Rekan dan Keluarga Bantah Narasi Miras dalam Kematian Brigadir Eko Winarno

Rekan dan Keluarga Bantah Narasi Miras dalam Kematian Brigadir Eko Winarno
Rekan dan Keluarga Bantah Narasi Miras dalam Kematian Brigadir Eko Winarno

Sorothari – 24 Juli 2026 | Kematian Brigadir Eko Winarno di Kos Tanjabtim, warga baru tahu subuh, menimbulkan polemik. Keluarga korban dengan tegas membantah narasi yang menyebutkan bahwa Brigadir Eko tewas setelah mengonsumsi minuman keras bersama lima rekannya. Seorang kerabat dekat mengungkapkan bahwa sejak kecil hingga berkeluarga, almarhum tidak pernah mengenal alkohol atau narkoba. “Tentu itu sangat tidak betul, saya sangat mengenal Eko, selama hidupnya dari dia lahir sampai berkeluarga, tidak kenal minuman alkohol, tidak pernah kenal narkoba,” ujarnya di Jambi, Jumat (24/7/2026).

Polda Jambi bergerak cepat menangani kasus ini. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jambi Kombes Erlan Munaji mengonfirmasi bahwa penyidik telah memeriksa 13 saksi secara maraton, terdiri dari lima anggota Polres Tanjung Jabung Timur dan delapan warga sipil. Delapan saksi sipil tersebut meliputi pihak keluarga, dokter, dan tetangga rumah kos tempat Brigadir Eko ditemukan meninggal. “Dari ke-13 saksi yang sudah diperiksa tim penyidik Polda terdapat lima anggota Polres Tanjabtim, sedangkan sisanya dari kalangan warga sipil,” kata Erlan di Jambi, Kamis (23/7). Pemeriksaan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Jambi.

Baca juga:
Polda Aceh Ungkap Motif Perampokan Toko Emas oleh Oknum Polisi Bripda MZ

Kerabat Brigadir Eko menilai bahwa narasi miras justru menambah beban keluarga. Ia menyebut Eko tidak hanya menjadi korban dugaan pembunuhan, tetapi juga korban pemberitaan yang membangun persepsi negatif. Menurutnya, Brigadir Eko adalah suami dan ayah dari dua anak yang menjadi tulang punggung keluarga, serta dikenal taat beragama. “Saya meyakini betul, dia anak yang baik, sangat bertanggungjawab. Dia bahkan khatam Alquran,” katanya.

Kematian Brigadir Eko Winarno di Kos Tanjabtim ini mendapat atensi dari Mabes Polri. Kombes Erlan Munaji menegaskan bahwa proses penyelidikan berjalan mendalam dan menyeluruh. “Kita tunggu hasilnya karena proses pemeriksaan masih berlanjut secara maraton dan penyelidikan kasus tersebut menjadi perhatian serius serta mendapat atensi dari Mabes Polri,” ujarnya. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian masih belum diumumkan, dan keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.

Baca juga:
Richard Lee Pingsan di Tahanan, Majelis Hakim Minta Perbarui Dokumen Medis

Peristiwa Kematian Brigadir Eko Winarno di Kos Tanjabtim, warga baru tahu subuh, menyisakan duka mendalam sekaligus tanda tanya besar. Masyarakat setempat mengaku kaget saat mengetahui kejadian tersebut. Sejumlah tetangga rumah kos di Tanjung Jabung Timur telah dimintai keterangan sebagai saksi. Polisi mengimbau agar masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi.

Kematian Brigadir Eko Winarno di Kos Tanjabtim kini menjadi perhatian publik, terutama di kalangan internal Polri. Polda Jambi terus berkoordinasi dengan tim dari Mabes Polri untuk mengungkap fakta di balik tewasnya anggota Bagops Polres Tanjabtim tersebut. Proses investigasi masih berlangsung, dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan kepada publik setelah ada hasil yang jelas.

Baca juga:
Polisi Selidiki Warga di Depok Diteror Tetangga Sejak 2024

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *