Mourinho Puji Wasit Kóvacs dan Tegaskan Vinícius Main Lawan Leipzig

Mourinho Puji Wasit Kóvacs dan Tegaskan Vinícius Main Lawan Leipzig
Mourinho Puji Wasit Kóvacs dan Tegaskan Vinícius Main Lawan Leipzig

Sorothari – 20 Oktober 2026 | Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyatakan kepuasan menjelang laga Liga Champions melawan RB Leipzig di Santiago Bernabéu, Rabu (21/10/2026). Dalam konferensi pers, Mourinho secara khusus memuji wasit asal Rumania, István Kóvacs, yang akan memimpin pertandingan. “Saya sangat senang memiliki wasit seperti Kóvacs,” ujarnya seperti dilaporkan EFE dari Madrid. Pernyataan itu muncul di tengah diskusi mengenai kualitas perwasitan di Spanyol, setelah ketua Komite Teknis Wasit, Fran Soto, menyebut wasit Spanyol sebagai yang terbaik di dunia. Mourinho menanggapi dengan perumpamaan: “Bagi saya, pemain saya adalah yang terbaik di dunia, dan bagi dia, wasitnya yang terbaik. Wajar jika ia membela wasitnya seperti saya membela pemain saya. Selamat untuknya.”

Laga melawan Leipzig menjadi ujian terakhir Real Madrid sebelum Clásico pertama musim ini melawan FC Barcelona. Mourinho memastikan Vinícius Jr akan tampil sebagai starter di posisi sayap kiri. “Besok Vinícius akan bermain sebagai extremo kiri,” kata Mourinho. Vinícius masih menjalani sanksi tiga pertandingan di kompetisi domestik, sehingga tidak akan tersedia saat menghadapi Barcelona. Namun, di Eropa ia dipastikan kembali mengisi starting XI. Mourinho juga menyinggung konsep “pemain intocable” atau tak tersentuh. “Yang tak tersentuh hanyalah lambang Real Madrid. Saya tidak suka konsep pemain tak tersentuh. Yang membuat seorang pemain tak tersentuh adalah performanya di lapangan,” tegasnya. Pernyataan ini sekaligus menjawab spekulasi mengenai status Vinícius dan Diomande, yang tampil impresif melawan Sevilla akhir pekan lalu.

Baca juga:
Arema FC vs Bhayangkara FC Berakhir Imbang 2-2, Pelatih Sesali Hasil

Rotasi dan Fleksibilitas Taktik

Mourinho mengisyaratkan akan terus melakukan rotasi untuk menemukan komposisi terbaik. “Setiap pertandingan dan tim berbeda. Saya mencoba membuat susunan terbaik untuk tim. Terkadang saya benar, terkadang tidak,” ujarnya. Salah satu keputusan taktik yang mencuri perhatian adalah penempatan Arda Güler di lini tengah saat melawan Sevilla. Güler tampil sebagai gelandang tengah dan membantu mengendalikan tempo permainan. Mourinho mengaku senang dengan performa pemain asal Turki itu. “Arda adalah pemain yang sangat berbakat. Ia belum jadi produk akhir, dan untungnya begitu. Tapi ia punya kualitas untuk bermain di berbagai posisi. Saya sangat senang,” kata Mourinho sebelum laga melawan Sevilla. Menurut laporan, Güler kemungkinan akan sering dimainkan di posisi tersebut, terutama ketika Madrid perlu menguasai bola dan membangun serangan dari tengah. Fleksibilitas Federico Valverde juga menjadi sorotan. Valverde tampil gemilang di posisi bek kanan melawan Sevilla. “Di lapangan. Mereka pemain berbeda, tapi keduanya punya kemampuan beradaptasi di berbagai posisi,” jawab Mourinho ketika ditanya posisi terbaik Valverde.

Spekulasi Transfer Endrick dan Trent

Di luar urusan taktik, Mourinho juga menyinggung masa depan penyerang muda Endrick. Pemain Brasil berusia 20 tahun itu sempat mencetak gol dalam kemenangan dramatis 4-3 atas Roma di Liga Champions, tetapi minim menit bermain di musim 2026-27. Ia baru sekali menjadi starter. Mourinho memperingatkan klub yang ingin membajaknya. “Siapa pun yang mencoba membawa Endrick pergi akan menghadapi pertarungan serius dengan saya,” ujarnya. Direktur olahraga Roma, Tony D’Amico, merespons tantangan itu. “Tentu saja, untuk menghadapi kompetisi tertentu dan bersaing di laga seperti Rabu, kami perlu mengambil langkah lain dan menambah pemain. Kami mencoba di musim panas dan tidak berhasil karena berbagai alasan, tapi kami akan mencoba lagi untuk meningkatkan tim,” kata D’Amico kepada Sky Sport Italia. Roma dikabarkan bisa kembali memburu Endrick pada bursa transfer Januari.

Baca juga:
Enzo Fernández Jadi Sorotan: Nilai Pasar, Warisan Nomor 10, hingga Kritik Pedas

Sementara itu, bek kanan Trent Alexander-Arnold dikabarkan tidak masuk dalam rencana Mourinho. Dalam kemenangan 4-1 atas Sevilla, Mourinho memilih tidak memasukkan Trent ke dalam skuad dan lebih memilih Federico Valverde di posisi bek kanan. Fans menafsirkan komentar Mourinho tentang Valverde sebagai sindiran halus. “Saya katakan beberapa hari lalu, setengah bercanda dan setengah serius, jika kami punya empat Valverde, mereka akan bermain di empat posisi berbeda. Ia salah satu pemain paling serba bisa saat ini,” ujar Mourinho. Menurut laporan Teamtalk, Liverpool memantau situasi Trent, yang masih terikat kontrak dengan Real Madrid hingga 2031. Namun, kembalinya Trent ke Anfield baru sebatas rumor, mengingat kontraknya yang panjang dan masalah kebugaran di lini belakang Liverpool. Conor Bradley dan Jeremie Frimpong sama-sama cedera, sehingga mantan manajer Everton, Sam Allardyce, menilai reunifikasi bisa masuk akal.

Real Madrid saat ini tengah bersiap menghadapi Leipzig dengan modal kemenangan atas Sevilla. Mourinho berharap rotasi dan fleksibilitas taktik dapat membawa hasil positif sebelum menghadapi Barcelona. Laga melawan Leipzig akan menjadi ajang pembuktian bagi Vinícius dan Güler, serta kesempatan bagi Mourinho untuk menunjukkan bahwa performa, bukan status, yang menentukan tempat di starting XI.

Baca juga:
Pantai Gading vs Kamerun: Laga Uji Coba yang Jadi Panggung bagi Bintang Muda Real Madrid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *