersama Ajax dan penampilannya dalam dua laga Nations League mendatang melawan Serbia dan Belanda akan menjadi modal penting untuk mempertahankan kepercayaan Klopp. Duel melawan Serbia dan Belanda akan menjadi ajang pembuktian bagi Ter Stegen sekaligus kesempatan bagi Jerman untuk meraih hasil maksimal di ajang tersebut.
Baca juga:











