Monterrey Hancurkan Juárez 6-1: Rossi Bersinar dan De Nigris Debut

Monterrey Hancurkan Juárez 6-1: Rossi Bersinar dan De Nigris Debut
Monterrey Hancurkan Juárez 6-1: Rossi Bersinar dan De Nigris Debut

Sorothari – 20 Agustus 2026 | Laga Monterrey vs Juárez pada pekan keempat Apertura 2026 Liga MX berakhir dengan kemenangan telak 6-1 untuk tuan rumah. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Monterrey menunjukkan dominasi penuh dan memanfaatkan kelemahan pertahanan Juárez yang sepanjang musim ini kerap menjadi sorotan.

Pertandingan yang digelar Sabtu, 15 Agustus 2026 itu sekaligus mengukuhkan posisi Monterrey di puncak klasemen sementara. Gol-gol kemenangan Rayados dicetak oleh Diego Rossi, Luca Orellano, Hugo Cuypers, Orbelín Pineda, Lucas Ocampos, dan Jorge Rodríguez. Sementara satu-satunya gol balasan Juárez datang dari penalti Óscar Estupiñán.

Baca juga:
Shin Tae-yong Apresiasi Perjuangan Persija Meski Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026

Jalannya Pertandingan

Monterrey langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Pada menit keenam, Luca Orellano melepaskan tembakan kaki kiri dari sudut sempit setelah menerima umpan matang dari Diego Rossi. Gol tersebut membuka keran gol tuan rumah dan membuat Juárez semakin tertekan.

Rossi kemudian mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-15. Berawal dari umpan Ricardo Chávez, pemain asal Uruguay itu melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dijangkau kiper Juárez. Keunggulan 2-0 membuat Monterrey semakin percaya diri.

Namun Juárez sempat memperkecil ketertinggalan melalui Estupiñán pada menit ke-32. Gol tersebut sempat memberi harapan bagi tim tamu. Akan tetapi, Orbelín Pineda mengembalikan keunggulan dua gol Monterrey lewat sebuah penyelesaian menggunakan kaki kanan di masa injury time babak pertama.

Di babak kedua, Monterrey semakin menggila. Lucas Ocampos mencetak gol kelimanya di turnamen ini pada menit ke-62 melalui tembakan kaki kanan. Jorge Rodríguez kemudian menutup pesta gol tuan rumah dengan sundulannya pada menit ke-92.

Dengan hasil ini, Monterrey mengoleksi sembilan poin dari empat pertandingan. Mereka unggul dua poin atas América, Toluca, dan Tijuana yang sama-sama mengumpulkan tujuh poin. Sementara Juárez masih belum meraih satu poin pun dan berada di dasar klasemen.

Kinerja Diego Rossi

Diego Rossi menjadi bintang dalam pertandingan ini. Selain mencetak satu gol, ia juga memberikan dua assist untuk gol Orellano dan Ocampos. Performa impresifnya sejak awal musim menjadi salah satu faktor utama kebangkitan Monterrey. Rossi tampil mobile, kreatif, dan efektif dalam membongkar pertahanan lawan.

Baca juga:
Kemenangan Sulit Kimi Antonelli di Belgia, Semua Mobil Mercedes Ternyata Rusak

Penampilan Rossi juga menuai pujian dari berbagai kalangan. Ia dinilai mampu menjadi motor serangan Rayados dan memberikan kontribusi besar dalam setiap laga. Catatan gol dan assistnya sejauh ini menempatkannya sebagai salah satu pemain kunci dalam perburuan gelar.

Debut Aldo Patricio de Nigris

Di tengah kemenangan telak tersebut, pelatih Matías Almeyda memberikan menit bermain kepada pemain muda Aldo Patricio de Nigris. Putra dari Aldo de Nigris ini masuk menggantikan Diego Rossi pada menit ke-64. Debutnya menjadi momen spesial karena ia merupakan anggota ketiga dari keluarga De Nigris yang bermain untuk Monterrey setelah sebelumnya Antonio de Nigris dan Aldo de Nigris.

Aldo Patricio nyaris mencetak gol pada kesempatan pertamanya setelah berhasil lolos dari jebakan offside dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Juárez, Sebastián Jurado. Sayangnya, tendangannya melebar tipis di sisi gawang. Meski demikian, penampilannya selama berada di lapangan dinilai cukup menjanjikan.

Sebelum debut ini, Aldo Patricio merupakan salah satu pemain penting Timnas Meksiko U-17 saat tampil di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Ia mencetak dua gol selama turnamen tersebut, yaitu saat melawan Korea Selatan dan Swiss. Kini ia mulai merasakan atmosfer liga profesional bersama klub kebanggaan keluarganya.

Menariknya, debut Aldo Patricio terjadi melawan Juárez, sama seperti debut ayahnya. Aldo de Nigris juga pernah menjalani laga debut melawan tim yang sama. Sementara itu, Antonio de Nigris yang merupakan paman Aldo Patricio memulai kariernya di Monterrey pada 2000-an. Keberadaan generasi ketiga De Nigris ini menjadi simbol kesinambungan sejarah bagi klub.

Kondisi Juárez yang Memprihatinkan

Kekalahan telak ini menambah daftar panjang hasil buruk Juárez di awal musim. Sebelumnya, tim berjuluk Bravos itu telah menelan kekalahan dari Puebla, Chivas, dan Pumas. Dengan empat kekalahan beruntun, Juárez menjadi satu-satunya tim yang belum mengumpulkan poin di Apertura 2026.

Baca juga:
Megawati Hangestri Senang Bertemu Kembaran di Hyundai Hillstate

Masalah utama Juárez ada di lini pertahanan. Mereka sudah kebobolan 13 gol dalam empat laga, menjadikannya pertahanan terburuk di liga. Dari jumlah tersebut, 11 gol di antaranya bersarang ke gawang mereka saat melawan Pumas dan Monterrey. Meskipun penampilan mereka di Leagues Cup tergolong tidak buruk, konsistensi di liga domestik masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Menghadapi situasi ini, pelatih Juárez dituntut segera membenahi organisasi pertahanan dan mental pemain. Jika tidak, bukan tidak mungkin mereka akan terus terpuruk di dasar klasemen. Pertandingan berikutnya melawan América yang sedang dalam performa apik akan menjadi ujian berat bagi mereka.

Jadwal Berikutnya

Setelah laga melawan Monterrey, Juárez dijadwalkan menjamu América pada Jumat, 21 Agustus 2026, dalam lanjutan pekan kelima Apertura 2026. Pertandingan ini akan berlangsung di Estadio Olímpico Benito Juárez dan disiarkan langsung oleh Azteca 7 dan Fox Deportes untuk pemirsa di Meksiko, serta Fox Deportes, Estrella TV, dan NBC Deportes untuk pemirsa di Amerika Serikat.

América datang dengan modal unbeaten dalam tujuh pertandingan dan memuncaki klasemen sementara. Namun, Juárez diharapkan mampu bangkit dan memberikan perlawanan, mengingat mereka telah menunjukkan kualitas di Leagues Cup. Laga ini diprediksi berlangsung menarik dan menjadi momentum bagi Juárez untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Sementara itu, Monterrey akan berusaha mempertahankan performa impresif mereka di laga-laga berikutnya. Dengan materi pemain yang mumpuni dan dukungan penuh dari para pendukung, Rayados menjadi salah satu kandidat kuat juara musim ini. Kelanjutan kompetisi akan menjadi ujian sebenarnya bagi konsistensi mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *