Sokong Manufaktur Hijau, PGN Area Bogor Pasok Gas Bumi ke Produsen Aspal Citeureup

Sokong Manufaktur Hijau, PGN Area Bogor Pasok Gas Bumi ke Produsen Aspal Citeureup
Sokong Manufaktur Hijau, PGN Area Bogor Pasok Gas Bumi ke Produsen Aspal Citeureup

Sorothari – 18 Juli 2026 | Sokong manufaktur hijau, PGN area Bogor pasok gas bumi ke produsen aspal Citeureup. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Area Bogor mulai menyalurkan gas bumi kepada PT Varas Ratubadis Prambanan, produsen aspal yang berlokasi di Citeureup, Bogor, Jawa Barat. Langkah ini menandai komitmen PGN dalam mendukung sektor industri menuju energi yang lebih bersih dan efisien.

Area Head PGN Bogor Mula Prasetyawan Senja mengungkapkan bahwa penyaluran gas bumi ini merupakan bagian dari strategi kedua belah pihak dalam memanfaatkan energi yang lebih andal, efisien, dan ramah lingkungan. “Melalui pemanfaatan gas bumi PGN, kami berharap kebutuhan energi PT Varas Ratubadis Prambanan dapat terpenuhi secara andal, efisien, dan aman,” kata Mula dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Baca juga:
Eskalasi Geopolitik dan Ledakan Kebutuhan Listrik Picu Ancaman Krisis Energi Global

PGN selaku Subholding Gas Pertamina menyalurkan gas bumi dengan rencana volume sebesar 2.500 MMBtu untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar utama pada proses produksi aspal. Penggunaan gas bumi ini diproyeksikan mampu memberikan efisiensi biaya energi bagi pelanggan sekaligus membantu menekan emisi karbon dalam proses produksi. Mula berharap kolaborasi ini dapat memperkuat fondasi bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak.

“PGN berkomitmen untuk terus mendampingi pertumbuhan industri melalui penyediaan infrastruktur dan pasokan gas bumi, guna mendukung produktivitas pabrik berjalan lancar,” ujar Mula. Dengan bergabungnya pelanggan baru dari sektor industri ini, PGN Area Bogor membuktikan konsistensinya dalam memperluas jangkauan pemanfaatan gas bumi di Jawa Bagian Barat. PGN berharap sinergi ini juga dapat memicu pelaku industri lain di wilayah Bogor dan sekitarnya untuk beralih ke energi gas bumi yang lebih ramah lingkungan.

Langkah PGN Area Bogor ini sejalan dengan upaya perusahaan dalam mendorong transisi energi di sektor industri manufaktur. Di tempat lain, PGN juga mulai memasok gas bumi ke pabrik baru PT Roda Pasifik Mandiri di Semarang, Jawa Tengah. Perusahaan produsen sepeda, sepeda listrik, dan motor listrik tersebut memanfaatkan gas bumi untuk mendukung kegiatan produksinya dengan volume pemakaian diperkirakan mencapai 50.000 meter kubik per bulan.

Baca juga:
ASDP Siapkan Dua Rute Ferry Jarak Jauh Baru Bulan Depan, Targetkan Konektivitas Logistik

Area Head PGN Semarang Sugianto Eko Cahyono menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PT Roda Pasifik Mandiri kepada PGN. “Pemanfaatan gas bumi melalui jaringan pipa ini menghadirkan jaminan energi yang andal dan berkelanjutan sehingga mampu mendukung produktivitas serta daya saing guna memenuhi permintaan pasar,” tutur Sugianto.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari percepatan transisi energi di sektor industri, khususnya di Kota Semarang. PGN akan terus memperluas jangkauan infrastruktur pipa gas bumi di berbagai kawasan industri potensial di Jawa Tengah. Penguatan jaringan ini diharapkan dapat membuka akses energi yang lebih kompetitif bagi pelaku industri sekaligus mendukung target pemerintah dalam mendorong transisi energi menuju emisi nol bersih.

Dengan adanya pasokan gas bumi dari PGN, sektor manufaktur di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya produksi sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Penggunaan gas bumi sebagai energi transisi menjadi solusi tepat bagi industri yang ingin beralih dari energi fosil yang lebih kotor. PGN berkomitmen untuk terus mendampingi pertumbuhan industri melalui penyediaan infrastruktur dan pasokan yang andal, sehingga mampu mendukung produktivitas pabrik dan memperkuat rantai pasok industri di berbagai wilayah.

Baca juga:
Laba Grup Chandra Asri TPIA-CDIA Merosot Tajam di Semester I

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *