Sorothari – 22 Oktober 2026 | Macau kembali menjadi sorotan internasional dalam sepekan terakhir. Wilayah Administratif Khusus China itu menjadi tuan rumah sejumlah peristiwa penting, mulai dari kesepakatan pencegahan pencucian uang dengan Mozambik, partisipasi merek mode Brasil di Macau Fashion Festival 2026, perluasan strategi ekonomi ke dunia Hispanik, hingga persiapan perayaan 450 tahun Keuskupan Macau dan ajang FIA GT World Cup. Berbagai agenda tersebut menegaskan posisi Macau sebagai simpul diplomasi, budaya, dan bisnis di kawasan Asia-Pasifik.
Pemerintah Macau mengumumkan akan menandatangani nota kesepahaman dengan Gabinetes de Informação Financeira de Moçambique untuk bertukar informasi keuangan. Tujuan utamanya adalah mencegah pencucian uang, pendanaan terorisme, dan proliferasi senjata pemusnah massal. Menurut despacho yang ditandatangani Kepala Eksekutif Sam Hou Fai pada 12 Oktober dan dipublikasikan di Boletim Oficial, Sekretaris Keamanan Chan Tsz King dapat mendelegasikan tugas ini kepada Komandan Jenderal Serviços de Polícia Unitários (SPU), Leong Man Cheong. Gabinete de Informação Financeira (GIF) Macau, yang berada di bawah pengawasan SPU, akan menjadi pelaksana teknis kesepakatan.
Baca juga:Langkah ini melanjutkan diplomasi keuangan Macau setelah pada Mei 2025 menandatangani kesepakatan serupa dengan Angola. Pada 2022, laporan tahunan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pernah menempatkan Macau sebagai salah satu titik utama pencucian uang global. Namun, laporan tahunan GIF mencatat bahwa pada 2019 Macau menjadi satu-satunya anggota Grup Asia-Pasifik untuk Pencucian Uang (GAFI) yang memenuhi seluruh 40 standar internasional dalam pencegahan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan proliferasi senjata pemusnah massal.
Mode Brasil dan Strategi Ekonomi Hispanik
Di bidang mode, merek asal Bahia, Meninos Rei, menjadi satu-satunya perwakilan Brasil di Macau Fashion Festival 2026. Desainer bersaudara Júnior dan Céu Rocha membawa delapan look yang memadukan kain Afrika, teknik patchwork, dan referensi budaya Bahia. Empat produksi dikembangkan khusus untuk acara tersebut dengan volumetri baru, sementara empat lainnya berasal dari koleksi “Cultura popular: Umbigo da Bahia” yang diluncurkan tahun lalu. Aksesori dipasok oleh Michelle Santos dari Valentina Acessórios dan Vanêssa Elia dari Galpão 15 Artes e Design, keduanya dari Salvador.
“Kami senang dengan hasil yang kami presentasikan di Macau. Mengaitkan seni kami dan memproyeksikan mode yang kami produksi secara internasional di negara seperti China, yang telah mapan sebagai superpower inovasi global, membuat kami semakin yakin dan terkonfirmasi akan identitas kami melalui karya otoritatif,” ujar Júnior Rocha. Festival yang digelar sejak 2010 ini berlangsung hingga 24 Oktober dan mempertemukan desainer lokal serta internasional. Partisipasi Meninos Rei melengkapi jejak internasional mereka setelah tampil di São Paulo Fashion Week dan Milan pada September 2022. Merek yang akan genap 11 tahun pada Desember ini juga tergabung dalam Afro Fashion Day, acara mode yang diselenggarakan harian CORREIO.
Pada saat yang sama, Macau memperluas strategi ekonominya ke dunia berbahasa Spanyol. Dalam 31ª Feira Internacional de Macau (MIF), pelaku usaha dan perwakilan menilai kedekatan budaya Macau dengan negara-negara Hispanik memudahkan akses ke pasar China. Borja Sanchez, pengusaha asal Barcelona yang telah 20 tahun mengamati Macau, menilai keputusan menjadikan Macau sebagai jembatan bagi negara berbahasa Spanyol merupakan “evolusi logis.” Menurutnya, pemerintah China telah memahami Macau sebagai blok budaya yang berbeda, sebagaimana pemahaman mereka terhadap dunia lusofon.
Baca juga:“Pemerintah China memahami bahwa kami adalah blok budaya yang berbeda. Saya pikir mereka sangat memahami, berkat Macau, dunia negara-negara berbahasa Portugis. Dan ini adalah konsekuensi logis dan natural,” kata Sanchez kepada Lusa. Ia menambahkan bahwa keberhasilan visi baru ini “tergantung pada kemauan” karena inisiatif pemerintah Macau sering kali menarik secara teori tetapi tidak berujung pada hasil. “Macau memiliki semua sumber daya untuk menyalurkannya ke arah itu. Ada infrastruktur, anggaran, kebutuhan untuk mendiversifikasi ekonomi, dan saya pikir mereka bisa melakukannya jika mau,” tegasnya.
Sejak 2003, China menetapkan Macau sebagai platform kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan negara-negara berbahasa Portugis melalui Forum untuk Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan antara China dan Negara-Negara Berbahasa Portugis. Lebih dari dua dekade kemudian, mandat itu diperluas ke negara-negara berbahasa Spanyol. Konsul Jenderal Spanyol untuk Hong Kong dan Macau menilai strategi ini sebagai “peluang untuk memperluas perdagangan dan investasi di Macau dan dari Macau” ke berbagai geografi lain.
Perayaan 450 Tahun Keuskupan dan Ajang Balap Bergengsi
Di ranah keagamaan, Kardinal Luis Antonio Tagle dijadwalkan memimpin perayaan 450 tahun Keuskupan Macau pada 31 Oktober 2026. Dekan College of Cardinals dan pro-profek Dikasteri Evangelisasi Vatikan itu juga akan memberikan kuliah umum bertajuk “Magnifica Humanitas: Synodal Ways for Evangelization in Asia.” Keuskupan Macau didirikan pada 23 Januari 1576 oleh Paus Gregorius XIII melalui Bull Super Specula Militantis Ecclesiae dan menjadi keuskupan pertama di Timur Jauh. Saat ini keuskupan tersebut menaungi 31 lembaga pendidikan dan 23 lembaga pelayanan sosial.
Sementara itu, di dunia otomotif, tim Australia Tigani Motorsport bersiap tampil di FIA GT World Cup yang digelar bersamaan dengan Macau Grand Prix. Mereka memperkenalkan livery Mercedes-AMG GT3 EVO dengan dukungan Pop Race dan 7-Eleven, serta nomor #711 sebagai penghormatan kepada jaringan toko kelontong global tersebut. Pembalap pabrikan Lucas Auer akan mengemudikan mobil itu. “Tidak ada hadiah yang lebih besar dalam balap GT selain gelar dunia di Macau, dan menghadapi Guia bersama 7-Eleven menjadi momen membanggakan bagi POP Race,” ujar pendiri POP Race, Marchy Lee. “Tigani Motorsport, Lucas Auer, dan Mercedes-AMG GT3 EVO memberi kami kecepatan dan pengalaman untuk meraihnya, dengan warna yang akan dikenali setiap penggemar di Hong Kong dan Macau begitu mobil keluar. Kami tidak datang untuk sekadar melengkapi jumlah peserta, kami datang untuk bertarung memperebutkan kemenangan.”
Baca juga:Bagi Tigani Motorsport, Macau Grand Prix menjadi ekspedisi internasional kedua setelah Gulf 12 Hours di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, tahun lalu. Sepanjang tahun ini, tim tersebut berkompetisi di GT World Challenge Australia dengan tiga Mercedes-AMG GT3 EVO dan satu Porsche 911 GT3 R. “Tigani Motorsport telah cepat menetapkan diri sebagai tim Mercedes-AMG terkemuka di Australia. Sebagai Performance Team resmi Mercedes-AMG, kami sangat bangga mewakili merek ini di panggung terbesar dunia,” kata pendiri Tigani Motorsport, Nathan Tigani. “Macau adalah tonggak besar bagi tim kami. FIA GT World Cup tidak diragukan lagi merupakan salah satu hadiah GT terbesar di dunia. Mercedes-AMG memiliki rekor luar biasa, dan menjadi salah satu dari hanya dua tim yang mewakili merek ini di Macau adalah hak istimewa dan kehormatan.”
Rangkaian peristiwa ini menunjukkan bahwa Macau terus memainkan peran ganda sebagai pusat diplomasi keuangan, mode, dan olahraga di kawasan. Kesepakatan dengan Mozambik dan Angola memperkuat posisi Macau dalam kerja sama keuangan internasional, sementara perluasan strategi ke pasar Hispanik membuka peluang ekonomi baru. Di sisi lain, perayaan 450 tahun Keuskupan Macau dan FIA GT World Cup menegaskan dimensi budaya dan olahraga yang melengkapi identitas Macau sebagai wilayah administratif khusus China yang berpengaruh di Asia-Pasifik.












