Berita  

Jumat Keliling Polri dan Khutbah Jumat 23 Oktober 2026: Polisi Dekat dengan Umat, Pesan Kamtibmas Mengalir

Jumat Keliling Polri dan Khutbah Jumat 23 Oktober 2026: Polisi Dekat dengan Umat, Pesan Kamtibmas Mengalir
Jumat Keliling Polri dan Khutbah Jumat 23 Oktober 2026: Polisi Dekat dengan Umat, Pesan Kamtibmas Mengalir

Sorothari – 26 Oktober 2026 | Sejumlah kegiatan kepolisian mewarnai pelaksanaan khutbah Jumat 23 Oktober 2026 di berbagai daerah. Mulai dari Muaro Jambi, Kutai Kartanegara, hingga Maluku Utara, jajaran Polri memanfaatkan momen ibadah salat Jumat untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan yang dikemas dalam program Jumat Keliling itu menyasar masjid-masjid di wilayah masing-masing dan melibatkan jamaah secara langsung.

Di Kabupaten Muaro Jambi, Polres Muaro Jambi menggelar Jumat Keliling di Masjid Addin, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko). Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026 itu dipimpin Wakapolres Muaro Jambi Kompol Aroni Candra, S.H., M.H., dan dihadiri sejumlah pejabat utama, di antaranya Kabag SDM Kompol Sri Martono, Kasi Humas AKP Saaluddin, Kasat Binmas Iptu Arifin, Kasat Tahti Iptu Sucipto, Wakapolsek Jaluko Iptu Ansori, serta KBO Binmas Ipda Suhartono. Personel Polres Muaro Jambi dan Polsek Jaluko turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca juga:
Suhu Hari Ini Panas Merata: Cirebon dan Jogja Tembus 36 Derajat, Mojokerto 37 Derajat

Dalam kesempatan itu, Kompol Aroni Candra menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa Jumat Keliling merupakan upaya Polri untuk mempererat silaturahmi dan membuka ruang komunikasi langsung dengan warga. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia juga menyinggung komitmen Polri melalui tagline Polisi Bersama Masyarakat.

Selain berdialog dengan jamaah, polisi memperkenalkan Layanan Polisi 110 yang dapat digunakan untuk melaporkan kejadian, gangguan kamtibmas, maupun kondisi yang membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat. Wakapolres mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar, serta memperkuat komunikasi dan kerja sama antarwarga sebagai langkah pencegahan potensi tindak kriminalitas.

“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Apabila masyarakat mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas, segera laporkan kepada pihak Kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” ujar Kompol Aroni Candra.

Sementara itu, di Kutai Kartanegara, Kapolres AKBP Khairul Basyar memimpin Jumat Keliling di Masjid Al-Munawwarah, Jalan Gunung Belah, Kecamatan Tenggarong. Kegiatan yang diikuti sekitar 100 jamaah itu menjadi momentum bagi Polri untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengajak warga menjaga kamtibmas. Dalam sambutannya, AKBP Khairul Basyar menegaskan bahwa kehadiran polisi tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu menyelesaikan berbagai persoalan dan konflik sosial di lingkungan warga.

“Kami ingin setiap permasalahan yang ada di masyarakat dapat diselesaikan dengan baik. Karena itu, mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Kutai Kartanegara,” pesannya.

Kapolres juga mengingatkan para orang tua agar mengawasi pergaulan anak-anak sehingga terhindar dari pergaulan bebas. Masyarakat diimbau lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya maupun menyebarkan berita bohong atau hoaks. Suasana Jumat Keliling di Tenggarong semakin bermakna dengan khutbah Jumat yang mengangkat tema “Menerima Ujian dan Cobaan yang Menimpa Diri Kita Saat Ini.” Jamaah diajak mengambil hikmah dari setiap musibah, memperkuat kesabaran, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Pesan itu dikaitkan dengan duka masyarakat atas musibah kebakaran di Jalan Danau Aji dan Jalan Kartini yang menimbulkan korban jiwa. Masyarakat diajak memberikan dukungan kepada keluarga korban dan mempererat solidaritas ketika menghadapi kesulitan.

Baca juga:
Sorotan Berita Global: Narasi Hope dari Panggung Hiburan, Keadilan, hingga Pemulihan Sosial

Sebagai bentuk kepedulian, usai salat Jumat Kapolres Kukar bersama jajaran membagikan nasi kotak kepada jamaah. Aksi sederhana itu menjadi wujud kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, Kabag Ops Kompol Ecky Widi Prawira, Kasat Narkoba AKP Aulia Hadi Rahman, Kasat Samapta AKP Nursan, serta Kasi Propam AKP Slamet Rijadi.

Di Maluku Utara, Kapolda Irjen Pol. Arif Budiman juga menjalankan program Kapolri melalui Jumat Keliling di Masjid Raya Shafful Khairaat, Sofifi, pada 23 Oktober 2026. Kegiatan itu menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas. Kapolda tampak bersalaman dengan jamaah, menegaskan kehadiran polisi di tengah umat sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

Rangkaian kegiatan Jumat Keliling ini menunjukkan pola yang sama: polisi memanfaatkan momen ibadah untuk berdialog langsung dengan warga, menyampaikan pesan kamtibmas, dan menyerap aspirasi. Program ini juga menjadi sarana sosialisasi layanan kepolisian, seperti Layanan Polisi 110, serta memperkuat pesan moral melalui khutbah Jumat 23 Oktober 2026 yang menyentuh tema kesabaran, syukur, dan kepedulian sosial.

Selain di tiga daerah tersebut, khutbah Jumat 23 Oktober 2026 juga menjadi perhatian di Aceh. Di Masjid Sirajul Munir, Tgk Muchtar mengajak jamaah mensyukuri nikmat. Dalam khutbahnya, ia mengingatkan bahwa setiap nikmat dari Allah SWT, baik berupa kesehatan, umur, harta, maupun kesempatan, adalah amanah yang harus dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Ia mengajak jamaah tidak menyia-nyiakan nikmat untuk hal yang tidak bermanfaat.

“Setiap karunia Allah hendaknya menjadi sarana untuk memperbanyak ibadah, membantu sesama, serta menebar manfaat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurut Tgk Muchtar, rasa syukur tidak cukup diucapkan melalui lisan, tetapi harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang sesuai dengan ajaran Islam. Pesan utama khutbah itu adalah menggunakan setiap nikmat Allah SWT untuk kebaikan, memperkuat ketakwaan, dan memberikan manfaat bagi sesama. Jamaah diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga amanah Allah dan menjadikan setiap nikmat sebagai jalan meraih rida-Nya.

Baca juga:
Kontroversi Nobel Perdamaian untuk Navi Pillay dan Eskalasi Militer Israel di Gaza

Di Pesisir Barat, Lampung, momen Jumat 23 Oktober 2026 juga diisi kegiatan keagamaan lain. MWCNU Kecamatan Ngambur menggelar rihlah ziarah ke makam saibatin dan ulama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 pada Kamis, 22 Oktober 2026. Ketua MWCNU Ngambur, Misbahul Anwar, menyebut ziarah itu sebagai ikhtiar merawat ingatan sejarah sekaligus meneguhkan semangat khidmah Nahdlatul Ulama.

“Hari Santri tidak hanya dimaknai sebagai peringatan seremonial, tetapi juga momentum untuk mengenang jasa para ulama, meneladani perjuangan mereka, dan meneruskan nilai-nilai kebaikan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Rihlah ziarah diawali dengan mengunjungi makam Kiai ‘Attoillah di Pondok Pesantren Roudlotussolihin, Siring Balak. Rombongan kemudian berziarah ke makam Sayyid Malik Muhammad Assyakron dan makam Pangeran Penyimbang Dalom. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan kepada para leluhur, tokoh adat, dan ulama yang telah mewariskan nilai perjuangan, keagamaan, serta kearifan lokal bagi masyarakat Kecamatan Ngambur.

Dengan beragam kegiatan tersebut, khutbah Jumat 23 Oktober 2026 bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga ruang bagi kepolisian dan organisasi keagamaan untuk menyampaikan pesan sosial. Polri melalui Jumat Keliling menegaskan komitmennya mendekatkan diri kepada masyarakat, sementara para khatib dan tokoh agama mengingatkan pentingnya syukur, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama. Hingga saat ini, kegiatan serupa dijadwalkan berlanjut di sejumlah wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga kamtibmas dan memperkuat silaturahmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *