Valérie Lemercier Ungkap Perjuangan Depresi dan Perawatan di Rumah Sakit Sainte-Anne

Valérie Lemercier Ungkap Perjuangan Depresi dan Perawatan di Rumah Sakit Sainte-Anne
Valérie Lemercier Ungkap Perjuangan Depresi dan Perawatan di Rumah Sakit Sainte-Anne

Sorothari – 25 Oktober 2026 | Komedian dan aktris asal Prancis, Valérie Lemercier, kembali membuka cerita tentang masa sulit yang pernah ia lalui. Dalam sebuah wawancara di program Quelle époque! di France 2 pada Sabtu, 24 Oktober 2026, ia berbicara kepada Léa Salamé mengenai keputusannya mencari perawatan di sebuah institusi khusus. Pengakuan ini menjadi bagian dari perjalanan hidupnya yang jarang terungkap ke publik, sekaligus menegaskan bahwa di balik kesuksesan seorang ca di dunia hiburan, terdapat pergulatan batin yang nyata.

Lemercier mengaku bahwa keputusan tersebut bukanlah hal yang mudah. Namun, ia menyadari pentingnya bantuan profesional ketika menghadapi tekanan yang berat. “Itu menyelamatkan saya, dan hal itu terjadi pada banyak orang,” ujarnya dalam wawancara tersebut. Ia juga menambahkan bahwa ada berbagai hal yang memang dirancang untuk membantu seseorang merasa lebih baik.

Baca juga:
Kisah Haru Film Baby Udon: Denny Sumargo Ungkap Emosi Perankan Hajime Kondoh

Sebelumnya, pada April 2025, aktris berusia 62 tahun ini pernah menceritakan pengalamannya mengalami depresi berat pada usia 23 tahun dalam program Sept à Huit di TF1. Saat itu, ia tinggal di Paris dan berjuang menemukan jati dirinya sebagai calon aktris. Kesulitan tersebut membuatnya meminta pertolongan dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Sainte-Anne, Paris, selama sekitar satu setengah bulan. Ia menyebut masa itu sebagai titik balik penting dalam hidupnya.

Pengalaman tersebut tidak hanya menjadi bagian dari sejarah pribadinya, tetapi juga menyoroti pentingnya kesehatan mental di kalangan pekerja seni. Lemercier dikenal luas sebagai aktris serba bisa dengan gaya humor absurd yang khas. Ia telah membintangi berbagai film, pertunjukan panggung, dan menjadi salah satu ikon komedi Prancis. Namun, di balik citra ceria itu, ia pernah merasakan kerapuhan yang mendalam.

Baca juga:
Inara Rusli Ganti Nama Panggung Jadi Inayah, Ungkap Makna dan Asal-usulnya

Dalam wawancara terbaru, Lemercier tidak banyak memberikan detail baru mengenai perawatannya. Namun, ia menegaskan bahwa berbicara tentang pengalaman tersebut merupakan cara untuk mengingatkan publik bahwa meminta bantuan adalah langkah yang berani. “Saya pikir penting untuk mengatakan bahwa ketika seseorang merasa tidak baik-baik saja, ada tempat untuk mencari pertolongan,” tambahnya.

Kisah Lemercier ini menjadi pengingat bahwa kesehatan mental tidak memandang status atau popularitas. Bahkan seorang ca yang selalu tampil ceria di depan kamera pun bisa mengalami masa-masa sulit. Dengan terbuka, ia berharap dapat menginspirasi orang lain untuk tidak ragu mencari dukungan profesional ketika menghadapi masalah serupa.

Baca juga:
Whalefall: Ketika Denyut Jantung Josh Brolin Menjadi Nyawa Sang Paus Raksasa

Hingga saat ini, Valérie Lemercier masih aktif di dunia hiburan Prancis. Ia terus terlibat dalam berbagai proyek film dan teater, serta sesekali muncul di acara televisi. Pengakuannya tentang perawatan di Sainte-Anne telah memicu diskusi positif tentang pentingnya kesehatan mental di industri hiburan, dan diharapkan dapat mendorong lebih banyak orang untuk peduli terhadap kesejahteraan diri sendiri maupun orang di sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *