Musim NBA 2026-27 Dimulai, Maxey Jadi Kunci 76ers dan Pistons Cetak Comeback Bersejarah

Musim NBA 2026-27 Dimulai, Maxey Jadi Kunci 76ers dan Pistons Cetak Comeback Bersejarah
Musim NBA 2026-27 Dimulai, Maxey Jadi Kunci 76ers dan Pistons Cetak Comeback Bersejarah

Sorothari – 21 Oktober 2026 | Musim ke-81 NBA resmi bergulir dengan suguhan tripleheader di NBC dan Peacock, Selasa (20/10/2026) waktu setempat, menghadirkan sederet cerita menarik mulai dari comeback dramatis Detroit Pistons hingga debut lini bintang Philadelphia 76ers. Pada laga pembuka, Pistons bangkit dari ketertinggalan 22 poin untuk mengalahkan Boston Celtics di Little Caesars Arena, sementara perhatian publik tertuju pada Tyrese Maxey yang disebut sebagai kunci keberhasilan 76ers pada musim ini.

Laga pembuka menyajikan salah satu comeback terbesar pada hari pembukaan dalam 30 tahun terakhir. Detroit sempat tertinggal jauh sebelum mengubah jalannya pertandingan pada paruh kedua. Cade Cunningham menyebut timnya melakukan pembicaraan penting di ruang ganti saat turun minum. “Kami berbicara dengan baik di paruh waktu, dan kami menyalakan semangat itu sedikit lebih baik,” ujar Cunningham yang mencatat 16 poin.

Baca juga:
Mees Hilgers Targetkan Comeback ke Timnas Indonesia pada November 2026

Kemenangan Pistons ditopang dominasi di area rebound. Detroit mengumpulkan 59 rebound berbanding 45 milik Boston, yang berimbas pada keunggulan 44-34 dalam poin di area terlarang. Efisiensi tembakan tiga angka juga menjadi pembeda, dengan Pistons mencetak 11 dari 22 percobaan (50 persen) pada paruh kedua. Duncan Robinson menyumbang 21 poin, termasuk 15 poin di kuarter keempat, sementara Javonte Green menambahkan 19 poin di paruh kedua.

Di kubu Celtics, aliran bola tersendat. Jayson Tatum hanya mencetak 13 poin dengan akurasi 6 dari 23 tembakan meski mencatat 11 assist, dan kesulitan menembus pertahanan lawan. Paul George tampil menonjol dengan 38 poin, tetapi hal itu tidak cukup menyelamatkan Boston. “Tim Pistons ini punya semangat juang yang luar biasa,” kata analis NBC, Brian Scalabrine.

Comeback ini terasa istimewa karena Celtics merupakan tim terakhir yang mampu bangkit dari ketertinggalan lebih dari 20 poin pada hari pembukaan, tepatnya pada 1997 ketika mereka mengalahkan Chicago Bulls yang akhirnya menjadi juara. Kini, rekor tersebut berpindah tangan ke Pistons.

Maxey dan Lini Bintang Baru 76ers

Perhatian beralih ke Madison Square Garden, tempat Philadelphia 76ers membuka musim reguler melawan New York Knicks pada malam yang sekaligus menjadi momen penyerahan cincin juara bagi tuan rumah. Bagi Philadelphia, laga ini menandai debut lini penuh bintang yang menggabungkan pendatang baru LeBron James dan Jaylen Brown dengan Tyrese Maxey serta Joel Embiid.

Dalam laporan The Athletic, Maxey disebut menghadapi tantangan terbesar dalam kariernya. Jika 76ers ingin melangkah jauh musim ini, guard berusia 25 tahun itu mungkin perlu mengambil peran utama. Pandangan tersebut diperkuat kesaksian John Calipari, pelatih Hall of Fame asal Arkansas yang membesarkan Maxey di Kentucky.

Calipari mengenang pengalaman saat menghadiri pertandingan 76ers di Xfinity Mobile Arena. Seorang petugas keamanan menghampirinya dan menyatakan kekagumannya pada Maxey. “Tyrese Maxey. Itu anak Anda, kan? Setiap hari ia datang ke arena, ia memastikan untuk menjabat tangan saya, apa pun kondisinya. Saya menyukai anak Anda,” kata Calipari menirukan ucapan petugas tersebut.

Baca juga:
Charlotte FC Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Kalahkan FC Dallas 3-2

Bagi Calipari, momen itu menunjukkan karakter Maxey di luar lapangan. “Butuh lima menit untuk menunjukkan gestur baik yang membuat orang lain merasa senang. Saat itulah saya tahu dampak seperti apa yang dibuat Tyrese di komunitas Philadelphia,” ujarnya kepada The Athletic.

McDaniels Perpanjang Kontrak di Minnesota

Di sisi lain, Minnesota Timberwolves mengamankan salah satu pilar pertahanannya. Menurut laporan yang beredar Senin malam, Wolves menyepakati perpanjangan kontrak satu tahun senilai 40 juta dolar AS dengan forward Jaden McDaniels. Kesepakatan itu membuat pemain yang masuk All-Defensive Team tersebut terikat kontrak hingga musim 2029-30.

McDaniels baru saja menjalani musim terbaik dalam kariernya dengan rata-rata 14,8 poin, akurasi tembakan 51,5 persen, dan 41,2 persen dari luar garis tiga angka. Ia juga mencatat 4,2 rebound, 2,7 assist, 1,3 steal, dan 1,0 blok dalam 73 pertandingan. McDaniels menjadi salah satu dari hanya delapan pemain yang rata-rata mencatat setidaknya satu blok dan satu steal per laga musim lalu.

Pemain yang dipilih Los Angeles Lakers pada urutan ke-28 draft 2020 itu sempat dikirim ke Oklahoma City Thunder pada malam draft sebelum akhirnya pindah ke Minnesota dua hari kemudian. Ia menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama Wolves sebagai bagian inti tim bersama Anthony Edwards, pilihan pertama draft tahun yang sama.

Musim panas sibuk Minnesota juga diwarnai kedatangan LaMelo Ball melalui pertukaran, bergabung dengan Edwards dan Rudy Gobert. Langkah tersebut menjadi upaya Wolves membangun fondasi setelah tiga kali berturut-turut melaju jauh di babak playoff. Perekrutan Edwards turut meyakinkan Jonathan Kuminga bahwa Minnesota adalah tempat yang tepat.

Prediksi Fantasi dan Sorotan Pemain

Musim fantasi basket 2026-27 juga telah dimulai, dengan sejumlah prediksi berani dari para pengamat. Analis Yahoo, Dan Titus, memperkirakan Anthony Edwards berpeluang meraih gelar pencetak poin terbanyak. Edwards mencatat rata-rata 28,8 poin musim lalu, dan kehadiran LaMelo Ball sebagai pengatur serangan diperkirakan membuatnya kembali ke posisi natural sebagai shooting guard.

Baca juga:
Peluang Emas Alexander Zverev di US Open 2026 dan Peta Persaingan Papan Atas Dunia

Namun, jalan Edwards tidak mudah karena harus bersaing dengan Luka Doncic dan Shai Gilgeous-Alexander yang sama-sama mencetak lebih dari 31 poin per pertandingan musim lalu, ditambah Giannis Antetokounmpo dan Jayson Tatum yang diperkirakan kembali menyentuh 30 poin per laga. Pencapaian terbaik Edwards sejauh ini adalah peringkat ke-16 pada musim 2024-25.

Nick Whalen dari RotoWire memilih Brandon Miller sebagai taruhan utamanya. Dengan kepergian LaMelo Ball dan Miles Bridges, Charlotte Hornets memberi sinyal bahwa mereka membangun tim di sekitar Miller dan Kon Knueppel. Miller diprediksi menikmati lonjakan penggunaan dan menit bermain setelah musim lalu hanya tampil 30,3 menit per laga.

Sementara itu, pemain San Antonio Spurs, Castle, disebut sebagai kandidat kejutan. Meski peringkatnya di kategori sembilan statistik masih rendah, catatan box score-nya tergolong kuat dengan rata-rata 16,6 poin, 5,3 rebound, dan 7,4 assist dalam 68 pertandingan. Nilainya di liga fantasi kategori sembilan statistik masih tertekan oleh jumlah turnover, persentase tembakan bebas, dan blok.

Dengan rangkaian laga pembuka yang dramatis, debut lini bintang 76ers, dan sejumlah langkah strategis di bursa pemain, musim NBA 2026-27 menjanjikan persaingan ketat. Publik kini menantikan bagaimana Maxey dan rekan-rekannya menjawab ekspektasi besar di Madison Square Garden, serta apakah Pistons dapat mempertahankan momentum comeback mereka pada laga-laga berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *