Grêmio Tekuk Atlético-MG 2-0 di Semifinal Copa do Brasil, Selangkah ke Final

Grêmio Tekuk Atlético-MG 2-0 di Semifinal Copa do Brasil, Selangkah ke Final
Grêmio Tekuk Atlético-MG 2-0 di Semifinal Copa do Brasil, Selangkah ke Final

Sorothari – 02 November 2026 | Duel yang kerap dikaitkan dengan grêmio vs atlético paranaense dalam konteks persaingan klub Brasil berlangsung sengit di Arena do Grêmio, Porto Alegre, Minggu (1/11/2026). Pada laga leg pertama semifinal Copa do Brasil, Grêmio mengalahkan Atlético-MG dengan skor 2-0 berkat gol Carlos Vinícius pada menit ke-10 dan Noriega di babak kedua. Kemenangan ini membawa Tricolor selangkah lebih dekat ke final dan mengakhiri penantian enam tahun tanpa tampil di partai puncak turnamen nasional.

Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi tim asuhan Renato Portaluppi sebelum melakoni leg kedua di Arena MRV, Sabtu (7/11/2026) pukul 18.00 waktu setempat. Dengan keunggulan dua gol, Grêmio hanya butuh hasil imbang atau bahkan kalah tipis satu gol untuk lolos. Jika agregat berakhir sama, penentuan tiket final akan diselesaikan melalui adu penalti.

Baca juga:
Boca Juniors vs Vasco: Arruabarrena Soroti Kontroversi Wasit Jelang Laga Hidup Mati di Maracanã

Jalannya Pertandingan

Grêmio tampil agresif sejak menit awal. Strategi bola mati dan umpan panjang menjadi senjata utama. Kombinasi cepat kiper Weverton dan Carlos Vinícius nyaris membuahkan peluang, sebelum akhirnya kesalahan antisipasi bek Lyanco dimanfaatkan sang striker untuk mencetak gol pembuka pada menit ke-10 dengan tembakan rendah.

Memasuki babak kedua, Renato menginstruksikan anak asuhnya untuk mengelola keunggulan. Namun bukan berarti mereka mengendur. Sebuah serangan cepat berujung umpan João Pedro yang disambut Noriega di dalam kotak penalti, menggandakan skor menjadi 2-0. Setelah itu, Grêmio memperketat pertahanan dan menutup ruang gerak lawan.

Atletico-MG berupaya bangkit, tetapi tembok pertahanan yang dikomandoi Delfim tampil disiplin. Kiper Vitor Hugo bahkan menggagalkan peluang emas Galo melalui penalti yang membentur mistar gawang. Petaka tambahan datang bagi tim tamu ketika bek Gustavo Martins menerima kartu kuning kedua pada masa injury time, membuatnya absen di leg kedua. Sementara itu, pemain Atletico-MG, Cuello, juga mendapat kartu kuning.

Konteks dan Latar Belakang

Kemenangan ini memperpanjang tren positif Grêmio yang kini meraih tiga kemenangan beruntun. Sebelumnya, mereka mengalahkan Coritiba dan Athletico-PR di ajang Brasileirão, yang mengangkat mereka keluar dari zona degradasi. Di sisi lain, Atletico-MG tengah terpuruk dengan empat kekalahan beruntun di bawah asuhan Eduardo Domínguez.

Baca juga:
Akane Yamaguchi Berpeluang Juara Korea Open 2026 jika Ahn Se-young Absen

Bagi Grêmio, laga ini bukan sekadar semifinal biasa. Klub berjuluk Rei de Copas itu memiliki tradisi besar di Copa do Brasil dengan koleksi lima trofi. Sepanjang sejarah, mereka telah 17 kali mencapai semifinal dan sembilan kali tampil di final. Catatan tersebut menempatkan mereka sebagai salah satu tim paling sukses di kompetisi ini, sejajar dengan Flamengo dalam hal jumlah partisipasi di babak empat besar.

Renato Portaluppi, yang kembali menukangi tim pada pertengahan September 2026 menggantikan Luís Castro, berhasil membangkitkan semangat skuad. Dari tujuh gol yang tercipta sejak ia kembali, enam di antaranya lahir dari situasi bola mati, menunjukkan efektivitas taktik yang ia terapkan.

Dukungan suporter juga luar biasa. Sebanyak 50.928 penonton memadati Arena do Grêmio, menciptakan atmosfer intimidasi bagi tim tamu. Bahkan, sebelum pertandingan, rombongan suporter sempat menggoyang mobil yang ditumpangi Carol Portaluppi, putri Renato, dan Gerson Oldemburg, agen sang pelatih. Meski sempat panik, keduanya akhirnya tertawa melihat antusiasme fans.

Jejak Historia dan Peluang ke Libertadores

Pertemuan Grêmio dan Atletico-MG di Copa do Brasil mengingatkan pada final edisi 2016. Kala itu, Grêmio menang 3-1 di leg pertama di Belo Horizonte dan menuai hasil imbang 1-1 di kandang, dengan gol penentu dicetak Miller Bolaños. Kini, Bolaños yang berusia 36 tahun masih aktif bermain untuk Guayaquil City di Ekuador.

Baca juga:
Strategi Deco Amankan Hamza Abdelkarim dan Dinamika Baru Skuad Barcelona

Kemenangan atas Atletico-MG juga membuka jalan bagi Grêmio untuk kembali ke Conmebol Libertadores. Regulasi Copa do Brasil musim ini memberikan tiket ke kompetisi kontinental bagi juara dan runner-up, asalkan mereka tetap berlaga di Serie A pada tahun berikutnya. Saat ini, Grêmio masih berjuang menghindari degradasi dan memiliki peluang 50,89% untuk bertahan di kasta tertinggi, menurut model statistik Gato Mestre.

Sebelum menghadapi leg kedua, Grêmio akan lebih dulu melakoni laga berat di Brasileirão melawan Flamengo pada Rabu mendatang. Weverton dan Carlos Vinícius dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning. Kembalinya fokus ke kompetisi domestik menjadi ujian konsistensi bagi pasukan Renato sebelum menuntaskan misi ke final Copa do Brasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *