Kasus Penembakan Tiger Shroff: Tim Bantah Laporan Palsu, Polisi Selidiki Survei Rumah Ranbir hingga Aamir Khan

Kasus Penembakan Tiger Shroff: Tim Bantah Laporan Palsu, Polisi Selidiki Survei Rumah Ranbir hingga Aamir Khan
Kasus Penembakan Tiger Shroff: Tim Bantah Laporan Palsu, Polisi Selidiki Survei Rumah Ranbir hingga Aamir Khan

Sorothari – 22 Oktober 2026 | Kasus penembakan yang menyasar aktor Bollywood Tiger Shroff pada Minggu, 18 Oktober 2026, terus berkembang. Tim kuasa hukum Tiger Shroff angkat bicara menanggapi beredarnya laporan tidak resmi di media sosial, sementara kepolisian Mumbai mendalami temuan bahwa para pelaku sempat melakukan survei terhadap kediaman sejumlah aktor kenamaan sebelum melancarkan aksinya di kawasan Juhu.

Insiden bermula ketika Tiger Shroff melintas di kawasan Juhu, Mumbai. Seorang pengendara sepeda motor yang membonceng dua penembak tiba-tiba melepaskan tembakan ke arah mobil sang aktor. Tiger Shroff dilaporkan selamat tanpa luka, namun sopirnya mengalami luka dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Nanavati setelah aktor tersebut mengambil alih kemudi. Seorang pengemudi ojek juga turut menjadi korban luka dalam peristiwa itu.

Baca juga:
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara Bantah Kliennya Terima Rp40 Miliar

Tim Tiger Shroff Bantah Konten Palsu

Pasca-insiden, tim Tiger Shroff merilis pernyataan resmi yang mengecam penyebaran cerita fabrikasi, video hasil kecerdasan buatan (AI), dan narasi berskenario yang diatribusikan secara palsu kepada aktor. Dalam pernyataan tersebut, tim menegaskan bahwa konten-konten itu tidak berasal dari pihak Tiger Shroff dan berpotensi menyesatkan publik.

“Setiap individu atau halaman yang ditemukan membuat, mempromosikan, atau menyebarkan konten fabrikasi semacam itu akan menghadapi tindakan hukum yang sesuai. Kami sedang mencatat kejadian-kejadian ini dan berhak menempuh semua upaya hukum yang tersedia terhadap pihak yang bertanggung jawab,” demikian bunyi sebagian pernyataan tim Tiger Shroff.

Tim juga meminta masyarakat tidak mempercayai cerita-cerita palsu yang beredar. Langkah ini diambil setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi kulit Tiger Shroff tampak bersih hanya dua hari setelah foto-foto dirinya dengan perban tebal beredar viral dan memicu kritik dari warganet. Video tersebut disebut sebagai jawaban atas troll yang mempertanyakan kondisi aktor.

Hingga kini, Tiger Shroff belum memberikan keterangan langsung kepada publik mengenai insiden penembakan yang menimpanya. Meski demikian, sejumlah selebritas Bollywood seperti Suniel Shetty, Ranvir Shorey, Amaal Mallik, dan Mika Singh telah menyatakan kecaman dan mendesak peningkatan keamanan bagi Tiger Shroff beserta keluarganya.

Polisi Ungkap Survei Lokasi dan Penangkapan

Investigasi kepolisian mengungkap bahwa para penembak yang terlibat dalam insiden tersebut sempat melakukan survei terhadap kediaman sejumlah aktor sebelum akhirnya menetapkan Tiger Shroff sebagai target. Menurut keterangan polisi, mereka awalnya berencana menyasar Salman Khan, namun mengurungkan niat setelah melihat penjagaan ketat di Galaxy Apartments, Bandra West. Mereka kemudian mengamati rumah Aamir Khan di Khar dan Ranbir Kapoor di Mumbai sebelum memilih Tiger Shroff yang dinilai memiliki pengamanan lebih longgar.

Dua penembak yang diduga bernama Phool Singh dan Rehan Ansari, keduanya berusia 18 tahun dan berasal dari Sonipat, Haryana, telah ditangkap di Kota, Rajasthan, pada Senin. Mereka bersama seorang kaki tangan, Hritik Kumar alias Roshan Ramu Mahto, ditangkap dan dijerat dengan pasal percobaan pembunuhan. Total penangkapan dalam kasus ini bertambah menjadi sepuluh orang setelah polisi menangkap tiga tersangka lain pada Rabu.

Baca juga:
Rekan dan Keluarga Bantah Narasi Miras dalam Kematian Brigadir Eko Winarno

Menurut penyidik, kedua penembak tiba di Mumbai sekitar sebulan sebelum kejadian dan tinggal di sejumlah penginapan di Dadar. Mereka disebut menghabiskan sekitar Rs 2 lakh, termasuk untuk membeli sepeda motor Bajaj Pulsar yang digunakan dalam aksi tersebut. Pada 11 Oktober, sepekan sebelum penembakan, mereka mendatangi lapangan sepak bola Juhu untuk memeriksa lokasi tempat Tiger Shroff biasa bermain bola. Saat itu, mereka diduga belum membawa senjata.

Senjata api baru diterima pada 17 Oktober, sehari sebelum penembakan. Berdasarkan keterangan mereka, para tersangka sempat berlatih menembak di area hutan, namun salah satu pistol macet. Mereka kemudian membawa senjata itu kembali ke penginapan dan terjadi tembakan tak sengaja saat mencoba memperbaikinya. Polisi belum memverifikasi klaim tersebut.

Jejak di Hotel dan Klaim Tanggung Jawab

Penyelidikan juga mengungkap bahwa dua tersangka penembak sempat menginap di Hotel RR Residency di kawasan Andheri East, Mumbai, selama lima hari dengan identitas palsu. Manajer hotel, Vikrant, mengatakan kedua pria itu mendaftar dengan nama Ankit dan Mohit serta menunjukkan KTP dengan alamat di Haryana. Mereka membayar Rs 1.500 per hari secara tunai dan biasanya membawa makanan dari luar.

“Saat polisi menunjukkan foto, saya mengatakan mereka pernah menginap di sini. Saya berikan semua detail dan menunjukkan kamar yang mereka tempati. Tas, pakaian, dan sandal mereka masih ada di sana,” ujar Vikrant. Ia menambahkan bahwa kedua tamu tersebut mengaku datang untuk menjelajahi Mumbai dan tidak menunjukkan gelagat mencurigakan. Rekaman CCTV yang diperoleh media menunjukkan para tersangka meninggalkan hotel tak lama sebelum insiden penembakan.

Kasus ini dikaitkan dengan geng Lawrence Bishnoi. Seorang yang disebut polisi sebagai operator kunci, Anil Pandit, dilaporkan mengklaim bertanggung jawab atas serangan melalui unggahan di media sosial. Dalam unggahan itu, ia menuntut permintaan maaf dari Salman Khan dan memperingatkan bahwa aktor yang bekerja dekat dengannya juga bisa menjadi target.

Reaksi Industri dan Perkembangan Terbaru

Aktor senior Manoj Bajpayee menyebut ancaman yang menimpa selebritas Bollywood sebagai peristiwa yang memprihatinkan. Ia bersyukur Tiger Shroff selamat dan berharap sopirnya segera pulih. “Industri perfilman selalu menjadi sasaran empuk. Namun saya kira aparat penegak hukum sedang mengambil langkah tegas dan kita tidak perlu meragukannya,” kata Bajpayee kepada PTI di sela promosi film terbarunya, Gajab Raat.

Baca juga:
Aparat Kepolisian Tindak Sejumlah Tersangka Buron di Berbagai Kasus Kriminal

Bajpayee juga mengakui bahwa iklim ancaman yang terus-menerus berdampak psikologis bagi para pelaku industri. “Itu pasti memengaruhi setiap orang, karena kita merasa tidak berdaya,” ujarnya. Komentar ini muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan sejumlah figur publik, termasuk sutradara Rohit Shetty dan aktor Salman Khan.

Di sisi lain, nama Ranbir Kapoor ikut terseret dalam investigasi setelah laporan menyebutkan bahwa para tersangka sempat melakukan pengintaian di kediamannya di Bandra. Ranbir saat ini tengah sibuk mempromosikan film Ramayana di berbagai kota, termasuk Hyderabad, Kolkata, dan Chennai. Laporan tersebut memicu kekhawatiran penggemar yang meminta pengamanan lebih ketat bagi aktor.

Polisi masih mendalami peran masing-masing dari sepuluh tersangka, termasuk bagaimana serangan direncanakan, siapa yang menyuplai senjata, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai motif pasti di balik pemilihan Tiger Shroff sebagai target, selain dugaan bahwa faktor pengamanan menjadi pertimbangan utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *