Berita  

Penampakan Kapal Kargo Terbelah Dua di Selat Hormuz Usai Tabrakan, 23 Awak Selamat

Penampakan Kapal Kargo Terbelah Dua di Selat Hormuz Usai Tabrakan, 23 Awak Selamat
Penampakan Kapal Kargo Terbelah Dua di Selat Hormuz Usai Tabrakan, 23 Awak Selamat

Sorothari – 17 Juli 2026 | Penampakan kapal kargo terbelah dua di Selat Hormuz menjadi peristiwa dramatis yang menyita perhatian pada Selasa, 14 Juli 2026. Sebuah kapal kargo bernama Luni, yang telah berusia 32 tahun dan terdaftar di Saint Kitts, bertabrakan dengan kapal lain di dekat pantai Iran. Akibat benturan keras tersebut, lambung kapal mengalami kerusakan parah hingga kapal terbelah menjadi dua bagian sebelum akhirnya tenggelam di lepas pantai Bandar Abbas.

Rekaman yang dirilis oleh media Iran memperlihatkan bagian dari kapal Luni yang masih tampak sebagian tenggelam di perairan Selat Hormuz. Insiden ini segera mendapat respons cepat dari tim penyelamat Iran yang berhasil mengevakuasi seluruh 23 awak kapal dengan selamat. Para awak kemudian dipindahkan ke Pulau Qeshm dan dilaporkan dalam kondisi sehat.

Baca juga:
Drone Hantam Kapal Turki di Laut Hitam, 3 Awak Terluka, Ankara Desak Rusia-Ukraina Jamin Keamanan

Kapten kapal memerintahkan evakuasi darurat setelah terjadi kerusakan parah pada lambung akibat tabrakan. Pihak berwenang Iran hingga saat ini masih menyelidiki penyebab pasti tabrakan tersebut. Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk dan terpenting di dunia, menjadikan setiap insiden di kawasan ini mendapat perhatian internasional.

Kapal Luni yang sudah berusia tiga dekade itu tengah dalam pelayaran rutin sebelum musibah terjadi. Belum ada keterangan resmi mengenai muatan kapal atau tujuan pelayarannya. Namun, evakuasi yang berhasil menyelamatkan seluruh kru menjadi kabar baik di tengah peristiwa mencekam ini.

Baca juga:
Tanpa Ribet! SIM Digital Sah Digunakan, Kini Masyarakat Tinggal Tunjukkan Lewat HP

Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan maritim di Selat Hormuz, yang kerap terjadi akibat tingginya volume lalu lintas kapal dan kondisi geografis yang sempit. Investigasi lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap faktor penyebab, termasuk kemungkinan kesalahan navigasi atau kondisi cuaca.

Penampakan kapal kargo terbelah dua di Selat Hormuz menjadi pengingat akan risiko pelayaran di perairan strategis tersebut. Pemerintah Iran melalui otoritas maritim setempat terus bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan pelayaran dan mencegah insiden serupa di masa depan.

Baca juga:
Intel AS: Pemimpin Baru Iran Lebih Berambisi Miliki Senjata Nuklir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *