Pumas UNAM vs UANL Berakhir Imbang 1-1, Homenaje Hugo Sánchez Ternoda

Pumas UNAM vs UANL Berakhir Imbang 1-1, Homenaje Hugo Sánchez Ternoda
Pumas UNAM vs UANL Berakhir Imbang 1-1, Homenaje Hugo Sánchez Ternoda

Sorothari – 29 Oktober 2026 | Laga pumas unam vs uanl dalam pekan ke-14 Liga MX Apertura 2026 berakhir tanpa pemenang. Pumas UNAM dan Tigres UANL bermain imbang 1-1 di Stadion Olimpiade Universitas (CU) pada Sabtu, 24 Oktober 2026, dalam pertandingan yang seharusnya menjadi momen perayaan bagi legenda hidup sepak bola Meksiko, Hugo Sánchez.

Hasil ini membuat kedua tim sama-sama kehilangan poin penting dalam perebutan tiket ke babak liguilla. Bagi Pumas, hasil imbang terasa lebih pahit karena mereka tampil dominan di babak pertama dan sempat unggul lebih dulu melalui gol Robert Morales pada menit ke-56. Namun, Tigres mampu menyamakan kedudukan lewat aksi Juan Brunetta pada menit ke-76.

Baca juga:
Toluca vs Atlético San Luis Berakhir Imbang, Rafael Llorente Selamatkan Poin Potosino

Pertandingan ini sendiri memiliki makna istimewa karena digelar bertepatan dengan 50 tahun debut profesional Hugo Sánchez bersama Pumas. Pria yang dijuluki ‘Niño de Oro’ itu melakukan debut pada Oktober 1976, tepatnya melawan Tigres, klub yang menjadi lawan pada malam tersebut. Sayangnya, mantan penyerang Real Madrid itu tidak dapat menyaksikan tim kesayangannya meraih kemenangan.

Jalannya Pertandingan

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Pumas tampil menekan. Tim asuhan pelatih Joel Huiqui itu mendominasi penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang emas di babak pertama. Namun, rapatnya pertahanan Tigres yang dikomandoi oleh Diego ‘Chicha’ Sánchez membuat skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Pumas semakin meningkat. Kerja sama apik antara César ‘Chino’ Huerta dan Pablo Bennevendo berbuah manis pada menit ke-56. Umpan terobosan Huerta diteruskan Bennevendo dengan umpan silang rendah ke tiang jauh, dan Robert Morales dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang dijaga Keylor Navas. Gol tersebut membangkitkan semangat para pendukung tuan rumah yang memadati Stadion Olimpiade Universitas.

Namun, keunggulan Pumas tidak bertahan lama. Tigres mulai bangkit dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Pada menit ke-76, giliran tim tamu yang mencetak gol. Berawal dari serangan di sisi kiri, Diego Sánchez mengirim umpan silang yang disambut oleh Juan Brunetta. Gelandang asal Argentina itu melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan oleh Keylor Navas. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga pertandingan usai.

Di sisa waktu, Pumas berusaha keras untuk kembali unggul. Peluang emas didapat melalui sundulan Uriel Antuna pada menit ke-78, tetapi bola masih menyamping. Keylor Navas juga tampil gemilang dengan melakukan dua penyelamatan penting pada menit ke-86 dan ke-90, menggagalkan peluang Tigres untuk berbalik unggul. Hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan tetap 1-1.

Baca juga:
Jajal Rumput GBLA, Gakuto Notsuda Mulai Beradaptasi Bersama Persib

Homenaje untuk Hugo Sánchez

Sebelum pertandingan dimulai, Pumas menggelar upacara penghormatan untuk Hugo Sánchez. Legenda sepak bola Meksiko itu mendapat sambutan meriah dari para penggemar yang hadir di stadion. Hugo Sánchez dikenal sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Meksiko, dengan karier cemerlang bersama Pumas, Atlético Madrid, dan Real Madrid. Ia juga tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Meksiko.

Meski demikian, hasil imbang ini membuat perayaan tersebut sedikit ternoda. Pumas yang tampil dominan harus puas berbagi angka dengan Tigres. Pelatih Pumas, Joel Huiqui, mengaku kecewa dengan hasil ini. ‘Kami kehilangan dua poin penting di kandang. Babak pertama kami bermain sangat baik, tetapi di babak kedua kami kehilangan momentum setelah kebobolan,’ ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Rotondi dan Bayang-Bayang Final Clausura 2026

Kekalahan Pumas dari Cruz Azul di final Clausura 2026 masih menyisakan luka bagi para pendukung. Carlos Rodolfo Rotondi, pencetak gol kemenangan Cruz Azul pada laga final tersebut, kembali menjadi sorotan. Beberapa hari setelah pertandingan pumas unam vs uanl, Rotondi memamerkan jersey khusus yang mengenang golnya ke gawang Pumas. Jersey tersebut menampilkan detail menit terjadinya gol dan angka 10, yang merujuk pada gelar juara ke-10 Cruz Azul.

Rotondi sendiri tengah berada di Kota Meksiko untuk menghadiri acara Gran Premio de México. Bersama Keylor Navas, ia turut serta dalam pertandingan amal yang digelar di Plaza Carso. Dalam kesempatan itu, Rotondi dan Navas bertindak sebagai pelatih untuk tim yang dipimpin oleh pembalap Sergio ‘Checo’ Pérez. Kegiatan tersebut menjadi momen reuni bagi para pemain yang terlibat dalam final Clausura 2026, termasuk Gonzalo Piovi dan Adalberto Carrasquilla.

Kondisi Adalberto Carrasquilla

Sementara itu, gelandang Pumas asal Panama, Adalberto ‘Coco’ Carrasquilla, dipastikan dalam kondisi bugar setelah sempat mengalami cedera saat melawan Santos Laguna pada 21 Oktober lalu. Carrasquilla ditarik keluar pada menit ke-48 akibat masalah otot, namun hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa cederanya hanya berupa kelelahan otot ringan. Ia pun kembali tampil sebagai starter saat Pumas menghadapi Tigres dan bermain hingga menit ke-89 sebelum digantikan oleh Israel Luna.

Baca juga:
Aksi Naomi Osaka di US Open 2026: Padukan Tren Mode dan Soroti Etika Penonton

Kembalinya Carrasquilla menjadi kabar baik bagi Timnas Panama yang akan menghadapi Curaçao pada 12 dan 15 November mendatang dalam perempat final Liga Nations Concacaf. Pelatih Pumas berharap Carrasquilla dapat terus menjaga kebugarannya mengingat jadwal yang padat.

Dengan hasil imbang ini, Pumas UNAM masih tertahan di posisi tengah klasemen Apertura 2026. Mereka harus segera bangkit jika ingin mengamankan tempat di babak liguilla. Sementara itu, Tigres juga belum aman dari kejaran tim-tim di bawahnya. Pertarungan di sisa musim ini diprediksi akan semakin sengit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *