Berita  

Cerita Keluarga Korban Ledakan Gas Bekasi: Kompor Dinyalakan saat Cek Kebocoran

Cerita Keluarga Korban Ledakan Gas Bekasi: Kompor Dinyalakan saat Cek Kebocoran
Cerita Keluarga Korban Ledakan Gas Bekasi: Kompor Dinyalakan saat Cek Kebocoran

Sorothari – 31 Agustus 2026 | Ungkapan duka mendalam menyelimuti cerita keluarga soal ledakan maut di Bekasi: kompor dinyalakan saat cek bau gas di Kampung Pulo Kapuk, RT 01/RW 05, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Peristiwa tragis akibat kebocoran tabung elpiji tersebut mengakibatkan enam orang mengalami luka bakar serius, di mana dua orang di antaranya, yakni pasangan ayah dan anak, akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis intensif.

Insiden maut bermula ketika pemilik rumah bernama Enah hendak menyiapkan makanan dan menghangatkan nasi menjelang waktu subuh sekitar pukul 04.30 WIB. Saat berada di dapur, Enah mencium aroma gas yang menyengat disertai bunyi mendesis kencang dari tabung elpiji. Merasa ada yang tidak beres, Enah langsung meminta bantuan anggota keluarga lain yang berada di dalam rumah untuk memeriksa kondisi tabung tersebut.

Baca juga:
Daftar Politisi hingga Influencer yang Bantu Keluarga Terduga Maling Ayam Tewas Dikeroyok di Bali

Anak korban, Kanah (36), menuturkan bahwa salah satu tabung gas yang mengeluarkan suara desisan sempat diangkat dan dimasukkan ke dalam bak penampungan air guna meredam kebocoran. Namun, situasi belum sepenuhnya terkendali karena Enah diduga kembali mencoba memeriksa tabung gas lain yang dicurigai juga mengalami kebocoran. Saat itu, konsentrasi gas elpiji dilaporkan telah memenuhi ruangan dapur rumah.

Kronologi Pemicu Ledakan Gas Bekasi

Petaka tak terhindarkan terjadi ketika kompor dinyalakan di tengah ruangan yang telah terkontaminasi kepulan gas elpiji pekat. Percikan api dari pemantik seketika memicu sambaran hebat yang berujung pada dentuman ledakan dahsyat.

"Di ruangan sudah bau gas, terus ngidupin kompor. Otomatis kalau di ruangan bau gas kan tidak boleh ada api sedikit pun, langsung kompor meledak," ungkap Kanah saat menceritakan kembali peristiwa nahas tersebut.

Baca juga:
Kronologi dr Willy Jaya Suento Spesialis Kejiwaan Ditemukan Meninggal Dunia di Hotel Pekanbaru

Dentuman keras itu sontak mengagetkan seluruh penghuni rumah dan warga sekitar. Kanah yang berada di kamar sempat membuka pintu setelah mendengar ledakan, namun ia mendapati kobaran api telah membesar di bagian tengah rumah, sehingga ia segera menutup kembali pintu kamar demi mencegah jilatan api merembet lebih jauh.

Dua Korban Jiwa Meninggal Dunia di Rumah Sakit

Ledakan hebat tersebut melukai enam orang yang berada di lokasi kejadian. Dua korban dengan luka bakar paling kritis, yaitu Deni Setiawan (36) dan putranya, Raihan Alfarizky (7), mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di RSUD Kabupaten Bekasi.

Tetangga sekaligus kerabat korban, Tami (55), menyebut suara dentuman terdengar sangat jelas dari kediamannya yang berada persis di sebelah lokasi musibah. Menurut penuturannya, Enah sempat meminta tolong kepada sang menantu untuk membenahi tabung gas yang bermasalah sebelum suara ledakan terdengar memecah keheningan fajar.

Baca juga:
Kakek 74 Tahun Terkunci 2 Jam di Mobil di Yogya, Warga Pecahkan Kaca untuk Evakuasi

Berdasarkan keterangan Satgas Kesehatan Desa Mekarmukti, Suta (41), warga dan petugas segera bergerak cepat mengevakuasi para korban sesaat setelah anak korban berlari keluar meminta pertolongan. Korban yang mengalami luka bakar langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat guna memperoleh tindakan darurat.

Peristiwa memilukan akibat insiden ledakan gas Bekasi ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk selalu mengutamakan prosedur keselamatan saat mendeteksi kebocoran elpiji. Ketika bau gas tercium pekat di dalam rumah, ventilasi udara wajib dibuka selebar-lebarnya dan seluruh aktivitas yang dapat memicu percikan api harus dihindari sepenuhnya guna mencegah terjadinya ledakan serupa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *