Sorothari – 30 Oktober 2026 | PSIS Semarang akan menjamu Persikad Depok dalam laga penting lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (1/11/2026) pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim yang tengah bersaing ketat di papan atas klasemen sementara Grup A. Persikad Depok saat ini mengoleksi 12 poin, unggul dua angka atas PSIS Semarang yang mengumpulkan 10 poin.
Bagi PSIS, kemenangan akan membawa mereka mengoleksi 13 poin dan melewati Persikad di klasemen. Dukungan publik tuan rumah di Stadion Jatidiri diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi skuad Mahesa Jenar untuk tampil agresif sejak awal. Pelatih Widodo Cahyono Putro pun menargetkan tiga poin penuh guna menjaga persaingan di papan atas.
Baca juga:Namun, PSIS Semarang datang dengan modal kurang menggembirakan. Pada pekan ketujuh, mereka tumbang 1-2 dari PSMS Medan di kandang lawan. Kekalahan itu memperpanjang tren negatif menjadi tiga laga beruntun tanpa kemenangan. Sebelumnya, Mahesa Jenar kalah 1-3 dari Persiraja Banda Aceh dan ditahan imbang 0-0 oleh PSGC Ciamis.
Meski demikian, awal musim PSIS sebenarnya cukup impresif dengan torehan tiga kemenangan dan satu imbang. Sayangnya, konsistensi itu sirna dalam beberapa pekan terakhir. Widodo Cahyono Putro mengakui timnya memiliki pekerjaan rumah besar, terutama dalam hal mencetak gol. Dari tiga laga terakhir, PSIS selalu kesulitan membobol gawang lawan dan baru mencetak gol di menit-menit akhir. Saat melawan PSMS, gol baru tercipta pada menit ke-90+8 melalui Fitra Ridwan, sementara ketika kalah dari Persiraja, gol baru hadir pada menit ke-88.
Masalah produktivitas gol menjadi sorotan utama. Kehadiran Felipe Cadenazzi diharapkan menjadi solusi. Penyerang asal Argentina itu didatangkan untuk menggantikan Rafinha dan telah menjalani dua laga bersama PSIS tanpa mencetak gol. Cadenazzi bukan nama asing di sepak bola Indonesia; ia pernah memperkuat Borneo FC dengan torehan 15 gol pada Liga 1 2023/2024 dan PSMS Medan dengan 12 gol dari 20 penampilan di Championship 2025/2026. Dengan postur 1,91 meter, ia diharapkan menjadi target man yang bisa menjadi tumpuan serangan udara dan bola panjang.
Baca juga:Di sisi lain, COO PSIS Semarang, Fariz Julinar Maurisal, angkat bicara terkait hasil kurang memuaskan sepanjang Oktober 2026. Dari empat pertandingan, PSIS hanya meraih empat poin. Melalui akun Instagram pribadinya, Fariz meminta seluruh elemen tim tetap bekerja keras dan fokus menghadapi laga berikutnya. “Semua kerja keras sudah kita lakukan walaupun hasil belum berpihak kepada kita, terus fokus dan berjuang untuk setiap laga selanjutnya PSIS Semarang Yoh Iso Yoh,” tulisnya.
Sementara itu, Persikad Depok datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengoleksi 12 poin. Tim tamu berambisi mempertahankan keunggulan dan mencuri hasil positif di Semarang. Laga ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim memiliki kepentingan besar dalam perebutan posisi di papan atas.
Kemenangan atas Persikad akan menjadi obat bagi PSIS Semarang untuk bangkit dari tren negatif sekaligus membuka peluang kembali ke jalur promosi. Sebaliknya, kekalahan akan semakin menjauhkan mereka dari puncak klasemen. Pertandingan di Stadion Jatidiri pun menjadi ajang pembuktian bagi Mahesa Jenar untuk menunjukkan kualitas di hadapan pendukung sendiri.
Baca juga:











