Sorothari – 30 Oktober 2026 | Laga celtics vs bulls akan tersaji di TD Garden, Boston, pada Jumat malam waktu setempat dalam lanjutan NBA Cup Grup C. Boston Celtics datang dengan modal tiga kemenangan beruntun, sementara Chicago Bulls tengah berusaha mengakhiri tren negatif setelah menelan tiga kekalahan berturut-turut. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi Celtics untuk menyapu bersih rangkaian empat laga kandang mereka, sekaligus memperlebar jarak dari Bulls yang sedang terpuruk.
Celtics memulai musim dengan kekalahan dari Detroit Pistons, namun sejak itu mereka bangkit dengan mengalahkan New York Knicks, Chicago Bulls, dan Brooklyn Nets. Kemenangan atas Nets pada Selasa lalu berlangsung dramatis, dengan skor akhir 125-124 melalui perpanjangan waktu. Jayson Tatum menjadi bintang dalam laga tersebut dengan torehan 40 poin dan delapan assist, termasuk tembakan penentu kemenangan di detik terakhir overtime. Paul George menambahkan 20 poin, tujuh rebound, dan tujuh assist, sedangkan Derrick White menyumbang 16 poin dan tujuh assist.
Baca juga:Meski menang, performa Celtics masih menyisakan catatan. Mereka hanya memasukkan 11 dari 41 percobaan tiga angka (26,8 persen) dan sempat kehilangan keunggulan lima poin saat waktu tersisa 13,4 detik di kuarter keempat. Namun, ketenangan Tatum di masa perpanjangan waktu menyelamatkan Boston dari kekalahan. Secara keseluruhan, Tatum memimpin tim dalam poin (28,0), rebound (6,3), dan assist (8,0) per pertandingan sepanjang musim ini.
Di kubu Bulls, kekalahan 133-127 dari Knicks di kandang pada Rabu malam menjadi pukulan telak. Chicago sebenarnya sempat unggul hingga 19 poin, tetapi gagal mempertahankan keunggulan setelah kebobolan 43 poin di kuarter keempat. Norman Powell tampil impresif dengan 30 poin (10 dari 15 tembakan), disusul Caleb Wilson dengan 20 poin, enam rebound, dan empat assist. Jalen Smith dan Matas Buzelis masing-masing mencetak 17 poin. Secara tim, Bulls menembak 48 persen dari lapangan dan 18 dari 42 dari garis tiga angka, tetapi pertahanan mereka runtuh di menit-menit akhir.
Rekor Bulls saat ini adalah 1-4, dengan rata-rata 114,0 poin per pertandingan (peringkat 15 liga) dan persentase tembakan lapangan 42,1 persen. Mereka juga memiliki catatan kurang mengesankan dalam hal bola tiga angka, hanya 27,6 persen (58 dari 210). Dalam hal kehilangan bola, Bulls rata-rata 18,0 turnover per laga dan melakukan 25,0 pelanggaran pribadi. Sementara itu, Celtics yang memiliki rekor 3-1 akan berusaha memanfaatkan kelemahan tersebut.
Baca juga:Menjelang laga celtics vs bulls, Chicago masih belum diperkuat Nic Claxton, dan kondisi Patrick Williams, Jalen Smith, serta Tobe Awaka masih dipantau. Sementara itu, Boston diprediksi tampil dengan skuad lengkap. Peluang Bulls untuk menang memang tipis, mengingat performa impresif Celtics dalam beberapa pertemuan terakhir. Boston telah memenangkan lima dari enam pertemuan terakhir melawan Chicago, dengan satu-satunya kekalahan terjadi saat Bulls berhasil mengejutkan mereka.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada Senin malam, ketika Celtics menghancurkan Bulls dengan skor 134-99. Kemenangan tersebut menjadi salah satu margin terbesar dalam sejarah pertemuan kedua tim. Namun, Bulls tentu tidak ingin mengulangi hasil buruk itu. Mereka akan berusaha bangkit dan memberikan perlawanan sengit, meskipun status sebagai underdog 15,5 poin menunjukkan bahwa peluang mereka sangat kecil menurut bandar taruhan. Total poin yang diprediksi dalam laga ini adalah 230,5.
Bagi Celtics, kemenangan atas Bulls akan memperkokoh posisi mereka di puncak Grup C NBA Cup dan menjaga momentum positif. Sementara itu, Bulls berusaha keras untuk keluar dari keterpurukan dan membuktikan bahwa mereka masih kompetitif di wilayah Timur. Laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Caleb Wilson, rookie yang rata-rata mencetak 20,8 poin dan 7,0 rebound per pertandingan, untuk menunjukkan kualitasnya melawan tim elit.
Baca juga:Pertandingan celtics vs bulls akan disiarkan langsung di NBC Sports Boston dan dapat diakses melalui platform streaming Fubo yang menyediakan uji coba gratis bagi pelanggan baru. Penggemar di Indonesia dapat menyaksikan laga ini melalui layanan streaming resmi yang tersedia, dengan penyesuaian waktu tayang. NBA Cup sendiri merupakan turnamen baru yang digelar musim ini, di mana setiap pertandingan grup dihitung sebagai laga musim reguler, kecuali laga final. Format ini menambah intensitas tersendiri bagi kedua tim.
Dengan komposisi pemain yang lebih lengkap dan performa apik dalam beberapa laga terakhir, Celtics jelas diunggulkan. Namun, Bulls memiliki motivasi besar untuk membalikkan keadaan. Pertarungan antara Tatum dan Powell, serta duel di area rebound, akan menjadi kunci jalannya pertandingan. Publik Boston tentu berharap tim kesayangan mereka dapat melanjutkan tren kemenangan dan meraih hasil maksimal di hadapan pendukung sendiri.












