Sorothari – 31 Oktober 2026 | Laga bucks vs pacers di Fiserv Forum, Milwaukee, berakhir dengan kemenangan tuan rumah 110-102 atas Indiana Pacers pada Senin malam waktu setempat. Tyler Herro tampil sebagai motor serangan dengan mencatat 23 poin, 10 rebound, dan tujuh assist, membawa Milwaukee Bucks meraih kemenangan perdana mereka di musim ini setelah sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun. Hasil ini sekaligus menghindarkan Bucks dari start 0-4 terburuk sejak musim 1976-77, ketika klub itu kalah dalam lima pertandingan pertama dan mengakhiri musim dengan rekor 30-52.
Kemenangan tersebut tidak datang dengan mudah. Pacers sempat membangun keunggulan 11 poin saat turun minum, tetapi performa mereka anjlok drastis di paruh kedua. Indiana hanya mampu mencetak 3 dari 22 percobaan tembakan tiga angka setelah jeda, sebuah catatan yang menjadi biang keladi runtuhnya keunggulan mereka di depan penonton yang tidak terlalu ramai.
Baca juga:Selain Herro, Bucks mendapat kontribusi berarti dari Ryan Rollins dengan 19 poin, Kyle Kuzma 17 poin, serta Kel’el Ware yang menorehkan 16 poin dan 14 rebound. Bagi Ware, mantan pemain Indiana Hoosier itu, ini merupakan double-double kedua secara beruntun. Dari kubu Pacers, Tyrese Haliburton memimpin dengan 22 poin, sembilan assist, dan enam rebound, disusul Pascal Siakam yang mencatat 20 poin, 13 rebound, dan enam assist.
Pacers Kehilangan Zubac dan Sejumlah Pilar
Kekalahan ini memperpanjang daftar masalah Pacers yang tampil tanpa sejumlah pemain penting. Ivica Zubac absen akibat cedera pergelangan kaki kiri yang dialaminya saat Indiana mengalahkan Brooklyn Nets 136-109 sehari sebelumnya. Tanpa kehadiran Zubac yang biasa mengisi area paint, Pacers kehilangan daya saing di bawah ring.
Hal itu terlihat jelas dari statistik rebound. Indiana kalah dalam perebutan bola pantul dengan selisih 45-34, dan lebih buruk lagi, mereka kebobolan 24 poin dari second chance points sementara hanya mencetak delapan. Kel’el Ware menjadi momok di papan rebound Milwaukee, dan nyaris setiap momen krusial di paruh kedua berujung pada offensive rebound Bucks yang berbuah poin tambahan.
Baca juga:Selain Zubac, Pacers juga tidak diperkuat T.J. McConnell yang menderita hamstring strain, Andrew Nembhard karena masalah punggung, serta Ben Sheppard yang mengalami meniscus tear. Kondisi ini memaksa pelatih menurunkan rotasi terbatas dan menempatkan beban lebih besar pada pemain inti yang tersisa.
Momentum Berbalik di Kuarter Keempat
Pergantian momentum terjadi di awal kuarter keempat. Sebuah turnover dari Indiana dimanfaatkan Nate Ament untuk mencetak dunk yang memecah kedudukan imbang 86-86 dan membawa Milwaukee memimpin untuk selamanya dengan waktu tersisa 10:08. Dunk tersebut menjadi pembuka laju 8-0 Bucks, sementara Pacers gagal mencetak angka dari enam percobaan tembakan pertama mereka di kuarter penutup.
Bagi Indiana, satu-satunya titik terang dalam laga ini adalah konsistensi Obi Toppin. Empat pertandingan memasuki musim ini, Toppin selalu mencetak dua digit angka, termasuk 14 poin dan enam rebound melawan Bucks. Ia rata-rata mencetak hampir 16 poin per game sejauh musim berjalan, meski pada laga ini hanya memasukkan 2 dari 7 percobaan tiga angkanya. Sepanjang musim, akurasi tembakan tripoinnya masih berada di angka 44 persen, angka yang menjanjikan mengingat musim lalu ia hanya tampil dalam 24 pertandingan akibat cedera.
Baca juga:Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Bucks untuk bangkit setelah awal musim yang buruk. Sementara itu, kekalahan kedua dalam dua malam berturut-turut menambah tekanan bagi Pacers yang masih harus menunggu kepastian kondisi Zubac dan sejumlah pemain cedera lainnya. Jadwal berikutnya akan menjadi ujian bagi kedua tim dalam mempertahankan konsistensi performa di tengah padatnya kompetisi.












