Penuhi Janji, Anwar Ibrahim Buat Harga BBM Malaysia Lebih Murah Dibandingkan Saudi

Penuhi Janji, Anwar Ibrahim Buat Harga BBM Malaysia Lebih Murah Dibandingkan Saudi
Penuhi Janji, Anwar Ibrahim Buat Harga BBM Malaysia Lebih Murah Dibandingkan Saudi

Sorothari – 15 Juli 2026 | Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyatakan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) di negaranya kini lebih rendah dibandingkan Arab Saudi. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk realisasi janji yang pernah ia ucapkan sebelumnya. Penuhi janji, Anwar Ibrahim buat harga BBM Malaysia lebih murah dibandingkan Saudi terbukti setelah ia memaparkan data perbandingan harga di parlemen.

Dalam sesi tanya jawab di Dewan Rakyat Malaysia pada Selasa (14/7/2026), Anwar menjelaskan bahwa Malaysia tidak seharusnya dibandingkan dengan negara-negara nonprodusen minyak yang memiliki harga BBM jauh lebih tinggi.

Baca juga:
AMPG Kecam Deddy Sitorus Sebut Bahlil Bolu Ketan, Desak Minta Maaf

“Kita tidak boleh membandingkan Malaysia dengan negara-negara yang bukan produsen minyak dan karenanya memiliki harga bahan bakar yang jauh lebih tinggi. Kita seharusnya membandingkan diri kita dengan Qatar dan Arab Saudi,” ujarnya, seperti dikutip dari The Star.

Anwar kemudian memaparkan perubahan harga BBM di Malaysia dan membandingkannya dengan negara-negara Teluk, terutama Arab Saudi. Ia mengingatkan bahwa ketika dirinya dulu menyerukan penurunan harga bensin menjadi 1,50 ringgit Malaysia per liter, harga di Arab Saudi saat itu hanya sekitar 0,50 ringgit. Namun, kini harga bensin di Malaysia tercatat sekitar 1,99 ringgit per liter, sementara Arab Saudi sudah mencapai 2,40 ringgit per liter.

“Ketika sebelumnya kita menyerukan agar harga bensin diturunkan menjadi 1,50 ringgit, harga di Arab Saudi sekitar 0,50 ringgit. Hari ini, harga kita sekitar 1,99 ringgit, sedangkan harga di Arab Saudi lebih dari 2,40 ringgit. Qatar dan bahkan Uni Emirat Arab (UEA) menaikkan harga bahan bakar dua bulan lalu. UEA juga merupakan produsen minyak dan gas utama,” tuturnya.

Menurut Anwar, kondisi ini mencerminkan realitas ekonomi yang berubah dan keberhasilannya menepati janji. “Oleh karena itu, saya pernah berjanji bahwa harga bahan bakar Malaysia akan lebih rendah daripada di Arab Saudi. Itu sudah terpenuhi,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anwar juga menyinggung soal bantuan pemerintah yang lebih besar dibandingkan era pemerintahan mantan Perdana Menteri Najib Razak. Ia menyebutkan program-program seperti STR (Sumbangan Tunai Rahmah), Sara, bensin RON95, dan Budi Diesel sebagai bentuk subsidi yang membuat harga BBM tetap terjangkau.

“Secara keseluruhan, bantuan yang diberikan jauh lebih tinggi daripada sebelumnya. Itu adalah fakta,” tambahnya.

Pernyataan Anwar ini menjadi sorotan karena merupakan realisasi dari janji politiknya yang sempat diragukan. Dengan harga BBM Malaysia yang kini lebih murah dibandingkan Arab Saudi, ia menunjukkan bahwa kebijakan pemerintahannya berhasil menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga minyak global.

Penuhi janji, Anwar Ibrahim buat harga BBM Malaysia lebih murah dibandingkan Saudi juga memperkuat posisinya sebagai pemimpin yang memprioritaskan kesejahteraan rakyat. Keberhasilan ini diharapkan dapat meredakan kritik yang sebelumnya muncul terkait kebijakan energi Malaysia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *