Sorothari – 29 Oktober 2026 | Utah Jazz harus menelan kabar pahit di awal musim reguler NBA 2026/2027. Penyerang andalan mereka, Jaren Jackson Jr., dipastikan menepi selama enam hingga delapan pekan setelah mengalami robekan ligamen medial collateral ligament (MCL) pada lutut kanannya. Cedera tersebut terjadi saat Jazz kalah 110-105 dari Memphis Grizzlies pada Senin malam, 26 Oktober 2026, waktu setempat.
Berdasarkan pernyataan resmi klub, Selasa, 27 Oktober 2026, Jackson akan menjalani evaluasi ulang dalam enam pekan. Meski demikian, laporan ESPN menyebutkan bahwa pemain berusia 27 tahun itu tidak memerlukan tindakan operasi. Cedera bermula pada kuarter pertama ketika garda Memphis, Ty Jerome, terjatuh dan menimpa kaki kanan Jackson.
Baca juga:Absennya Jaren Jackson Jr. menjadi pukulan telak bagi Jazz yang baru memainkan empat pertandingan. Tim asuhan pelatih kepala Will Hardy tersebut mengawali musim dengan catatan 1-3 setelah menelan dua kekalahan beruntun, termasuk kekalahan di kandang sendiri dari Grizzlies.
Markkanen Masih Diragukan
Selain Jackson, Jazz juga kehilangan Lauri Markkanen pada pertandingan yang sama. Penyerang asal Finlandia itu mengalami cedera pergelangan tangan kanan terkilir di kuarter pertama saat berusaha melewati hadangan pemain lawan. Markkanen saat ini berstatus day-to-day dan belum dipastikan bisa tampil pada laga berikutnya.
Kabar baiknya, cedera Markkanen tidak separah Jackson. Pemain berusia 29 tahun itu tetap menjadi andalan utama Jazz dalam mencetak angka. Pada musim 2025/2026, ia mencatat rata-rata poin tertinggi dalam kariernya, yakni 26,7 poin per pertandingan, meski hanya tampil dalam 42 laga.
Dengan kondisi ini, lini depan Jazz dipastikan limbung. Jusuf Nurkić, yang diproyeksikan menjadi center utama, masih menepi karena cedera kaki kanan yang dideskripsikan klub sebagai robekan kedua pada plantar plate. Nurkić dijadwalkan menjalani evaluasi ulang pada awal November. Sementara itu, Walker Kessler sudah hengkang ke Los Angeles Lakers melalui sign-and-trade pada musim panas lalu setelah terjadi kebuntuan kontrak.
Baca juga:Untuk sementara, Jazz kemungkinan besar akan mengandalkan Jaxson Hayes, Mo Bamba, dan Kyle Filipowski di area pertahanan dalam. Kombinasi ini tentu belum ideal mengingat kualitas dan pengalaman mereka di kompetisi NBA.
Spurs Datang dengan Modal Positif
Di sisi lain, San Antonio Spurs datang ke Delta Center, Salt Lake City, pada Rabu malam, 28 Oktober 2026, dengan kepercayaan diri tinggi. Spurs membawa rekor 2-2 setelah mengalahkan Sacramento Kings 130-103 pada 27 Oktober 2026. Victor Wembanyama tampil dominan dengan 29 poin dan 10 rebound dalam kemenangan tersebut.
Jazz sendiri memasuki pertandingan melawan Spurs dengan tekanan besar. Selain kehilangan dua pemain inti, mereka juga harus segera menemukan konsistensi permainan jika tidak ingin semakin terpuruk di klasemen wilayah Barat. Pertandingan ini menjadi ujian bagi kedalaman skuad dan kemampuan Hardy meracik strategi tanpa pemain-pemain kunci.
Daftar Cedera Pemain Bintang di Awal Musim
Cedera yang menimpa Jaren Jackson Jr. bukan satu-satunya di minggu pertama NBA 2026/2027. Intensitas pertandingan yang tinggi membuat sejumlah bintang harus menepi. Berikut daftar pemain yang cedera berdasarkan laporan yang dihimpun:
Baca juga:- Paolo Banchero (Orlando Magic): cedera pergelangan kaki, absen 4-6 pekan.
- Anthony Edwards (Minnesota Timberwolves): operasi artroskopi lutut, absen hingga 2 bulan.
- Jaren Jackson Jr. (Utah Jazz): robekan MCL lutut kanan, absen 6-8 pekan.
- Jalen Williams (Oklahoma City Thunder): dislokasi pergelangan kaki dan patah tulang fibula, berpotensi absen hingga akhir musim.
Meski demikian, Jazz masih memiliki harapan bahwa Markkanen dapat segera kembali. Klub menyatakan akan memberikan pembaruan kondisi pemain secara berkala. Sambil menunggu, Utah harus bertahan dengan sumber daya yang ada dan berusaha menghindari kekalahan beruntun lebih lanjut.
Laga melawan Spurs menjadi kesempatan bagi pemain pengganti untuk menunjukkan kemampuan. Namun, tanpa Jaren Jackson Jr. dan kemungkinan tanpa Markkanen, misi meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri jelas tidak mudah. Jazz akan kembali beraksi pada akhir pekan dengan situasi yang masih belum pasti.












