Sorothari – 13 September 2026 | Persaingan papan atas klasemen liga saudi musim 2026/2027 kian sengit memasuki pekan ketujuh per 13 September 2026. Al Ittihad berhasil mengambil alih posisi puncak klasemen sementara setelah memetik kemenangan meyakinkan atas Al Faisaly, memanfaatkan kegagalan Al Qadsiah mengamankan poin penuh di laga derbi wilayah timur.
Hingga pekan ketujuh bergulir, Al Ittihad memimpin perolehan angka dengan koleksi 17 poin dari tujuh laga. Skuad berjuluk Tigers tersebut mempertahankan rekor tak terkalahkan dengan catatan lima kali menang dan dua kali imbang usai menuntaskan perlawanan Al Faisaly lewat skor 3-1. Kemenangan ini mempertegas stabilitas performa Al Ittihad sebagai kandidat kuat peraih gelar juara musim ini.
Baca juga:Persaingan Ketat Empat Besar Klasemen Liga Saudi
Pergeseran takhta pimpinan klasemen terjadi menyusul hasil imbang dramatis yang diraih Al Qadsiah saat menjamu Al Ettifaq. Tambahan satu angka dari duel bertensi tinggi tersebut membuat Al Qadsiah harus rela turun ke peringkat kedua dengan raihan 16 poin, terpaut tipis satu angka di belakang Al Ittihad.
Sementara itu, posisi ketiga dan keempat ditempati oleh dua raksasa lainnya, Al Hilal dan Al Nassr, yang sama-sama membuntuti ketat dengan perolehan 15 poin. Persaingan di empat besar dipastikan terus memanas mengingat sejumlah laga pekan ketujuh masih berjalan dan berpotensi mengubah susunan poin secara langsung.
| Posisi | Klub | Main | Menang | Seri | Kalah | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Al Ittihad | 7 | 5 | 2 | 0 | 17 |
| 2 | Al Qadsiah | 7 | – | – | – | 16 |
| 3 | Al Hilal | – | – | – | – | 15 |
| 4 | Al Nassr | – | – | – | – | 15 |
Kekecewaan Brendan Rodgers Usai Al Qadsiah Kehilangan Puncak
Hasil imbang 3-3 dalam derbi wilayah timur kontra Al Ettifaq meninggalkan kekecewaan mendalam bagi juru taktik Al Qadsiah, Brendan Rodgers. Mantan pelatih Liverpool dan Celtic tersebut secara terbuka meluapkan kekesalannya atas kelengahan lini belakang anak asuhnya setelah sempat unggul dua gol terlebih dahulu.
Rodgers menegaskan bahwa timnya kehilangan kendali permainan dan identitas bertahan pada momen-momen krusial, yang akhirnya dimanfaatkan lawan untuk menyamakan kedudukan.
Baca juga:“Kami mencetak dua gol, lalu setelah itu terjadi kelengahan dan kami melakukan kesalahan yang membantu mereka menyamakan kedudukan, dan kami sedih karena kehilangan dua poin. Tim tidak bertahan dengan cara yang seharusnya, dan dalam sepak bola ketika kamu tertinggal dalam skor tidak ada yang bisa kamu hilangkan, dan itulah yang dilakukan Al Ettifaq. Mereka bermain dengan seluruh kartu ofensifnya dan memanfaatkan kesalahan kami,” ujar Rodgers dalam konferensi pers.
Meski kecewa kehilangan poin penting dalam perburuan juara, Rodgers tetap membela fisik dan mentalitas skuad mudanya yang sebelumnya telah menguras tenaga di laga berat melawan Al Ahli. Ia meyakini pengalaman berharga dari laga sengit ini akan mematangkan skuadnya untuk menatap persaingan panjang ke depan.
Al Nassr Andalkan Trisula Ronaldo, Felix, dan Mane
Di pertandingan lainnya pada pekan ketujuh, Al Nassr membidik kemenangan penting untuk merangsek ke papan atas klasemen liga saudi saat bersiap menghadapi Al Khaleej. Tim pelatih Al Nassr menurunkan komposisi kekuatan penuh demi melanjutkan rentetan hasil positif.
Sorotan utama tertuju pada kembalinya bintang asal Portugal, Joao Felix, ke susunan sebelas pertama setelah sempat absen pada laga kontra Abha pekan sebelumnya. Felix melengkapi trio lini serang mematikan bersama Cristiano Ronaldo dan Sadio Mane guna mendobrak pertahanan lawan.
Baca juga:Untuk menjaga keseimbangan tim, Al Nassr menurunkan formasi solid di setiap lini:
- Penjaga Gawang: Bento
- Lini Pertahanan: Nawaf Boushal, Abdulelah Al-Amri, Inigo Martinez, Saad Al-Nasser
- Lini Tengah: Abdullah Al-Khaibari, Angelo Gabriel, Sami Costa
- Lini Depan: Joao Felix, Cristiano Ronaldo, Sadio Mane
Kombinasi kemitraan duo Portugal antara Ronaldo dan Felix yang disokong kecepatan Mane menjadi tumpuan utama Al Nassr dalam mengamankan poin penuh. Keberhasilan meraih kemenangan pada laga ini akan menjaga peluang Al Nassr terus menekan Al Ittihad dan Al Qadsiah dalam persaingan ketat klasemen liga saudi sepanjang musim 2026/2027.





