Sorothari – 02 September 2026 | Penyanyi legendaris Celine Dion tiba di Paris, Prancis, untuk mempersiapkan rangkaian konser residensi perdananya setelah sempat vakum panjang dari panggung musik internasional. Penyanyi berusia 58 tahun tersebut terlihat penuh energi saat menyapa para penggemar yang telah menunggunya di luar Royal Monceau Hotel menjelang pertunjukan besar yang dijadwalkan berlangsung di Paris La Défense Arena mulai 12 September 2026.
Mengenakan gaun hitam elegan dengan aksen rumbai dan sepatu hak tinggi, Celine Dion tampak ceria, menari, serta melambaikan tangan kepada kerumunan penggemar. Kemunculan publik ini menjadi momen langka sekaligus membahagiakan bagi para penggemarnya, mengingat sang diva sebelumnya harus membatasi aktivitas panggung akibat gangguan saraf langka stiff person syndrome (SPS) yang didiagnosis pada akhir 2022.
Baca juga:Persiapan Medis Ketat untuk Konser Celine Dion
Rangkaian konser di Paris ini menandai kembalinya pelantun tembang ikonis My Heart Will Go On tersebut ke panggung berskala besar. Konser residensi ini dijadwalkan berlangsung sebanyak 16 pertunjukan hingga 17 Oktober 2026, dengan jadwal pertunjukan tambahan yang disiapkan untuk musim semi 2027 menyusul tingginya antusiasme penonton.
Mengingat kondisi kesehatannya, kembalinya sang diva didukung oleh sistem pengawasan medis yang sangat komprehensif. Tim medis spesialis dari University of Colorado Anschutz Medical Campus dilibatkan secara intensif untuk membantu memantau dan mengelola gejalanya. Selama rangkaian pertunjukan berlangsung, sejumlah protokol kesehatan ketat diterapkan:
- Pendampingan tim tenaga medis darurat dan perawat spesialis sepanjang pelaksanaan residensi.
- Kesiagaan dokter spesialis saraf (neurolog) terkemuka selama persiapan dan konser berlangsung.
- Kehadiran minimal dua dokter lokal di lokasi pertunjukan pada setiap jadwal konser.
Sentuhan Artistik Willo Perron di Panggung Celine Dion
Untuk menghadirkan pengalaman visual yang berkesan bagi para penonton, pengarah artistik dan desainer ternama asal Montreal, Willo Perron, ditunjuk memimpin penataan panggung pertunjukan di Paris La Défense Arena. Perron sebelumnya dikenal luas melalui karya panggung untuk artis global seperti Beyoncé dalam tur Cowboy Carter, pertunjukan Super Bowl Rihanna pada 2023, serta kolaborasi bersama Lady Gaga dan Drake.
Baca juga:Konsep panggung untuk konser Celine Dion dirancang memadukan nuansa monumental dan arsitektural sekaligus mempertahankan atmosfer yang intim bagi penonton. Pertunjukan ini dilaporkan akan meminimalkan dekorasi konvensional dan mengandalkan instalasi layar canggih serta proyeksi film pendek untuk memvisualisasikan setiap babak pertunjukan lagu secara dramatis.
Perjalanan Menghadapi Stiff Person Syndrome
Langkah Celine Dion kembali ke atas panggung dinilai banyak pihak sebagai pencapaian luar biasa setelah masa-masa sulit menghadapi stiff person syndrome. Gangguan neurologis yang memicu kekakuan otot parah dan kejang tersebut sebelumnya memaksa sang bintang membatalkan seluruh agenda tur dunianya. Perjuangan emosional dan fisik tersebut sempat diabadikan dalam film dokumenter I Am: Celine Dion pada 2024.
Sebelum mempersiapkan residensi di Paris, ia sempat tampil memukau di panggung penutupan Olimpiade Paris 2024 serta sebuah acara peragaan busana di Riyadh, Arab Saudi. Momentum kembalinya ke Prancis juga bertepatan dengan peringatan 30 tahun perilisan album legendaris Live à Paris yang kini dihadirkan untuk pertama kalinya dalam format piringan hitam (vinyl).
Baca juga:Rangkaian konser di Paris La Défense Arena ini diproyeksikan menjadi salah satu momentum paling bersejarah dalam perjalanan karier Celine Dion, sekaligus membuktikan keteguhan sang diva dalam bermusik di hadapan para pencinta musik dunia.













