Berita  

BMKG: Cuaca Surabaya Berawan, Suhu Capai 34 Derajat Celsius

BMKG: Cuaca Surabaya Berawan, Suhu Capai 34 Derajat Celsius
BMKG: Cuaca Surabaya Berawan, Suhu Capai 34 Derajat Celsius

Sorothari – 25 Oktober 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Surabaya pada Minggu, 25 Oktober 2026, berawan sepanjang hari dengan suhu udara berkisar 26 hingga 34 derajat Celsius. Kondisi ini menjadikan Surabaya salah satu kota di Jawa Timur yang tidak berpotensi diguyur hujan, berbeda dengan sejumlah kabupaten lain di sekitarnya yang diprediksi mengalami hujan ringan.

Berdasarkan data prakiraan harian BMKG Jawa Timur, kelembapan udara di Kota Pahlawan pada hari ini berada di rentang 40 hingga 75 persen. Angka tersebut tergolong lebih rendah dibanding wilayah lain di sekitarnya, sehingga udara terasa lebih kering meski langit dipenuhi awan. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta tetap menjaga asupan cairan agar tidak mengalami dehidrasi.

Baca juga:
Suhu Hari Ini Panas Merata: Cirebon dan Jogja Tembus 36 Derajat, Mojokerto 37 Derajat

Wilayah Penyangga Surabaya Juga Berawan

Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah wilayah penyangga Surabaya. Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Kota Mojokerto, Sidoarjo, Lamongan, dan Kota Pasuruan dilaporkan berawan dengan suhu yang bervariasi. Gresik berada di kisaran 26 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan 64 hingga 85 persen, sedangkan Sidoarjo diperkirakan mencapai 25 hingga 36 derajat Celsius dengan kelembapan 32 hingga 80 persen.

Bangkalan memiliki suhu 25 hingga 32 derajat Celsius dan kelembapan 51 hingga 89 persen. Adapun Lamongan berkisar 24 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 36 hingga 77 persen, Kota Mojokerto 26 hingga 35 derajat Celsius dengan kelembapan 36 hingga 75 persen, dan Kota Pasuruan 25 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 46 hingga 85 persen. Sementara itu, Mojokerto tercatat memiliki suhu 26 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 40 hingga 75 persen.

Meski mayoritas wilayah di sekitar Surabaya berawan, BMKG mencatat sejumlah daerah di Jawa Timur justru berpotensi hujan ringan. Wilayah tersebut meliputi Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Kota Batu. Sementara Pacitan dan Trenggalek dilaporkan mengalami udara kabur, sedangkan sebagian besar kabupaten dan kota lain seperti Ponorogo, Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, dan sejumlah kota lainnya diprakirakan berawan.

Baca juga:
Suhu di Jateng Tembus 37 Derajat Celsius, Warga Keluhkan Panas Menyengat

Faktor Atmosfer dan Imbauan BMKG

Secara nasional, BMKG mengingatkan adanya sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan, utara Sabah, serta Samudra Pasifik di utara Pulau Biak. Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari Laut Natuna hingga pesisir utara Sabah serta perairan utara Papua hingga Papua Barat Daya. Kondisi atmosfer ini menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam memantau potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

BMKG juga mengimbau pengguna transportasi udara mewaspadai potensi awan hujan, termasuk kumulonimbus, di sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, dan sebagian Papua. Potensi serupa perlu diperhatikan di Selat Malaka, Samudra Hindia sebelah barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, Laut Natuna Utara, dan bagian utara Selat Karimata. Penumpang pesawat disarankan mengikuti informasi terbaru dari bandara maupun maskapai terkait kondisi cuaca dan perjalanan.

Selain potensi hujan, masyarakat pesisir diminta mewaspadai gelombang tinggi dan banjir pesisir atau rob. BMKG mengimbau warga, khususnya di wilayah pesisir Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem. Sektor pelayaran juga diminta memperhatikan kondisi perairan sebelum beraktivitas.

Baca juga:
Prakiraan Cuaca Jabodetabek dan Jateng 15 Oktober 2026: Hujan di Sebagian Wilayah, Suhu Capai 36 Derajat Celsius

Bagi warga Surabaya dan sekitarnya, prakiraan cuaca berawan ini dapat menjadi panduan sebelum beraktivitas di luar ruangan. Meski tidak ada potensi hujan signifikan, suhu yang cukup tinggi pada siang hari tetap menuntut antisipasi, terutama bagi mereka yang memiliki kegiatan rutin di luar rumah. Masyarakat disarankan memantau pembaruan informasi cuaca resmi melalui laman bmkg.go.id atau aplikasi InfoBMKG sebelum merencanakan perjalanan dan kegiatan.

BMKG menegaskan bahwa prakiraan cuaca dapat berubah seiring perkembangan dinamika atmosfer. Pembaruan informasi diperlukan mengingat kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia masih dipengaruhi oleh sistem tekanan udara yang bergerak dinamis. Warga diimbau tidak mengabaikan peringatan dini yang dikeluarkan otoritas setempat, terutama jika berencana melakukan perjalanan lintas wilayah di Jawa Timur maupun ke luar pulau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *