Trent Alexander-Arnold Digoda Kembali ke Liverpool, Heskey dan Carragher Beri Restu

Trent Alexander-Arnold Digoda Kembali ke Liverpool, Heskey dan Carragher Beri Restu
Trent Alexander-Arnold Digoda Kembali ke Liverpool, Heskey dan Carragher Beri Restu

Sorothari – 31 Oktober 2026 | Masa depan Trent Alexander-Arnold di Real Madrid kembali menjadi sorotan setelah mantan striker Liverpool, Emile Heskey, secara terbuka mendukung kemungkinan bek kanan asal Inggris itu kembali ke Anfield. Dukungan ini menyusul pernyataan senada dari legenda Liverpool, Jamie Carragher, yang lebih dulu membuka pintu untuk kepulangan Trent Alexander-Arnold. Pemain berusia 28 tahun itu disebut-sebut kesulitan menemukan performa terbaiknya sejak meninggalkan Liverpool dengan status bebas transfer pada musim panas 2025.

Heskey, yang pernah memperkuat Liverpool pada periode 2000-2004, menilai bahwa kepulangan Trent Alexander-Arnold akan membawa dampak positif bagi kedua belah pihak. Dalam wawancaranya dengan BestBettingSites, ia menyatakan bahwa mayoritas penggemar Liverpool akan menyambut kembali sang pemain dengan tangan terbuka, meskipun ada sebagian yang masih menyimpan kekecewaan atas cara kepergiannya.

Baca juga:
NOC Indonesia Jajaki Beasiswa Atlet ke Amerika Serikat, Renang dan Tenis Terbanyak

“Saya akan senang jika Trent kembali. Apakah dia mau, saya tidak yakin. Tapi saya pikir dia akan disambut dengan tangan terbuka oleh mayoritas penggemar Liverpool,” ujar Heskey. “Akan selalu ada yang menyimpan dendam karena dia pergi dengan bebas transfer. Tapi mari kita move on. Mari kita pikirkan apa yang telah dia lakukan di lapangan untuk Liverpool.”

Senada dengan Heskey, Jamie Carragher sebelumnya juga telah memberikan lampu hijau untuk kembalinya Trent Alexander-Arnold. Dalam acara The Overlap, Carragher mengaku bersedia menerima kembali sang pemain, namun menegaskan bahwa kritik dari suporter adalah hal yang wajar. “Saya akan menerimanya kembali. Beri dia banyak cemoohan karena saya pikir dia melakukan kesalahan besar,” kata Carragher. Ia menambahkan bahwa kepentingan klub harus menjadi prioritas utama, dan Liverpool perlu menilai apakah kepulangan Trent dapat membantu tim menghadapi tantangan di musim-musim mendatang.

Carragher menilai Liverpool masih membutuhkan sosok yang mampu memberikan kreativitas dari sektor bek kanan. Kemampuan Trent Alexander-Arnold dalam mengirim umpan progresif, menciptakan peluang, dan membangun serangan disebutnya sebagai kualitas yang dirindukan The Reds. Hal ini diperkuat dengan performa Liverpool di lini belakang yang dianggap belum optimal meskipun telah diperkuat Ronald Araujo yang berstatus pinjaman dari Barcelona.

Baca juga:
Megawati Hangestri Senang Bertemu Kembaran di Hyundai Hillstate

Sejak bergabung dengan Real Madrid, Trent Alexander-Arnold memang belum mampu menunjukkan konsistensi seperti saat membela Liverpool. Musim pertamanya di Santiago Bernabeu diwarnai masalah kebugaran dan cedera yang membatasi menit bermainnya. Pada musim 2026/2027, situasinya tidak membaik. Di bawah asuhan pelatih Jose Mourinho, ia hanya dipercaya tampil sebagai starter sebanyak empat kali dari 13 pertandingan Los Blancos di berbagai kompetisi. Bahkan dalam laga El Clasico melawan Barcelona, bek kanan pilihan utama Denzel Dumfries justru masuk sebagai pemain pengganti, sementara Trent hanya mendapatkan kesempatan tampil sebagai pemain pengganti di masa injury time.

Menurut laporan, posisi Trent Alexander-Arnold di Real Madrid kini berada di urutan ketiga di belakang Denzel Dumfries dan pemain lain yang diposisikan sebagai bek kanan. Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa ia akan mencari klub baru pada jendela transfer mendatang, dengan Liverpool menjadi salah satu tujuan yang paling mungkin.

Meski demikian, kepulangan Trent Alexander-Arnold ke Liverpool tidak akan semudah membalikkan telapak tangan. Ada sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan, terutama terkait regulasi Premier League mengenai pemain pinjaman. Jika Liverpool memilih untuk meminjam Trent pada jendela transfer musim dingin Januari 2027, maka langkah tersebut akan menghabiskan satu slot pinjaman yang tersisa. Saat ini, Liverpool telah memiliki Ronald Araujo sebagai pemain pinjaman dari Barcelona, sehingga hanya tersisa satu slot lagi untuk pemain pinjaman lainnya. Regulasi Premier League mengizinkan maksimal dua pemain pinjaman terdaftar dalam satu waktu, dan maksimal empat pemain pinjaman sepanjang musim.

Baca juga:
PSPS Pekanbaru di Puncak Klasemen, tetapi Denda Rp20 Juta Jadi Sorotan

Konsekuensinya, jika Trent Alexander-Arnold kembali dengan status pinjaman, Liverpool tidak akan bisa merekrut pemain pinjaman lain, termasuk potensi mendatangkan penyerang muda Real Madrid, Endrick. Sebelumnya, Liverpool sempat dikaitkan dengan Endrick pada bursa transfer musim panas lalu, namun Real Madrid memutuskan untuk mempertahankan pemain asal Brasil itu hingga akhir musim. Dengan demikian, manajemen Liverpool harus memilih dengan cermat antara mendatangkan kembali Trent Alexander-Arnold atau mengejar target lain seperti Endrick.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Liverpool maupun Real Madrid terkait masa depan Trent Alexander-Arnold. Namun, dukungan dari para mantan pemain seperti Heskey dan Carragher menunjukkan bahwa pintu kepulangan ke Anfield masih terbuka lebar. Jika transfer ini terwujud, baik dengan status pinjaman maupun permanen, maka akan menjadi salah satu saga transfer paling menarik pada bursa transfer mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *