Hasil Como vs RB Leipzig di Liga Champions: Skuad Fabregas Menang Telak 4-1

Sorothari – 13 September 2026 | Pertandingan pembuka fase grup Liga Champions 2026/2027 mempertemukan como vs rb leipzig di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Laga debut bersejarah di kompetisi tertinggi Eropa ini berakhir manis bagi wakil Italia setelah Como 1907 sukses membungkam tim tamu RB Leipzig dengan skor meyakinkan 4-1 di hadapan publik sendiri.

Tampil di hadapan 11.000 pendukung yang memadati stadion pascarenovasi, skuad asuhan Cesc Fabregas langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Como mendominasi penguasaan bola dan membuat lini pertahanan wakil Jerman tersebut kerepotan menjaga kerapatan antarlini.

Baca juga:
Randal Kolo Muani Resmi ke Juventus dalam Daftar Transfer Termahal Serie A

Dominasi dan Pesta Gol Como di Sinigaglia

Kebuntuan akhirnya terpecah pada menit ke-15. Berawal dari umpan silang Anastasios Douvikas yang gagal dihalau dengan sempurna oleh lini belakang tim tamu, bola liar langsung disambar oleh Martin Baturina. Gelandang serang asal Kroasia tersebut sempat mengecoh pemain bertahan lawan sebelum melepaskan sepakan mendatar akurat ke pojok kiri bawah gawang Maarten Vandevoordt.

RB Leipzig asuhan Martin Demichelis sempat berupaya merespons ketertinggalan melalui skema serangan cepat. Christopher Nkunku mengirimkan umpan matang kepada Antonio Nusa yang berhasil merangsek ke kotak penalti. Namun, peluang emas pemain sayap Norwegia tersebut berhasil dimentahkan secara brilian oleh kiper Como, Jean Butez.

Memasuki menit ke-38, Como justru berhasil menggandakan keunggulan. Martin Baturina kembali menunjukkan kelasnya dengan melewati adangan gelandang Leipzig di lini tengah, lalu menyodorkan umpan terobosan terukur kepada Douvikas. Penyerang internasional Yunani itu sukses mengatasi kawalan bek lawan dan menceploskan bola ke sudut gawang, mengunci keunggulan 2-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua duel como vs rb leipzig, ritme permainan tidak banyak berubah. Como memperlebar jarak menjadi 3-0 pada menit ke-54. Nico Paz mengirimkan umpan matang ke sisi kanan yang langsung dimaksimalkan oleh Assane Diao melalui tembakan keras terarah dari dalam kotak penalti.

RB Leipzig sempat membalas dan memperkecil kedudukan empat menit berselang. Pada menit ke-58, kerja sama antara Christopher Nkunku dan Andrija Maksimovic berbuah gol setelah sepakan mendatar Maksimovic dari luar kotak penalti menembus jala Jean Butez. Skor berubah menjadi 3-1.

Baca juga:
Jose Mourinho Desak Real Madrid Rekrut Rodri, Los Blancos Diam-Diam Incar Michael Olise

Meski Leipzig melakukan sejumlah rotasi pemain untuk meningkatkan intensitas serangan, Como tetap tampil solid mengontrol transisi. Kemenangan telak I Lariani akhirnya dipastikan pada menit ke-90 setelah Maximo Perrone mencetak gol penutup untuk menyegel keunggulan 4-1 bagi tuan rumah.

Performa Gemilang Martin Baturina dan Nico Paz

Kemenangan besar ini menyorot peran sentral duo gelandang kreatif Como, Martin Baturina dan Nico Paz. Baturina yang mengenakan nomor punggung 20 tampil luar biasa dengan sumbangan satu gol dan satu asis sebelum ditarik keluar pada menit ke-66 untuk digantikan Marc Oliver Kempf.

Catatan ini kian mempertegas produktivitas pemain kelahiran Februari 2003 tersebut. Sejak diboyong dari Dinamo Zagreb pada bursa transfer musim panas 2025, Baturina telah membukukan 11 gol dan 6 asis dari 38 penampilan di semua ajang. Ia berulang kali mencetak gol dan asis dalam satu laga pada pertandingan penting, termasuk saat menghadapi Lazio, Torino, dan Napoli.

Sementara itu, Nico Paz yang dipermanenkan dari Real Madrid dengan nilai transfer 60 juta euro turut menjadi kreator penting lewat dua kontribusi umpan gol. Pemain muda Argentina tersebut mengungkapkan rasa bahagianya atas atmosfer tim dan keputusannya bertahan di Como.

Menurut Nico Paz, kemenangan telak pada laga perdana Liga Champions ini adalah malam bersejarah yang membuktikan kualitas proyek sepak bola yang tengah dibangun oleh Como. Ia merasa telah mengambil keputusan tepat dengan memilih bertahan bersama skuad asuhan Cesc Fabregas untuk terus mengembangkan potensinya di level tertinggi kompetisi antarklub Eropa.

Baca juga:
Langkah Club America di Leagues Cup Terhenti dan Perubahan Komposisi Skuad

Evaluasi Taktis dan Kerapuhan Pertahanan RB Leipzig

Di sisi lain, kekalahan pada laga como vs rb leipzig menjadi pukulan berat bagi Die Roten Bullen. Hasil ini memperpanjang tren negatif skuad asuhan Martin Demichelis setelah sebelumnya takluk 1-3 dari Werder Bremen di kompetisi domestik Bundesliga.

Skema transisi cepat Como berulang kali mengekspos celah besar di lini tengah dan pertahanan Leipzig. Skuad Demichelis dinilai gagal menerapkan tekanan secara kolektif, sehingga lawan mampu menciptakan situasi keunggulan pemain (overload) hanya dengan dua hingga tiga operan terukur dari lini belakang.

Kerapuhan organisasi permainan dan transisi bertahan Leipzig menjadi catatan kritis menjelang lanjutan jadwal Bundesliga mereka, termasuk laga krusial menghadapi Hamburger SV di Red Bull Arena. Leipzig dituntut segera menemukan formula perbaikan agar tren penurunan performa tidak berlanjut di sisa musim kompetisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *