Spurs Bantai Kings 130-103, Wembanyama dan Champagnie Pimpin Pesta Tiga Angka

Spurs Bantai Kings 130-103, Wembanyama dan Champagnie Pimpin Pesta Tiga Angka
Spurs Bantai Kings 130-103, Wembanyama dan Champagnie Pimpin Pesta Tiga Angka

Sorothari – 31 Oktober 2026 | San Antonio Spurs meraih kemenangan kandang pertama mereka musim ini setelah menundukkan Sacramento Kings dengan skor meyakinkan 130-103 dalam laga spurs vs kings di Frost Bank Center, San Antonio, Texas, Selasa malam waktu setempat (27/10/2026). Victor Wembanyama menjadi bintang dengan 29 poin dan 10 rebound, sementara Julian Champagnie menyumbang 26 poin berkat delapan tembakan tiga angka. Kekalahan ini membuat Kings belum sekalipun menang dalam empat pertandingan awal musim, sementara Spurs menyeimbangkan rekor menjadi 2-2.

Sejak lompatan bola pertama, Spurs sudah menunjukkan intensitas yang berbeda. De’Aaron Fox, mantan pemain Kings, langsung melepas alley-oop kepada Wembanyama untuk membuka skor. Pola itu berulang sepanjang kuarter pertama: Wembanyama dengan mudah menyelesaikan umpan-umpan matang dari Fox, Stephon Castle, dan Devin Vassell. Dalam enam menit pertama saja, pemain setinggi 7 kaki 4 inci itu sudah mencetak 15 poin, termasuk empat dunk, dengan akurasi 7 dari 10 tembakan. Vassell turut memanaskan mesin serangan Spurs dengan tiga tembakan tiga angka tanpa gagal dalam lima menit awal.

Baca juga:
Krisis Manchester United: Gullit Minta Kesabaran, Martinez Minta Maaf Usai Kritik Manajemen

Dominasi Spurs berlanjut hingga kuarter kedua. Champagnie, yang masuk dari bangku cadangan, tiba-tiba menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Kings. Ia mencetak delapan dari sepuluh percobaan tripoinnya di paruh pertama, sebagian besar dari sudut lapangan yang terbuka lebar. San Antonio menutup babak pertama dengan keunggulan 80-54, sebuah angka yang mencerminkan betapa tumpulnya pertahanan Sacramento malam itu. Sepanjang laga, Spurs melepaskan 37 tembakan tripoin dan berhasil memasukkan 17 di antaranya, melampaui catatan 15 tripoin mereka saat mengalahkan Dallas Mavericks pada 24 Oktober lalu.

Bagi Kings, hasil ini memperpanjang awal musim yang buruk. Mereka sudah tertinggal jauh sebelum laga benar-benar dimulai, dan tidak pernah menemukan ritme untuk bangkit. Domantas Sabonis masih menjadi pencetak poin terbanyak dengan 20 poin, 14 rebound, dan delapan asis. De’Andre Hunter menambahkan 24 poin, sedangkan Zach LaVine mengemas 22 poin. Namun, upaya trio tersebut tidak cukup untuk menutupi rapuhnya pertahanan tim yang terus dibombardir tembakan luar ruang Spurs.

Pelatih dan pengamat di Sacramento sudah lama menyoroti problem pertahanan sebagai kelemahan utama tim. Malam ini menjadi pengingat keras bahwa perjalanan menuju identitas defensif yang diidamkan masih panjang. Spurs, di sisi lain, tampil seperti tim yang siap bersaing di level tertinggi. Dengan lima pemain starter yang semuanya mencetak dua digit poin dan tambahan kontribusi dari bangku cadangan, San Antonio memperlihatkan kedalaman skuad yang mengesankan. Dylan Harper menutup pertandingan dengan 13 poin, enam rebound, dan enam asis.

Baca juga:
Chelsea Pantau Pasar Argentinos Juniors dan Incar Tomas Aranda

Kemenangan ini juga menjadi pembalasan atas dua kekalahan kandang sebelumnya dari Oklahoma City Thunder dan Houston Rockets. Pada dua laga itu, serangan Spurs sempat macet, terutama di paruh pertama. Namun, melawan Kings, mereka langsung tancap gas dengan 39 poin di kuarter pertama dan 80 poin saat turun minum, keduanya merupakan rekor tertinggi musim ini untuk satu kuarter dan satu babak. “Kami merasa hari ini apa yang seharusnya kami lakukan dan apa yang tidak,” ujar Wembanyama usai laga. “Dan kami benar-benar menunjukkan kemajuan sepanjang pertandingan. Jadi, saya harap kami bisa mempertahankan hal-hal baik yang kami lakukan.”

Bagi Wembanyama, performa ini menjadi titik balik setelah penampilan buruk di laga pembuka musim. Sang kandidat MVP perlahan menemukan sentuhannya, dan melawan Kings ia tampil sebagai kekuatan yang sulit dibendung. Kombinasi mobilitas, jangkauan, dan insting mencetak angka membuatnya nyaris tak terbendung di area terlarang. Sementara itu, Champagnie mencuri perhatian dengan tembakan-tembakan tripoinnya yang efisien, menjadikannya ancaman tambahan yang sering diabaikan lawan.

Kings kini menghadapi tekanan besar. Rekor 0-4 membuat posisi mereka di klasemen semakin tidak nyaman, dan jadwal berikutnya tidak akan semakin mudah. Masalah cedera yang mendera beberapa pemain kunci turut memperkeruh situasi. Meski demikian, musim masih panjang, dan Kings memiliki cukup waktu untuk berbenah. Pertanyaan besarnya adalah apakah mereka mampu memperbaiki pertahanan sebelum laju kekalahan ini semakin dalam. Spurs, dengan modal kemenangan meyakinkan ini, akan berusaha mempertahankan konsistensi saat melakoni laga-laga berikutnya.

Baca juga:
Profil Jude Bellingham: Bintang Inggris yang Bersinar di Piala Dunia 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *