Sorothari – 21 Juli 2026 | Kuasa hukum Vicky Prasetyo, Sunan Kalijaga, menyebut bahwa Vicky telah mengirimkan uang kepada Fangfang usai melahirkan anak ketiga mereka pada 14 Juli lalu. Klaim ini muncul di tengah perseteruan antara Fangfang dan Vicky terkait hak asuh serta biaya persalinan. Namun, kuasa hukum Fangfang, Emmanuel Alvino, menegaskan bahwa kliennya tidak menerima bantuan finansial dari Vicky.
Menurut Alvino, Fangfang justru melahirkan tanpa keterlibatan Vicky, baik secara fisik maupun finansial. Proses persalinan caesar di sebuah rumah sakit di Pati, Jawa Tengah, harus ditanggung sendiri oleh Fangfang. Alvino menyebut Vicky tidak hadir dan tidak memberikan kontribusi biaya, bertolak belakang dengan pernyataan kuasa hukum Vicky yang sebelumnya sesumbar soal biaya persalinan.
Baca juga:Perselisihan antara Fangfang dan Vicky Prasetyo semakin memanas setelah Fangfang menolak menyerahkan anaknya kepada Vicky. Alvino menjelaskan bahwa keputusan itu diambil karena kondisi psikologis Fangfang yang tertekan akibat ancaman perebutan anak. Sebelum melahirkan, Vicky sempat menyatakan keinginan agar anaknya tinggal bersamanya.
Tekanan Psikologis Fangfang
Fangfang mengalami tekanan batin yang berat menjelang persalinan. Ia khawatir Vicky akan datang menjemput paksa anaknya. Kekhawatiran itu diperparah dengan adanya pesan intimidatif di media sosial yang diduga berasal dari keluarga Vicky. Unggahan Fangfang di Threads yang mengungkapkan kekecewaannya karena Vicky mengaku masih duda dan akan menikah lagi pada akhir 2026 menjadi pemicu awal konflik.
Akibat tekanan tersebut, tim medis memutuskan untuk memajukan jadwal operasi caesar. Alvino mengungkapkan bahwa Fangfang terus waspada dan cemas selama di rumah sakit. Ia bahkan berkali-kali bertanya kepada kuasa hukumnya, ‘Abang Vino, aku takut anakku diambil sama VP kalau dia ke sini.’
Baca juga:Rencana Laporan Polisi
Fangfang berencana melaporkan Vicky dan keluarganya ke polisi atas dugaan intimidasi dan penghinaan. Laporan akan diajukan setelah Fangfang pulih dari operasi. Menurut Alvino, selain intimidasi, keluarga Vicky juga menghina fisik Fangfang yang tengah hamil tua. Laporan akan ditujukan ke Polres Bekasi terkait kasus uang Rp1,3 miliar dan dugaan intimidasi melalui akun media sosial.
Vicky Prasetyo sendiri tengah menghadapi sejumlah laporan hukum dari pihak lain. Alvino menilai kondisi ini tidak kondusif bagi tumbuh kembang anak Fangfang. Ia menegaskan bahwa kliennya ingin hidup tenang tanpa tekanan akibat masalah hukum yang dihadapi Vicky.
Kuasa hukum Vicky Prasetyo belum memberikan tanggapan resmi atas rencana laporan polisi tersebut. Sebelumnya, Sunan Kalijaga sempat menyatakan bahwa Vicky akan bertanggung jawab atas biaya persalinan, namun hingga kini tidak ada bukti transfer yang diserahkan kepada Fangfang.
Baca juga:Konflik rumah tangga antara Vicky Prasetyo dan Fangfang masih terus berlanjut. Dengan adanya klaim saling bertentangan mengenai bantuan finansial dan hak asuh anak, publik menanti langkah hukum selanjutnya dari kedua belah pihak.













