Sorothari – 13 September 2026 | Persiapan menuju perhelatan Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, semakin intensif di berbagai cabang olahraga. Ajang pesta olahraga multicabang terbesar di Asia tersebut menghadirkan berbagai dinamika menarik, mulai dari pembagian grup cabang beregu, kepastian atlet yang absen, hingga kemunculan cabang inovatif berbasis teknologi yang akan memperebutkan medali resmi.
Salah satu cabang yang menjadi sorotan kontingen Merah Putih adalah bola voli indoor. Federasi Bola Voli Asia (AVC) secara resmi telah mengumumkan hasil undian babak penyisihan grup. Tim nasional voli putra dan putri Indonesia harus bersiap menghadapi lawan-lawan tangguh di dua arena pertandingan, yakni Okazaki Central Park General Gymnasium dan Park Arena Komaki.
Baca juga:Hasil Undian Bola Voli dan Jadwal Pertandingan
Timnas Voli Putra Indonesia menempati Pool B bersama Iran, Thailand, dan Kirgistan. Menghadapi Iran yang berada di peringkat ke-19 dunia tentu menjadi tantangan terberat bagi skuad putra. Di sisi lain, persaingan dengan Thailand diprediksi berlangsung sengit, meski Indonesia mengantongi modal positif berkat kemenangan tipis 3-2 pada turnamen AVC Cup 2026. Pertandingan sektor putra dijadwalkan bergulir mulai 27 September hingga 3 Oktober 2026.
Sementara itu, Timnas Voli Putri Indonesia masuk ke dalam Pool A bersama tuan rumah Jepang dan Nepal. Pertandingan sektor putri akan dimulai lebih awal, yakni pada 16 hingga 22 September 2026. Jepang dipastikan menjadi batu sandungan utama mengingat perbedaan peringkat dunia yang cukup mencolok dengan skuad Garuda.
| Sektor | Pool | Negara Peserta | Jadwal Pertandingan |
|---|---|---|---|
| Putra | Pool B | Indonesia, Iran, Thailand, Kirgistan | 27 September – 3 Oktober 2026 |
| Putri | Pool A | Indonesia, Jepang, Nepal | 16 – 22 September 2026 |
Selain Pool B, pembagian grup putra lainnya meliputi Pool A yang dihuni Jepang, Pakistan, Kazakhstan, dan Uzbekistan; Pool C berisi Qatar, India, Vietnam, dan Hong Kong; serta Pool D yang mempertemukan Korea Selatan, Cina, Cina Taipei, dan Filipina.
Janice Tjen Dipastikan Absen Membela Indonesia
Di tengah persiapan matang sejumlah cabang, kabar kurang menggembirakan datang dari lapangan tenis. Petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen, dipastikan batal memperkuat tim nasional di ajang Asian Games 2026. Keputusan ini diambil lantaran jadwal kejuaraan multicabang tersebut bertabrakan langsung dengan kewajibannya mengikuti turnamen wajib WTA 1000 di Beijing.
Baca juga:Melalui pernyataan resminya, Janice menjelaskan bahwa Women’s Tennis Association (WTA) menolak permohonan pengecualian jadwal yang telah diajukan. Akibatnya, ia terpaksa melepas kesempatan membela Merah Putih di Jepang.
“Setelah melalui banyak pertimbangan, saya harus mengambil keputusan yang tidak mudah bahwa saya tidak dapat bertanding dalam Asian Games tahun ini, yang berlangsung bersamaan dengan turnamen WTA 1000 wajib di Beijing,” ungkap Janice. Kendati demikian, ia menegaskan rasa bangganya setiap kali membawa nama bangsa di pentas dunia, termasuk saat sukses merebut medali perunggu ganda putri pada Asian Games edisi sebelumnya di Hangzhou bersama Aldila Sutjiadi, dua emas di SEA Games Thailand 2025, serta membawa tim promosi di ajang Billie Jean King Cup.
Persiapan Tim Skateboard dan Sorotan Atlet Internasional
Kabar kesiapan datang dari cabang olahraga skateboard Indonesia. Tim nasional yang diperkuat oleh Basral Graito Hutomo dan rekan-rekannya terus mematangkan kemampuan melalui pemusatan latihan di Amplitude Skatepark, Kerobokan, Bali. Skuad dijadwalkan menyelesaikan latihan intensif pada 15 September sebelum bertolak menuju Jakarta dan terbang ke Jepang pada 20 September mendatang.
Cabang skateboard akan digelar di Aichi Sky Expo Hall B, Tokoname. Pelatih Adam Caya menuturkan bahwa timnya menargetkan perolehan medali, mengulang keberhasilan Sanggoe Darma Tanjung yang meraih medali perak pada Asian Games 2023. Namun, mereka menyadari persaingan berat akan datang dari negara-negara langganan juara dunia seperti Jepang, Cina, dan Korea Selatan.
Baca juga:Dari kancah internasional, cabang renang Asian Games 2026 turut menarik atensi publik dengan terpilihnya perenang muda India, Vedaant Madhavan. Putra dari aktor kawakan R Madhavan tersebut masuk dalam daftar 12 atlet renang India yang akan turun di Tokyo Aquatics Center pada 20 hingga 25 September. Pemuda berusia 21 tahun itu akan bertanding di nomor 200 meter gaya bebas, 200 meter gaya punggung, serta nomor estafet 4×200 meter gaya bebas bersama perenang berpengalaman seperti Srihari Nataraj dan Sajan Prakash.
Debut Taekwondo Virtual di Panggung Asia
Edisi Asian Games kali ini juga menandai sejarah baru melalui pengenalan taekwondo virtual sebagai cabang perebutan medali. Langkah ini diambil oleh federasi internasional untuk menjangkau generasi muda di era digital.
Dalam format pertandingan virtual, atlet mengenakan perangkat headset VR, sensor pelacak gerak pada dada serta kaki, dan memegang pengendali tanpa adanya benturan fisik langsung. Karakter avatar di layar proyektor merefleksikan gerakan tendangan dan pukulan atlet di dunia nyata, lengkap dengan elemen permainan video seperti indikator kesehatan dan efek kejut (stun bar). Inovasi ini dinilai lebih aman, menuntut stamina tinggi, serta membuka peluang kompetisi yang lebih inklusif tanpa batasan kelas berat badan tradisional.







