Sorothari – 28 Juli 2026 | Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, mencatat pendapatan fantastis dari hak citra sepanjang musim 2024/2025. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan pengelola hak citra pemain asal Portugal itu, BF8 Sports, Fernandes meraup lebih dari 9 juta poundsterling atau setara Rp216 miliar dari hak citra. Jika ditambahkan dengan gaji klub yang mencapai 300 ribu poundsterling per pekan, total pendapatannya tembus Rp11,4 miliar setiap minggu.
Laporan yang dikutip Manchester Evening News menyebutkan bahwa BF8 Sports membukukan pendapatan sebesar 9,5 juta poundsterling, meningkat 1,1 juta poundsterling dibanding periode sebelumnya. Setelah dipotong biaya operasional dan kewajiban lainnya, keuntungan bersih yang diterima Fernandes mencapai sekitar 9,2 juta poundsterling atau Rp220 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 176 ribu poundsterling per pekan hanya dari hak citra.
Baca juga:Hak citra sendiri merupakan hak hukum bagi individu untuk mengontrol dan memanfaatkan identitas pribadi mereka, seperti nama, foto, suara, rupa, atau tanda tangan, dari penggunaan komersial tanpa izin. Performa gemilang Fernandes di lapangan menjadi faktor utama meningkatnya nilai komersial sang pemain. Meskipun gagal membawa Portugal meraih hasil maksimal di Piala Dunia 2026, gelandang berusia 31 tahun itu tetap menjadi aset berharga bagi Manchester United.
Di tengah rumor ketertarikan klub Liga Arab Saudi, Manchester United tetap menganggap Fernandes sebagai bagian penting dari proyek pelatih Michael Carrick. Kontraknya masih berlaku hingga 2027 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Fernandes juga dinobatkan sebagai kapten tim dan menjadi sosok sentral di lini tengah Setan Merah.
Baca juga:Musim 2025/2026 menjadi salah satu musim terbaik bagi Fernandes secara finansial. Dengan total pemasukan mencapai hampir 476 ribu poundsterling per pekan, ia menjadi salah satu pemain dengan pendapatan tertinggi di Liga Inggris. Kombinasi gaji klub dan hak citra menunjukkan betapa bernilainya sang pemain di mata sponsor dan klub.
Keberhasilan Fernandes dalam mendongkrak pendapatan dari hak citra juga mencerminkan tren baru di sepak bola modern, di mana pemain tidak hanya mengandalkan gaji tetapi juga memanfaatkan popularitas mereka di luar lapangan. Dengan pengelolaan yang baik, hak citra bisa menjadi sumber pendapatan yang signifikan, seperti yang ditunjukkan oleh Fernandes.
Baca juga:Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak klub atau pemain terkait kemungkinan perpanjangan kontrak atau tawaran dari klub lain. Namun, dengan performa dan nilai komersial yang terus meningkat, Bruno Fernandes diprediksi akan tetap menjadi salah satu pemain paling berharga di dunia dalam beberapa tahun ke depan.













