Andoni Iraola Ubah Taktik Liverpool di Tengah Laga, Benitez Beri Pujian

Sorothari – 23 Oktober 2026 | Manajer Liverpool, Andoni Iraola, menjadi sorotan setelah keputusan taktisnya di tengah pertandingan membantu The Reds membalikkan keadaan saat mengalahkan Villarreal 4-3 dalam laga Liga Champions di Anfield, Selasa (20/10/2026) malam waktu setempat. Perubahan yang dilakukan Iraola sebelum jeda turun minum mendapat pujian langsung dari mantan manajer Liverpool, Rafael Benitez, yang menyebutnya sebagai kunci kebangkitan tim.

Liverpool sempat tertinggal 0-2 lebih dulu akibat tekanan Villarreal yang menguasai lini tengah. Melihat kondisi tersebut, Iraola mengambil langkah cepat dengan menggeser Alexis Mac Allister ke posisi lebih dalam sebagai pengatur tempo, sementara Trey Nyoni didorong ke sisi kiri untuk membantu build-up. Keputusan itu diambil tanpa menunggu jeda turun minum, sebuah langkah yang jarang dilakukan manajer.

Baca juga:
Persaingan Liverpool vs Madrid: Gakpo ‘Dodged a Bullet’, Gerrard Ungkap Rasa Penyesalan, dan Target Transfer yang Sama

“Benar, setelah kedudukan 2-0, kami memutuskan untuk menempatkan Trey sedikit lebih ke satu sisi untuk membantu di kiri dalam build-up, menempatkan Alexis lebih ke belakang dan juga secara defensif, itu penyesuaian yang lebih baik di tengah,” ujar Iraola kepada Benitez dalam wawancara pascapertandingan yang disiarkan Amazon Prime.

Benitez, yang memimpin Liverpool meraih gelar Liga Champions, secara langsung menanyakan alasan di balik perubahan tersebut. Ia menilai penyesuaian itu mengubah jalannya pertandingan. “Dari situ kami menyelesaikan babak pertama dengan sangat baik, hanya lima atau sepuluh menit, dan kami memulai babak kedua dengan cara yang sama. Tapi sampai kami belum mengubah penyesuaian itu, kami benar-benar kesulitan karena mereka membanjiri kami di tengah dan Ronald Araujo tidak terlalu percaya diri untuk maju sampai ke lini tengah, dan itu merugikan kami,” tambah Iraola.

Selain perubahan di lini tengah, Iraola juga melakukan pergantian di jeda turun minum dengan memasukkan Florian Wirtz menggantikan Araujo, sementara Ryan Gravenberch digeser ke posisi bek kanan. Kombinasi perubahan itu membuat Liverpool tampil lebih solid dan mampu menyamakan kedudukan melalui gol sundulan Mac Allister dan Araujo. The Reds akhirnya memenangi laga melalui gol tambahan dari Mac Allister dan aksi Wirtz di akhir pertandingan.

Kemenangan ini merupakan yang ketiga berturut-turut bagi Liverpool di semua kompetisi, pencapaian terbaik mereka musim ini. Hasil tersebut juga mengangkat posisi tim di klasemen sementara Liga Premier ke peringkat kelima, dan mereka berpeluang naik ke peringkat keempat jika mengalahkan Brighton & Hove Albion di Anfield pada Minggu (25/10/2026).

Pujian untuk Rio Ngumoha dan Performa Mac Allister

Pertandingan melawan Villarreal juga menjadi panggung bagi penyerang muda Rio Ngumoha, yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan. Pemain berusia 18 tahun itu mencatat sejarah sebagai pemain termuda yang memberikan dua assist bagi Liverpool di Liga Champions. Penampilan gemilangnya membuat perburuan Liverpool terhadap Yan Diomande pada bursa transfer musim panas lalu dinilai kurang tepat oleh sebagian pengamat.

Baca juga:
Bursa Transfer MLS Ditutup, San Diego FC Rombak Skuad Demi Amankan Tiket Playoff

Di sisi lain, Alexis Mac Allister terus menunjukkan performa impresif. Gelandang asal Argentina itu mencetak dua gol ke gawang Villarreal, sehingga totalnya menjadi empat gol dalam dua pertandingan terakhir. Kontribusinya menjadi faktor penting dalam kebangkitan Liverpool di bawah asuhan Andoni Iraola.

Kabar Baik dari Jayden Danns

Liverpool juga mendapat kabar positif dari striker muda Jayden Danns. Pemain berusia 20 tahun itu dinyatakan “siap bermain” oleh pelatih kepala tim U-21, Rob Page, setelah melewati 18 bulan penuh cedera. Danns sempat mengalami cedera hamstring parah pada September tahun lalu, lalu kembali mengalami masalah saat memperkuat tim U-21 pada Maret. Sebelumnya, rencana peminjaman ke Sunderland pada Januari 2025 gagal karena masalah punggung.

Danns sempat dijadwalkan mengikuti sesi latihan musim panas bersama Iraola, tetapi kembali harus absen karena cedera baru. Kini ia tengah membangun kembali kebugaran bersama tim U-21 dan telah tampil di EFL Trophy melawan Rochdale serta lima pertandingan Liga Premier 2, termasuk 45 menit pertama saat kemenangan 1-0 atas Reading akhir pekan lalu.

“Kebugarannya baik. Memang sudah menjadi rencana bahwa beberapa pertandingan ia akan bermain dan di pertandingan lain tidak. Kadang ia akan bermain 45 menit. Itu tergantung pada beban latihannya sepanjang pekan,” kata Page.

Tanggapan Iraola soal Rumor Gilberto Mora

Di tengah persiapan menghadapi Brighton, Andoni Iraola juga menanggapi rumor ketertarikan Liverpool terhadap gelandang muda Meksiko, Gilberto Mora. Pemain berusia 18 tahun itu disebut telah menarik perhatian sejumlah klub Eropa setelah menjadi pemain termuda Meksiko yang tampil di Piala Dunia musim panas lalu. Laporan menyebut Liverpool telah mengajukan tawaran senilai lebih dari 38 juta poundsterling, yang akan menjadikannya ekspor termahal Liga MX.

Baca juga:
Hasil Atlas vs Atlante Berakhir Imbang 1-1, Gol Spektakuler Luis Esteves Jadi Sorotan

“Kita lihat saja, bukan hanya karena apa yang sedang ia lakukan. Ada kalanya Anda bertanya tentang pemain, tetapi saya tidak bisa berbicara tentang pemain yang bukan milik kami, kan? Pada akhirnya, ada rasa hormat. Dan harus ada rasa hormat antarklub, dan jika Anda mengizinkan, saya punya pendapat sendiri, tapi saya memilih untuk tidak berkomentar, bukan tentang pemain yang bukan dari Liverpool,” ujar Iraola kepada TNT Sports Mexico.

Liverpool akan menghadapi Brighton yang sedang dalam performa apik setelah menghancurkan Crystal Palace 5-0 dan mencetak sembilan gol dalam dua laga terakhir. Laga di Anfield menjadi ujian bagi taktik Andoni Iraola dalam menjaga momentum kebangkitan timnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *