Sorothari – 21 Oktober 2026 | Kabar mengenai meninggalnya Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kembali mencuat dan menjadi salah satu berita yang ramai diperbincangkan. Dalam laporan yang beredar, Kim Jong Un disebut meninggal dunia akibat pendarahan otak. Namun, informasi tersebut dengan cepat dibantah melalui publikasi resmi media pemerintah Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), yang menunjukkan aktivitas terbaru sang pemimpin.
Untuk memverifikasi kebenaran kabar tersebut, Liputan6.com menghubungi Kedutaan Besar Korea Utara di Jakarta. Menanggapi pertanyaan itu, seorang diplomat Korea Utara mengirimkan tautan pemberitaan KCNA yang diterbitkan pada Selasa, 20 Oktober 2026. Artikel tersebut melaporkan bahwa Kim Jong Un mengunjungi lokasi Pameran Pakaian dan Alas Kaki Nasional 2026 pada Senin, 19 Oktober 2026.
Baca juga:Dalam kunjungan itu, Kim Jong Un yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea sekaligus Presiden Komisi Urusan Negara Korea Utara tampak didampingi sejumlah pejabat tinggi partai dan pemerintah. Setibanya di lokasi, ia disambut oleh para pejabat senior Departemen Industri Ringan Komite Sentral Partai Buruh Korea.
Pameran Pakaian dan Alas Kaki Nasional 2026 mengusung tema “Semangat Mengembangkan Produk Baru dan Meningkatkan Kualitasnya”. Ajang ini menampilkan lebih dari 70.700 produk pakaian yang terdiri atas lebih dari 30 jenis, serta lebih dari 170.000 pasang alas kaki dari lebih dari 60 jenis. Produk-produk tersebut dibuat oleh lebih dari 270 unit produksi pakaian, alas kaki, dan tas, termasuk pabrik-pabrik besar sektor industri ringan serta pabrik pakaian yang baru dibangun di berbagai kota dan kabupaten. Seluruh produk dikembangkan dengan mempertimbangkan selera masyarakat Korea Utara serta mengikuti tren perkembangan dunia.
Baca juga:Kabar meninggalnya Kim Jong Un bukan kali pertama beredar. Sebelumnya, rumor serupa pernah muncul pada April 2020. Hingga saat ini, tidak ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang Korea Utara mengenai isu kematian tersebut, dan publikasi KCNA menjadi bukti terbaru bahwa Kim Jong Un masih aktif menjalankan kegiatan kenegaraan.
Baca juga:











