Sorothari – 26 Oktober 2026 | Pachuca vs Cruz Azul pada Jornada 13 Apertura 2026 berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan La Máquina Celeste di Estadio Hidalgo. Kemenangan ini mengangkat Cruz Azul ke posisi ketiga klasemen umum, sementara Pachuca harus menerima kekalahan meski penyerang andalannya, Salomón Rondón, tetap kokoh di puncak daftar top skor Liga MX dengan 13 gol dari 12 pertandingan. Pertandingan yang digelar pada Minggu, 25 Oktober 2026, ini juga diwarnai insiden keributan di tribun penonton setelah peluit panjang dibunyikan.
Cruz Azul membuka keunggulan pada menit ke-12 melalui gol Gabriel “Toro” Fernández setelah memanfaatkan umpan Alan Mozo. Pachuca merespons cepat pada menit ke-20 lewat gol Francisco Venegas yang memanfaatkan servis Rodolfo Pizarro. Kedudukan 1-1 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Cruz Azul meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-75, wasit Daniel Quintero menunjuk titik putih setelah Pedro Budib melanggar “Toro” Fernández di kotak penalti. Andrés Montaño yang maju sebagai eksekutor berhasil mengecoh kiper dan membawa Cruz Azul kembali unggul 2-1 pada menit ke-79. Salomón Rondón sempat mencetak gol pada menit ke-86, namun dianulir karena offside.
Baca juga:Kemenangan ini merupakan hasil kerja taktik pelatih Joel Huiqui yang kembali melakukan rotasi di starting eleven. Meski sempat kesulitan menembus pertahanan Pachuca, keputusan Huiqui memasukkan Montaño terbukti efektif. Gol Montaño menjadi penentu tiga poin bagi Cruz Azul, yang juga mencatat kemenangan ketiga di laga tandang musim ini. Kemenangan atas Pachuca membuat Cruz Azul naik ke peringkat ketiga klasemen, posisi yang sangat penting dalam perburuan tiket Liguilla.
Bagi Pachuca, kekalahan ini menjadi pukulan tersendiri. Meski demikian, performa Salomón Rondón tetap menjadi sorotan. Striker asal Venezuela itu tercatat sebagai pemain paling produktif di Liga MX dengan 13 gol dalam 12 pertandingan, unggul lima gol atas pesaing terdekatnya, Juninho dari Pumas UNAM. Rondón telah mengoleksi 992 menit bermain dan rata-rata hampir satu gol per pertandingan. Sejak bergabung dengan Pachuca, pemain yang juga menjadi top skor sepanjang masa timnas Venezuela itu telah mencetak 48 gol dalam lebih dari 80 pertandingan resmi di berbagai kompetisi, termasuk Concacaf Champions Cup. Dengan empat jornada tersisa, Rondón berpeluang besar meraih gelar top skor keduanya di Liga MX setelah sebelumnya menjuarai Clausura 2024.
Baca juga:Insiden keributan di tribun Estadio Hidalgo menjadi catatan hitam dalam laga Pachuca vs Cruz Azul kali ini. Setelah pertandingan usai, sejumlah suporter dari kedua kubu terlibat adu mulut hingga baku hantam. Video dan foto keributan cepat menyebar di media sosial. Petugas keamanan dan staf stadion berusaha melerai, namun suasana sempat mencekam. Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban luka maupun penangkapan. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan di stadion Liga MX dan mendorong desakan agar pihak berwenang melakukan investigasi.
Kemenangan Cruz Azul atas Pachuca menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Joel Huiqui untuk menghadapi sisa musim. Sementara itu, Pachuca perlu segera bangkit jika ingin tetap bersaing di papan atas. Liga MX Apertura 2026 masih menyisakan empat jornada, dan persaingan menuju fase gugur diprediksi semakin ketat. Perhatian juga tertuju pada laga berikutnya Querétaro vs Cruz Azul pada Jornada 14 yang akan digelar di Estadio Corregidora, di mana Cruz Azul berambisi melanjutkan tren positifnya.
Baca juga:











