Trail Blazers vs Grizzlies: Portland Dihajar Memphis, Damian Lillard Cs Bangkit di Utah

Trail Blazers vs Grizzlies: Portland Dihajar Memphis, Damian Lillard Cs Bangkit di Utah
Trail Blazers vs Grizzlies: Portland Dihajar Memphis, Damian Lillard Cs Bangkit di Utah

Sorothari – 02 November 2026 | Pertandingan trail blazers vs grizzlies pada Kamis lalu berakhir pahit bagi Portland Trail Blazers. Bermain di kandang sendiri, Blazers takluk 103-124 dari Memphis Grizzlies setelah sebelumnya memulai musim dengan tiga kemenangan beruntun. Kekalahan itu menjadi pukulan telak sekaligus titik balik yang memaksa Damian Lillard dan kawan-kawan segera bangkit.

Dalam laga tersebut, Blazers sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik. Mereka sempat memimpin delapan poin pada kuarter kedua. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Tim asuhan pelatih kepala ini kehabisan tenaga di paruh kedua dan hanya mampu mencetak 45 poin, sehingga Grizzlies berbalik menguasai jalannya pertandingan.

Baca juga:
Walker Kessler Siap Hadapi Utah Jazz, Modal Dua Performa 20 Poin Bersama Lakers

Deni Avdija tampil paling menonjol bagi Blazers dengan menorehkan 24 poin, sembilan rebound, dan tujuh assist. Sementara itu, Ja Morant menyumbang 14 poin, disusul Tounsi Camara dengan 13 poin. Secara keseluruhan, Blazers hanya menembak 41 persen dari lapangan dan 12 dari 40 percobaan tripoin. Damian Lillard mengalami malam yang sulit dengan torehan sembilan poin setelah hanya memasukkan tiga dari 13 tembakan dan satu dari sembilan tripoin. Jrue Holiday pun minim kontribusi dengan enam poin dari dua dari tujuh tembakan.

Kekalahan dari Grizzlies menjadi bahan evaluasi penting. Apalagi, dalam laga itu Blazers harus bermain tanpa Shaedon Sharpe dan Ja Morant yang absen, sementara Chris Youngblood dan Robert Williams III masih diragukan. Meski demikian, laporan menyebutkan bahwa Morant sebenarnya turut bermain dan menyumbang 14 poin, sehingga informasi mengenai status pemain perlu ditelaah lebih lanjut.

Kebangkitan di Utah

Setelah kekalahan memalukan itu, Blazers langsung bangkit saat melawat ke Utah Jazz pada Sabtu malam waktu setempat. Dalam pertandingan tersebut, Portland menang meyakinkan 112-90. Damian Lillard kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak 22 poin, lima rebound, empat assist, satu blok, dan dua steal dalam 27 menit bermain. Ia memasukkan enam dari 17 tembakan, tiga dari sepuluh tripoin, dan tujuh dari delapan tembakan bebas.

Penampilan tersebut menjadi jawaban atas performa minimnya melawan Memphis. Bagi pemain berusia 36 tahun itu, ini adalah kali ketiga ia mencetak lebih dari 20 poin dalam lima pertandingan pertama musim ini, sekaligus keempat kalinya ia mencetak lebih dari satu tripoin. Kembalinya Lillard ke Portland memang berjalan sesuai harapan. Hingga lima laga awal, ia rata-rata mencetak 19,2 poin, 4,0 rebound, 3,6 assist, 3,2 tripoin, dan 1,0 steal per pertandingan. Blazers pun mencatat rekor 4-1 saat ia memimpin serangan.

Baca juga:
Hasil Real Salt Lake vs LAFC: Skor Imbang 2-2 Hiasi Duel Sengit di Utah

Kemenangan atas Jazz juga tidak lepas dari peran pemain lain. Meski tanpa Shaedon Sharpe yang masih cedera, Blazers mampu mengendalikan permainan. Utah Jazz yang sedang dalam tren negatif—kalah empat dari lima laga dan tiga kekalahan beruntun—tampil mengecewakan. Sebelumnya, Jazz sempat memberikan perlawanan sengit saat kalah 111-117 dari San Antonio Spurs di babak perpanjangan waktu. Dalam laga itu, Keyonte George mencetak 31 poin, disusul Ace Bailey dengan 19 poin, Darryn Peterson 18 poin, dan Brice Sensabaugh 16 poin dari bangku cadangan. Namun, melawan Blazers, Jazz tidak mampu mengulangi performa tersebut.

Dampak dan Prospek ke Depan

Bagi Blazers, kemenangan atas Jazz menjadi modal berharga untuk menjaga momentum di awal musim. Kekalahan dari Grizzlies sempat menimbulkan keraguan, tetapi respons cepat tim menunjukkan karakter juara. Damian Lillard tetap menjadi sosok sentral dalam skema permainan. Konsistensinya mencetak angka dan memimpin rekan-rekan menjadi kunci bagi Portland untuk bersaing di wilayah Barat yang kompetitif.

Sementara itu, Grizzlies yang berhasil menghajar Blazers menunjukkan potensi sebagai tim muda yang berbahaya. Kemenangan 124-103 atas Portland menjadi salah satu performa terbaik mereka musim ini. Ja Morant dan rekan-rekan membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim mapan. Namun, konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah bagi Memphis.

Duel trail blazers vs grizzlies selalu menyajikan tensi tinggi mengingat kedua tim memiliki gaya bermain cepat dan penuh energi. Pertemuan berikutnya diprediksi akan kembali berlangsung sengit. Blazers akan berusaha membalas kekalahan, sementara Grizzlies ingin membuktikan bahwa kemenangan mereka bukan kebetulan.

Baca juga:
Grizzlies Kejar Rekor Terbaik Lawan Pelicans, Sorotan pada Rookie Cameron Boozer

Ke depan, Blazers dijadwalkan menghadapi serangkaian pertandingan berat. Kondisi fisik pemain seperti Shaedon Sharpe, Chris Youngblood, dan Robert Williams III masih menjadi perhatian. Pelatih akan terus memantau perkembangan mereka sebelum menentukan rotasi. Sementara itu, Damian Lillard menegaskan fokusnya untuk membantu tim meraih kemenangan demi kemenangan. Dengan performa yang terus meningkat, Blazers berpeluang besar menjaga posisi di papan atas klasemen wilayah Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *