Sorothari – 13 September 2026 | Kementerian Sosial Republik Indonesia memudahkan masyarakat dalam memantau status bantuan sosial serta tingkat kesejahteraan ekonomi keluarga secara mandiri. Melalui layanan digital terpadu, masyarakat kini dapat melakukan proses cek desil lewat hp hanya dengan menyiapkan Nomor Induk Kependudukan yang tercantum pada Kartu Tanda Penduduk. Integrasi data ini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional guna memastikan ketepatan sasaran penyaluran berbagai program perlindungan sosial di tanah air.
Pemeriksaan mandiri ini menjadi rujukan penting bagi warga yang ingin mengetahui posisi sosial ekonominya dalam basis data pemerintah. Pengelompokan data sosial ini membagi seluruh rumah tangga di Indonesia ke dalam sepuluh tingkatan persentil atau desil, yang menjadi tolok ukur kelayakan penerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai atau sembako, hingga Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat.
Baca juga:Memahami Klasifikasi Tingkat Kesejahteraan dalam DTSEN
Penetapan kelompok desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional tidak diukur semata-mata berdasarkan besaran nominal pendapatan bulanan sebuah keluarga. Badan Pusat Statistik melakukan perhitungan secara berkala menggunakan indikator komposit multidimensi, mulai dari karakteristik individu seperti jenjang pendidikan dan jenis pekerjaan, kondisi fisik hunian dan kapasitas daya listrik, hingga kepemilikan aset rumah tangga.
Dalam pembagian resmi DTSEN, masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 kategori persentase kesejahteraan nasional:
| Tingkat Desil | Cakupan Persentase | Keterangan Kesejahteraan |
|---|---|---|
| Desil 1 | 10% Terbawah | Kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah dan sasaran utama perlindungan sosial. |
| Desil 2 | 11% – 20% Terbawah | Kelompok rumah tangga dengan kondisi ekonomi rentan terhadap guncangan ekonomi. |
| Desil 3 | 21% – 30% Terbawah | Kelompok berpenghasilan rendah yang memenuhi syarat program bantuan tertentu. |
| Desil 4 | 31% – 40% Terbawah | Batas atas kelompok rumah tangga yang masih dapat diusulkan menerima PKH dan BPNT. |
| Desil 5 – 9 | 41% – 90% | Kelompok masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah hingga menengah ke atas. |
| Desil 10 | 10% Tertinggi | Kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi di Indonesia. |
Pemerintah menetapkan bahwa rumah tangga yang menempati posisi desil 1 hingga desil 4 menjadi prioritas utama yang berhak diusulkan sebagai penerima manfaat bansos reguler, termasuk PKH dan program sembako.
Baca juga:Langkah Praktis Cek Desil Lewat HP Melalui Laman Resmi
Masyarakat dapat memanfaatkan peramban ponsel pintar untuk mengakses portal resmi Cek Bansos Kemensos tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan. Prosedur cek desil lewat hp dapat dilakukan kapan saja dengan tahapan operasional sebagai berikut:
- Buka aplikasi peramban di ponsel dan kunjungi laman resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data wilayah tempat tinggal sesuai dengan data administrasi kependudukan yang tertera pada KTP.
- Ketikkan Nomor Induk Kependudukan serta nama lengkap kepala keluarga atau anggota keluarga yang ingin diperiksa.
- Ketikkan kode verifikasi captcha yang muncul pada layar untuk memvalidasi permintaan akses.
- Klik tombol pencarian data dan tunggu sistem memproses kecocokan identitas dengan pangkalan data DTSEN.
Setelah sistem menyelesaikan pencocokan data, layar ponsel akan menampilkan profil lengkap penerima manfaat, rincian status kepesertaan jenis bansos yang aktif, periode pencairan bantuan, serta klasifikasi desil kesejahteraan keluarga yang bersangkutan.
Pembaruan Data Mandiri dan Mekanisme Usulan Bansos
Kementerian Sosial menegaskan bahwa status data penerima bantuan sosial tidak bersifat permanen. Masyarakat yang mengalami perubahan kondisi sosial ekonomi atau merasa memenuhi kriteria desil bawah namun belum tercatat dapat mengajukan pembaruan secara mandiri melalui Aplikasi Cek Bansos di ponsel pintar.
Baca juga:Melalui menu usul dan sanggah di aplikasi tersebut, pemohon dapat mengunggah dokumen kependudukan terbaru serta foto kondisi tempat tinggal terkini. Namun, pendaftaran akun maupun pengajuan usulan baru tidak serta-merta menjadikan pemohon langsung ditetapkan sebagai penerima bantuan langsung tunai. Setiap permohonan baru harus melewati tahapan verifikasi lapangan, validasi pemerintah daerah, dan sinkronisasi berkala oleh BPS bersama kementerian terkait.
Kemensos terus mendorong transparansi data bantuan sosial agar masyarakat dapat terus memantau hak bantuannya secara terbuka. Kemudahan layanan cek desil lewat hp diharapkan dapat memperkuat partisipasi publik dalam mengawasi ketepatan distribusi perlindungan sosial di seluruh wilayah Indonesia.



