Sorothari – 20 Juli 2026 | Drama kepemilikan rumah di Sentul kembali mencuat setelah pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengklaim bahwa rumah yang digeledah polisi tersebut telah dihibahkan kepada Don Ritto, sementara pihak Don Ritto bersikukuh bahwa statusnya adalah sewa. Perbedaan versi ini menjadi sorotan di tengah kasus yang menjerat klien Hotman, eks Jampidsus Febrie Ardiansyah.
Rumah mewah di Sentul, Kabupaten Bogor, menjadi pusat perhatian setelah penyidik menemukan emas batangan 74 kilogram dan uang tunai ratusan miliar rupiah di lokasi tersebut. Rumah itu sebelumnya dikaitkan dengan Febrie Ardiansyah, yang kini berstatus tersangka dalam kasus korupsi PT Asabri dan TPPU. Namun, Hotman Paris membantah rumah tersebut milik Febrie.
Baca juga:Kronologi Sengketa Rumah Sentul
Dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung pada Jumat (17/7/2026), Hotman Paris menyatakan bahwa rumah di Sentul itu sejak 2022 sudah bukan lagi berada di bawah pengelolaan Febrie. “House keeping-nya sudah bukan Febrie yang bayar, karena sudah diberikan ke Don Ritto,” ujar Hotman. Ia menegaskan bahwa rumah tersebut telah dihibahkan kepada cucu Febrie, yakni anaknya, jauh sebelum perkara Asabri bergulir.
Namun, klaim Hotman itu langsung dibantah oleh kuasa hukum Don Ritto. Pihak Don Ritto mengklaim bahwa status rumah tersebut adalah sewa, bukan hibah. Perbedaan keterangan ini menimbulkan kebingungan di tengah publik, terutama terkait asal-usul emas dan uang yang ditemukan di dalam rumah. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Don Ritto secara langsung mengenai kepemilikan rumah tersebut.
Baca juga:Reaksi Publik dan Keluarga
Keputusan Hotman Paris menjadi kuasa hukum Febrie Ardiansyah menuai reaksi keras dari berbagai pihak. Anak sulung Hotman, Frank Alexander Hutapea, secara terbuka menyatakan kekecewaannya di media sosial. Tak hanya itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni juga menyentil Hotman karena dianggap membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap Febrie.
Hotman sebelumnya mengungkit prestasi Febrie sebagai orang yang dibanggakan Presiden Prabowo. Ia mengeklaim Febrie berhasil mengembalikan kerugian negara Rp430 triliun. Namun, langkah Hotman ini justru memicu penurunan drastis jumlah pengikut Instagram-nya. Berdasarkan data Social Blade, akun Hotman Paris kehilangan puluhan ribu pengikut dalam dua hari setelah ia mengonfirmasi diri sebagai kuasa hukum Febrie.
Baca juga:Drama kepemilikan rumah di Sentul ini menjadi salah satu batu sandungan bagi Hotman Paris dalam membela kliennya. Pihak kepolisian dan Kejaksaan Agung masih terus mendalami kasus ini. Sementara itu, Febrie Ardiansyah tetap menjalani proses hukum sebagai tersangka. Perkembangan selanjutnya masih dinantikan oleh publik, terutama mengenai status rumah Sentul yang menjadi pusat perhatian.













