Sorothari – 25 Oktober 2026 | Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, harus mengakhiri perjuangannya di French Open 2026 setelah kalah dari wakil China, Hu Zhe An, pada babak perempat final yang berlangsung di Arena Grand Paris, Prancis, Jumat (23/10/2026) malam waktu setempat. Alwi menyerah dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 12-21 dalam pertandingan yang berlangsung selama 44 menit.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Alwi yang sebelumnya tampil impresif sebagai juara Indonesia Masters 2026. Pebulu tangkis peringkat 10 dunia itu mengaku kehilangan momentum di gim pertama setelah sempat memimpin jauh 14-8. Hu Zhe An mampu membalikkan keadaan dan mendominasi jalannya pertandingan hingga akhir.
Baca juga:“Semua terjadi begitu cepat, saya juga belum bisa mengatakan apa yang menyebabkan kehilangan momentum tadi. Setelah ini akan diskusi dengan pelatih untuk evaluasi,” kata Alwi melalui keterangan Humas PP PBSI.
Alwi menyayangkan kegagalannya mempertahankan keunggulan di gim pertama. Menurutnya, kesalahan tersebut menjadi titik balik yang membuat tekanan terus menghantuinya sepanjang sisa pertandingan. “Sepanjang sisa laga saya merasa tertekan dan untuk mencari titik baliknya sangat sulit. Saya sudah berusaha tapi kondisi badan juga ternyata tidak sebaik minggu lalu,” ujarnya.
Selain faktor kebugaran, Alwi juga mengakui bahwa Hu Zhe An tampil lebih baik dan lebih percaya diri. “Hu Zhe An lebih percaya diri bermain di level atas dan lebih improve dari permainannya,” pungkas Alwi.
Baca juga:Dengan tersingkirnya Alwi Farhan, harapan tunggal putra Indonesia di French Open 2026 kini bertumpu pada Moh Zaki Ubaidillah. Pebulu tangkis muda yang tengah naik daun itu berhasil melangkah ke semifinal setelah mengalahkan wakil Taiwan, Chi Yu Jen, dua gim langsung 21-15 dan 21-13.
Kemenangan tersebut membawa Zaki ke semifinal pertamanya di level Super 750 sejak bergabung dengan Pelatnas Cipayung pada Desember 2024. “Semifinal pertama di level Super 750 menjadi bagian lain pencapaian saya tahun ini. Tidak menyangka tapi saya selalu belajar dari semua pertandingan,” kata Zaki.
Di babak semifinal, Zaki akan menghadapi tantangan berat dari tuan rumah sekaligus juara dunia, Alex Lanier. Pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Zaki untuk membuktikan kemampuannya di level tertinggi.
Baca juga:Sementara itu, Alwi Farhan akan memanfaatkan waktu untuk berdiskusi dengan pelatih guna mengevaluasi penampilannya. Ia bertekad memperbaiki kekurangan dan kembali berjuang di turnamen berikutnya. “Saya akan belajar dan berjuang lagi ke depan,” tutupnya.












