Peluang Emas Alexander Zverev di US Open 2026 dan Peta Persaingan Papan Atas Dunia

Peluang Emas Alexander Zverev di US Open 2026 dan Peta Persaingan Papan Atas Dunia
Peluang Emas Alexander Zverev di US Open 2026 dan Peta Persaingan Papan Atas Dunia

Sorothari – 08 September 2026 | Petenis putra nomor dua dunia, Alexander Zverev, menghadapi momentum krusial dalam perjalanannya di turnamen Grand Slam US Open 2026 di Flushing Meadows, New York. Tampil sebagai unggulan teratas untuk pertama kalinya di panggung Grand Slam, petenis asal Jerman ini berpeluang besar memperbesar koleksi gelar mayor sekaligus memangkas jarak poin secara signifikan dalam persaingan takhta peringkat dunia ATP.

Status unggulan pertama yang disandang Alexander Zverev pada turnamen yang berlangsung sejak 30 Agustus hingga 13 September 2026 ini hadir menyusul absennya petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, akibat cedera. Kesempatan ini menjadi peluang emas bagi Zverev yang baru saja merebut gelar Grand Slam perdananya di French Open awal tahun ini. Selain berburu trofi, Zverev berpotensi menaikkan torehan poinnya dari 7.890 menjadi 9.690 poin jika sukses keluar sebagai kampiun di New York, mendekati Sinner yang saat ini mengoleksi 11.500 poin.

Baca juga:
Aktivitas Transfer dan Peta Persaingan Baru Juventus FC di Panggung Eropa

Langkah dan Dominasi Alexander Zverev Menuju Perempat Final

Perjalanan Zverev di Flushing Meadows tahun ini tidak sepenuhnya berjalan mulus tanpa hambatan. Pada babak pertama, peraih medali emas Olimpiade Tokyo tersebut sempat tertinggal dua set berbanding satu saat menghadapi wakil Italia, Lorenzo Sonego. Namun, Zverev bangkit melancarkan aksi ‘comeback’ dan mengunci kemenangan, yang sekaligus memperpanjang rekor sempurnanya menjadi tujuh kemenangan tanpa kekalahan atas Sonego.

Ujian fisik berlanjut pada babak kedua ketika ia harus bertanding lima set penuh melawan petenis Prancis, Quentin Halys, sebelum memastikan kemenangan ketiga dalam catatan pertemuan mereka. Memasuki babak ketiga, performa Zverev kian matang dengan menyingkirkan wakil Chile, Alejandro Tabilo, lewat permainan dominan tanpa cela. Pada babak 16 besar, Zverev dijadwalkan berhadapan dengan petenis Italia lainnya, Luciano Darderi, demi mengamankan satu tiket ke perempat final.

Dukungan moril di luar lapangan turut menyertai langkah petenis berusia 29 tahun ini di New York. Kekasihnya yang juga presenter acara televisi asal Jerman, Sophia Thomalla, tampak mendampingi langsung penampilannya di area turnamen.

Baca juga:
Daftar Peringkat BWF Terbaru Selepas Turnamen China Masters 2026

Perburuan Peringkat Dunia dan Dinamika Persaingan Flushing Meadows

Di bagan putra, persaingan gelar juara juga diramaikan oleh kembalinya Carlos Alcaraz. Petenis Spanyol berusia 23 tahun yang berstatus juara bertahan di New York tersebut telah memastikan tempat di perempat final usai pulih dari masa rehat panjang selama lebih dari empat bulan akibat cedera pergelangan tangan. Berbeda dengan Zverev yang berpeluang menambah pundi-pundi poin besar, Alcaraz bertugas mempertahankan 2.000 poin juaranya dari musim lalu dengan batas maksimal capaian 7.160 poin.

Kejutan juga tercipta di sektor tunggal putra lewat kiprah gemilang petenis muda Belgia berusia 21 tahun, Alexander Blockx. Menempati peringkat 34 dunia, Blockx berhasil mencapai babak perempat final Grand Slam pertamanya usai menghentikan perlawanan unggulan ke-24 asal Argentina, Francisco Cerundolo, lewat pertarungan ketat 6-3, 4-6, 7-5, 7-5. Sebelumnya, Blockx juga mencatat kemenangan mengejutkan atas unggulan keenam, Flavio Cobolli.

Pertandingan Blockx melawan Cerundolo diwarnai drama cedera tulang rusuk pada set kedua yang memaksanya mengambil jeda medis. Blockx mengakui bantuan tim medis turnamen membuatnya mampu bertahan hingga set penentuan dan mengamankan kemenangan bersejarah tersebut.

Baca juga:
Proyeksi Klasemen Liga Inggris 2026 Pasca-Bursa Transfer: Arsenal Ungguli Manchester City

Sementara itu di sektor putri, tensi kompetisi tidak kalah sengit. Elena Rybakina melaju ke perempat final usai menghentikan Naomi Osaka dua set langsung 6-1, 6-4, di mana Osaka sempat terganggu masalah cedera tendon Achilles. Rybakina yang kini tinggal berjarak satu kemenangan dari predikat peringkat satu dunia akan menantang peraih medali emas Olimpiade, Zheng Qinwen. Zheng mengukuhkan diri sebagai petenis kualifikasi pertama sejak 2021 yang menembus perempat final usai menumbangkan juara Grand Slam enam kali, Iga Swiatek.

Dengan bergulirnya pekan kedua turnamen, sorotan kini tertuju pada konsistensi Alexander Zverev untuk memaksimalkan ketiadaan sang pemuncak peringkat dunia dan membuktikan dominasinya dalam perebutan gelar juara US Open 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *